Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install
For
You

7 Fakta Pernikahan Arden Cho dan Suami, Bintang KPop Demon Hunters

7 Fakta Pernikahan Arden Cho dan Suami, Bintang KPop Demon Hunters
vogue.com
Intinya Sih
  • Arden Cho resmi menikah dengan dokter ortopedi Christopher Lee di Villa Cora, Florence, Italia, dalam upacara privat yang memadukan nuansa romantis dan budaya Korea-Amerika.
  • Keduanya bertemu lewat aplikasi kencan di usia akhir 30-an, menghadapi berbagai tantangan seperti koper hilang dan cuaca ekstrem sebelum pernikahan berlangsung sukses penuh kehangatan.
  • Pernikahan mereka menampilkan perpaduan tradisi Korea dan Italia, pesta hanbok meriah, hidangan khas favorit pasangan, hingga ramen cup spesial yang jadi sorotan tamu.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Kabar bahagia datang dari voice actor Rumi di film KPop Demon Hunters, Arden Cho. Pada Sabtu (27-6-2026) kemarin, Arden mengucap janji suci bersama kekasihnya, Christopher Lee, yang merupakan seorang dokter bedah ortopedi. Pasangan keturunan Amerika-Korea Selatan ini menggelar upacara privat di Italia dengan sesi hanbok welcome party.

Arden dan Christopher sendiri menemukan satu sama lain lewat dating apps di usia akhir 30-an, yang sesuai dengan frasa orang yang tepat di waktu yang tepat. Meski begitu, dalam wawancara bersama Vogue, pernikahan mereka dipenuhi dengan berbagai tantangan sebelum akhirnya berakhir seperti dongeng. Berikut beberapa fakta pernikahan Arden Cho dan Christopher Lee. 

Table of Content

1. Menikah di tempat spesial mereka, Italia

1. Menikah di tempat spesial mereka, Italia

Arden Cho dan Christopher Lee
vogue.com

Sabtu (27-6-2026) menjadi hari spesial untuk aktris Arden Cho dan kekasihnya, Christopher Lee. Keduanya mengikat janji suci pernikahan di Villa Cora, Florence, Italia. Berbicara pada Vogue, Arden berbagi alasan pernikahan mereka digelar di Italia. Bukan hanya karena keindahan dan makanannya, Italia merupakan tempat istimewa buat mereka karena di tempat itulah Arden yakin kalau Christopher adalah jodohnya. 

“Kami jatuh cinta pada Florence dan ingin akhir pekan itu terasa seperti liburan yang indah di mana semua orang bisa bersantai, merayakan, dan menciptakan kenangan bersama,” kata Arden Cho menjelaskan mengapa mereka memilih menggelar pernikahan di akhir pekan.

“Italia sangat istimewa bagi kami, bukan hanya karena makanan dan budayanya, tetapi karena di sinilah aku memutuskan bahwa dia adalah jodohku. Ini bukan lagi sekadar tentang acara itu sendiri, melainkan lebih tentang mengumpulkan semua orang terkasih kami di satu tempat yang ajaib,” ujarnya lagi menjelaskan makna Italia bagi mereka.

2. Pasangan sesama Korea-Amerika

Arden Cho dan Christopher Lee
vogue.com

Arden Cho dan Christopher Lee merupakan sesama keturunan Amerika-Korea Selatan. Arden lahir pada 16 Agustus 1985  di Amarillo, Texas, Amerika Serikat. Orang tuanya adalah imigran asal Korea Selatan. Kini, Arden berkarier sebagai aktris sekaligus model. Beberapa karyanya termasuk membintangi Teen Wolf, Partner Track, live-action of Avatar: The Last Airbender, dan Rumi di film animasi hit, KPop Demon Hunters.

Di sisi lain, Christopher Lee merupakan seorang ahli bedah ortopedi yang berbasis di Los Angeles. Tak banyak diketahui seperti apa sosok Christopher. Mereka cukup tertutup pada hubungannya dan kehidupan pribadinya.

Meski begitu, dalam pengakuannya di majalah tersebut, bintang satu ini mengaku kalau pernikahannya sangat seperti dongeng, layaknya dream wedding yang selama ini dia bayangkan. 

“Aku tidak pernah membayangkan sebuah pernikahan bisa benar-benar terasa seperti dongeng, tetapi entah bagaimana hal itu terjadi. Acara ini benar-benar seperti yang aku harapkan dan bahkan lebih dari itu,” ungkapnya dengan kebahagiaan.

“Proses perencanaannya berjalan sangat cepat! Di sela-sela syuting KPop Demon Hunters dan musim penghargaan yang padat, kami baru mulai merencanakan semuanya tepat setelah Oscar, sehingga kami hanya punya waktu sekitar dua bulan untuk mempersiapkan segalanya. Untungnya, kami bekerja sama dengan Nancy dan Pae dari So Happi Together, yang membuat prosesnya terasa jauh lebih mudah,” cerita Arden lagi tentang persiapan pernikahan mereka yang singkat.

