Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Kesalahan Perawatan Kulit yang Membuat Hasil Skincare Kurang Maksimal

5 Kesalahan Perawatan Kulit yang Membuat Hasil Skincare Kurang Maksimal
freepik.com/lookstudio
Share Article

Merawat kulit tidak hanya bergantung pada mahal atau banyaknya produk skincare yang digunakan, tetapi juga pada cara pemakaiannya sehari-hari.

Tidak sedikit orang yang sudah rutin menjalani rutinitas perawatan kulit, namun hasil yang diperoleh terasa kurang maksimal karena masih melakukan berbagai kesalahan tanpa disadari.

Mulai dari penggunaan produk yang tidak sesuai kebutuhan kulit hingga kurang konsisten dalam menjalankan skincare routine, semua kebiasaan tersebut dapat memengaruhi efektivitas kandungan aktif di dalam produk.

Oleh karena itu, memahami berbagai kesalahan perawatan kulit yang sering dilakukan menjadi langkah penting agar skincare dapat bekerja secara optimal dan membantu mewujudkan kulit yang lebih sehat dan terawat.

Popbela akan membahasnya dalam ulasan berikut ini. Yuk, simak!

1. Tidak menggunakan sunscreen setiap hari

Ilustrasi memakai skincare
freepik.com/freepik

Mengabaikan penggunaan sunscreen setiap hari dapat membuat hasil skincare menjadi kurang maksimal, terutama jika rutin menggunakan serum pencerah, retinol, atau produk anti-aging.

Paparan sinar UVA dan UVB mampu merusak kolagen, memicu munculnya flek hitam, serta mempercepat tanda-tanda penuaan pada kulit.

Akibatnya, bahan aktif seperti vitamin C, retinoid, dan niacinamide harus bekerja lebih keras untuk memperbaiki kerusakan yang terus terjadi, sehingga hasil perawatan pun menjadi lebih lambat terlihat.

Oleh karena itu, penggunaan sunscreen setiap pagi merupakan langkah penting untuk melindungi kulit sekaligus membantu memaksimalkan manfaat skincare.

2. Terlalu banyak menggunakan bahan aktif sekaligus

Ilustrasi memakai skincare
pexels.com/Koolshooters

Alih-alih membuat hasil skincare lebih cepat terlihat, menggunakan terlalu banyak bahan aktif dalam satu rutinitas justru dapat memicu iritasi pada kulit.

Kombinasi seperti retinol, AHA, BHA, vitamin C, benzoyl peroxide, atau exfoliating acid yang digunakan bersamaan berisiko menyebabkan kemerahan, kulit kering, mengelupas, hingga merusak skin barrier.

Ketika lapisan pelindung kulit terganggu, kulit menjadi lebih sensitif dan kehilangan kelembapan, sehingga bahan aktif lainnya tidak dapat bekerja secara optimal.

Oleh karena itu, sebaiknya gunakan bahan aktif sesuai kebutuhan dan hindari mengombinasikan terlalu banyak produk dalam satu waktu.

3. Terlalu sering melakukan eksfoliasi

Ilustrasi eksfoliasi kulit
pexels.com/Miriam Alonso

Eksfoliasi memang bermanfaat untuk mengangkat sel kulit mati dan membuat kulit terasa lebih halus, tetapi melakukannya terlalu sering justru bisa berdampak sebaliknya.

Kebiasaan ini dapat mengikis lapisan pelindung alami kulit, sehingga kulit kehilangan kelembapan, lebih mudah iritasi, serta terasa perih atau kemerahan.

Saat skin barrier terganggu, serum dan pelembap juga menjadi kurang efektif karena kulit sedang berfokus memperbaiki lapisan pelindungnya.

Agar manfaat eksfoliasi tetap optimal, sebagian besar dermatolog menyarankan melakukannya sekitar 1-2 kali dalam seminggu, disesuaikan dengan jenis kulit dan produk eksfoliasi yang digunakan.

4. Tidak membersihkan wajah dengan benar

Seorang perempuan yang sedang mencuci wajah.
pexels.com/Ron Lach

Membersihkan wajah dengan cara yang kurang tepat dapat membuat hasil skincare menjadi tidak maksimal. Sisa makeup, sunscreen, minyak berlebih, dan kotoran yang masih menempel di permukaan kulit dapat menghambat penyerapan serum maupun pelembap.

Namun, mencuci wajah terlalu sering atau menggunakan cleanser yang terlalu keras juga bukan pilihan yang baik karena dapat menghilangkan minyak alami dan melemahkan skin barrier.

Agar skincare bekerja lebih optimal, bersihkan wajah secara menyeluruh dengan cleanser yang sesuai dengan jenis kulit tanpa menggosoknya terlalu keras.

5. Tidak konsisten menggunakan skincare

Ilustrasi skincare
pexels.com/Anna Tarazevich

Hasil perawatan kulit tidak bisa diperoleh secara instan, sehingga penggunaan skincare perlu dilakukan secara konsisten.

Sebagian besar bahan aktif, seperti retinol, niacinamide, dan vitamin C, membutuhkan waktu beberapa minggu hingga beberapa bulan untuk menunjukkan perubahan yang nyata.

Jika terlalu sering mengganti produk atau menggunakannya secara tidak teratur, kulit tidak memiliki cukup waktu untuk beradaptasi dan merasakan manfaatnya secara optimal.

Oleh karena itu, kesabaran dan konsistensi merupakan kunci agar rangkaian skincare dapat bekerja dengan maksimal.

Nah, itu dia kesalahan perawatan kulit yang membuat hasil skincare kurang maksimal. Mulai sekarang, hindari kebiasaan-kebiasaan tersebut agar produk yang digunakan dapat bekerja lebih efektif dan membantu menjaga kesehatan kulit dalam jangka panjang.

Share Article
Curated For You

5 Tips Memilih Parfum untuk Daily Activity agar Tetap Fresh Sepanjang Hari

30 Jun 2026, 21:05 WIBBeauty
Topics
Editorial Team
Michael Richards
EditorMichael Richards

Related Articles

See More