3. Bertemu dari dating apps

Arden Cho dan Christopher Lee
vogue.com

Menariknya, kisah cinta mereka layaknya sebuah drama romantis. Keduanya tinggal di Los Angeles selama hampir dua dekade, tapi tak pernah saling bertemu. Saat itu, mereka fokus pada karier masing-masing. Baru ketika keduanya menginjak usia akhir 30-an, yang siap untuk lebih serius dalam menjalin hubungan, Arden dan Christopher bertemu melalui sebuah aplikasi kencan.

“Aplikasi kencan terasa bukan sekadar tren, melainkan cara praktis untuk bertemu seseorang di luar rutinitas sehari-hari kami,” kata Arden. 

Buat dua orang yang sibuk dengan kariernya, aplikasi kencan jadi tempat tak terduga untuk saling terhubung. Arden sendiri mengaku nggak mulus-mulus saja memakai aplikasi tersebut karena akunnya pernah beberapa kali dilaporkan karena dituduh sebagai Arden palsu yang berpura-pura. Sampai akhirnya, ia menemukan Christopher. Seseorang yang tepat di waktu yang tepat.

“Sebagai sosok publik, berkencan secara daring memiliki tantangannya sendiri. Aku sebenarnya pernah diblokir dari beberapa aplikasi karena orang-orang melaporkan profilku, mengira itu bukan benar-benar diriku. Untungnya, ada satu aplikasi yang serius dalam proses verifikasi, dan hanya dalam beberapa hari, serta setelah dua kali kencan, aku bertemu Chris. Jika dipikir-pikir kembali, sepertinya waktu adalah segalanya. Kami menemukan satu sama lain tepat pada waktunya,” kenangnya.

Pada Maret 2025, Chris melamar Arden di salah satu tempat favorit sang aktis, Maui. Ia membagikan momen tersebut dalam unggahan Instagramnya pada 9 April 2025 lalu. Dalam caption-nya, Arden mengatakan kalau Chris adalah ketenangan di tengah kekacauan hidupnya.

“Dia merencanakan lamaran yang indah dan intim dengan latar belakang yang paling menakjubkan yang bisa dibayangkan, dan entah bagaimana dia berhasil membuatku benar-benar terkejut!” cerita Arden. 

“Itu sangat romantis, dan saya tidak akan pernah melupakannya,” tambahnya lagi.

4. Perpaduan budaya, gelar tradisi pernikahan Korea di Italia

Arden Cho dan Christopher Lee
vogue.com

Arden dan Chris menggelar pernikahan yang unik dan memadukan berbagai budaya, termasuk penghormatan kepada kampung halaman mereka, Korea Selatan. Pada Jumat (26-6-2026), sehari sebelum pernikahan, keduanya menggelar pesta penyambutan bertema hanbok. Dalam pesta tersebut, Arden dan Christopher sama-sama mengenakan hanbok buatan tangan yang dirancang khusus oleh desainer MeeHee. Mereka juga mengajak para tamu untuk mengenakan hanbok

“Ada pepatah yang mengatakan bahwa orang Korea adalah orang Italia-nya Asia. Kami berdua menyukai makanan lezat, menghargai keluarga, bangga dengan budaya kami, dan merayakan hidup dengan penuh semangat, jadi upacara ini terasa seperti cara yang tepat untuk memulai akhir pekan pernikahan kami di Florence,” kata Arden. 

Pasangan ini juga menyertakan upacara pyebaek tradisional Korea, di mana mereka menghormati orang tua Christopher dan menerima berkat untuk pernikahan mereka. Upacara tersebut mencakup makanan simbolis, termasuk jujube dan kastanye yang melambangkan kemakmuran dan anak-anak di masa depan. prosesinya diakhiri dengan orang tua melemparkan makanan tersebut agar pasangan ini menangkapnya bersama-sama.

Mengenakan hanbok di sebuah vila bergaya Eropa merupakan sesuatu yang baru dan terasa sangat tidak nyata, tapi pasangan ini membawanya menjadi kenyataan yang diliputi dengan suasana penuh kegembiraan.

“Salah satu malam favoritku selama akhir pekan pernikahan kami. Sejak pertama kali kami mulai merencanakannya, aku selalu bermimpi menyambut semua orang di Italia dengan perayaan hanbok. Melihat teman-teman dan keluarga kami mengenakan pakaian tradisional yang indah ini, serta mengisi ruang dansa Villa Cora dengan begitu banyak warna, rasanya seperti mimpi.

Itu adalah seni di dalam seni. Aku tak pernah membayangkan hanbok dirayakan seperti ini di Italia, dan hatiku begitu penuh karena semua orang merangkul bagian dari budaya kami ini dengan penuh kegembiraan.

Masih banyak momen lain yang akan segera aku bagikan. Kami sudah berada di Villa ini selama lebih dari seminggu dan rasanya seperti menyambut semua orang terkasih ke rumah kami sendiri!” tulis Arden dalam unggahan video di Instagram tentang pesta hanbok mereka.

5. Sempat hadapi tantangan

Arden Cho dan Christopher Lee
vogue.com

Pernikahan Arden dan Chris nggak lancar-lancar saja, Bela. Mereka juga sempat menghadapi cobaan pernikahan. Empat koper yang berisi busana pernikahan mereka sempat hilang dalam perjalanan ke Florence. Arden pun menangis karena berpikir pernikahan mereka akan berantakan, tapi berkat bantuan dari villa tempat pernikahan keduanya, semuanya kembali tepat pada waktunya.

“Kalau dipikir-pikir lagi, sungguh luar biasa betapa banyak rintangan yang muncul bahkan sebelum perayaan dimulai. Maskapai penerbangan kami kehilangan keempat koper yang kami titipkan dalam perjalanan ke Florence—termasuk tuksedo pesanan khusus milik suami saya, hanbok kami, dan pakaian tradisional untuk upacara pyebaek Korea kami. 

Saya ingat saat itu duduk sambil menangis, berpikir bahwa akhir pekan pernikahan kami sudah hancur berantakan. Untungnya, berkat bantuan luar biasa dari Villa Cora, kami berhasil mendapatkan kembali semuanya tepat pada waktunya,” cerita bintang berzodiak Leo itu.

Lega dari koper, muncul lagi tantangan lain di mana penerbangan keluarga Christopher tertunda dan akhirnya dibatalkan. Arden kembali cemas karena keluarga Christopher adalah inti dari upacara pyebaek. Untungnya, mereka berhasil sampai dengan selamat di venue. Upacara tersebut pun berpindah jadwal di malam hari, namun berlangsung dengan lebih intim dan istimewa.

“Untuk sementara, kami benar-benar khawatir mereka mungkin tidak bisa hadir di pernikahan. Kami sangat cemas karena upacara pyebaek tradisional Korea kami berpusat pada penghormatan kepada orang tua pengantin laki-laki. Untungnya, mereka tiba dengan selamat, dan kami hanya memindahkan upacara tersebut menjadi perayaan tengah malam yang indah, yang pada akhirnya terasa lebih intim dan istimewa,” tuturnya.

Tak cukup sampai di situ, di hari pernikahan mereka, Florence dilanda gelombang panas yang memecahkan rekor dan muncul peringatan panas level tiga “merah”. Upacara pernikahan mereka pun kembali berganti jadwal ke malam hari dan menggandakan jumlah unit AC di resepsi untuk memastikan perayaan tetap nyaman.

“Kalau dipikir-pikir lagi, inilah yang membuat akhir pekan itu begitu istimewa. Hidup memang tidak sempurna, tapi orang-orang di sekitar kami bersatu untuk membuatnya terasa seolah-olah sempurna,” kata Arden. 

“Dalam bahasa Korea, ada pepatah, ‘액땜했다,’ yang kira-kira berarti bahwa kesulitan kecil dapat menyelamatkanmu dari kesulitan yang jauh lebih besar. Itulah tepatnya cara kami memilih untuk mengenang akhir pekan pernikahan kami,” lanjutnya tetap positif setelah semua tantangan yang mereka alami.

“Dalam banyak hal, rasanya seperti awal yang sempurna bagi pernikahan kami,” tambah Christopher. 

“Kami belajar bahwa meskipun segala sesuatunya tidak berjalan sesuai rencana, kami bisa menghadapinya bersama dengan cinta dan dukungan orang-orang di sekitar kami dan pada akhirnya mendapatkan sesuatu yang bahkan lebih indah daripada yang kami bayangkan,” katanya.

6. Deretan pesta meriah hingga Ramen Cup yang didesain khusus

Arden Cho dan Christopher Lee
vogue.com

Pernikahan Arden dan Christopher pun berlangsung dengan penuh kebahagiaan dan keharuan. Salah satunya saat momen pertukaran janji suci. Arden mengaku kalau dirinya sempat gugup saat membacakan janji pernikahan. Di samping itu, suaminya suka menggodanya dengan mengatakan kalau janji pernikahannya sangat bagus dan akan membuat semua orang penuh air mata. Terbukti, semua orang tercinta mereka turut meneteskan air mata bahagia untuk pasangan tersebut.

“Pada akhirnya, kurasa dia yang paling banyak menangis. Melihat ke sekeliling dan menyaksikan begitu banyak keluarga serta teman-teman kami menangis dan tersenyum bersama kami sungguh sangat mengharukan. Itu adalah salah satu momen langka di mana waktu seolah melambat,” ujar Arden tentang pernikahannya yang diklaim bak cerita dongeng.

Setelah upacara penuh air mata itu, sebuah trio musik folk Italia mengiringi para tamu menuju resepsi koktail. Pasangan pengantin baru ini sempat berbincang dengan tamu mereka, sebelum akhirnya pergi berkendara sebentar sebagai pasangan suami istri baru.

Begitu masuk ke dalam tenda pesta resepsi, perhatian tamu langsung tertuju pada hidangannya. Arden sendiri mengaku kalau salah satu cara mereka mengekspresikan cinta adalah dengan menikmati makanan yang lezat bersama. Jadi, hidangan merupakan salah satu elemen penting dalam pernikahannya.

“Salah satu cara kami mengekspresikan cinta adalah dengan menikmati hidangan lezat bersama, jadi kami tahu hal itu akan menjadi prioritas utama bagi kami selama akhir pekan pernikahan kami,” kata Arden. 

“Untuk salah satu hidangan, kami menyajikan semua pasta favorit kami, carbonara klasik untukku dan rigatoni pedas dengan saus vodka merah untuk Chris. Itu hanyalah salah satu cara lagi untuk mencapai tujuan kami sepanjang pernikahan ini, yaitu berbagi hal-hal yang paling kami cintai dengan orang-orang yang kami cintai!” lanjutnya.

Kue pengantinnya adalah millefoglie Italia klasik dengan buah beri dan krim cokelat, rasa favorit Chris. Pesta tersebut semakin meriah saat Arden memberikan penampilan kejutan untuk Chris. Ia menyanyikan salah satu lagu favorit mereka, “You’re Still the One” dari Shania Twain. Pasangan pengantin baru itu menari dikelilingi oleh semua tamu mereka, yang akhirnya ikut bergabung. 

Uniknya lagi, pernikahan mereka dilengkapi dengan stan ramen khusus. Chris sangat menyukai ramen, jadi ia menyiapkan sebuah ramen cup spesial yang memperlihatkan foto-foto pertunangan mereka. Secara mengejutkan, stan tersebut adalah yang paling diminati.

“Kami menyiapkan cup khusus yang menampilkan foto-foto pertunangan kami, dan seluruh acara itu akhirnya menjadi salah satu yang paling diminati malam itu. Mulai dari band live, ramen larut malam, hingga karaoke yang berlanjut hingga fajar, itulah perayaan yang selalu kami impikan,” ungkap Arden.

7. Busana pengantin dari Vera Wang

Arden Cho dan Christopher Lee
vogue.com

Di hari bahaginya itu, Arden memakai beberapa busana pengantin salah satunya gaun rancangan Vera Wang di upacara pernikahan. Gaun tersebut menampilkan renda Italia yang indah. Desainnya terasa elegan, romantis, dan sangat feminin. Kesan lembut dan romantisme zaman dulu ikut melengkapi look tersebut dengan lengan rendanya. Penampilan sang aktris semakin anggun dengan veil yang juga dirancang khusus.

Untuk resepsi, Arden berganti ke gaun rancangan Eden Aharon. Aktris 40 tahun itu merasa seperti seorang princess saat mengenakan busana haute couture tersebut. Gaunnya menemani Arden selama perayaan dan ketika mereka melakukan first dance.

Menjelang larut malam, sang pengantin berganti busana terakhirnya untuk after party. Mantan Miss Korea Chicago 2004 ini berada dalam balutan gaun pengantin mini karya Natalya Valentine, desainer asal Los Angeles. Gaun tersebut dihiasi dengan hampir 20.000 payet, manik-manik, dan elemen kristal. 

Itulah fakta pernikahan Arden Cho dan Christopher Lee yang resmi menjadi suami istri. Selamat!

FAQ seputar Arden Cho dan Christopher Lee

Kapan Arden Cho dan Christopher Lee menikah?

Arden Cho dan Christopher Lee menikah pada Sabtu (27-6-2026) kemarin dalam pesta dua hari.

Di mana Arden Cho dan Christopher Lee menikah?

Arden Cho dan Christopher Lee menikah di Florence, Italia dengan konsep acara perpaduan budaya yang indah.

Siapa Arden Cho dan Christopher Lee?

Arden Cho adalah aktris dan model asal Amerika keturunan Korea Selatan. Ia dikenal sebagai pengiris suara Rumi dari film KPop Demon Hunters. Arden menikah dengan ahli bedah ortopedi asal Los Angeles keturunan Korea Selatan juga bernama Christopher Lee. Keduanya terhubung dari dating apps sampai akhirnya berlabuh ke pelaminan.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Natasha Cecilia Anandita
EditorNatasha Cecilia Anandita

Related Articles

See More