Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Cara Merawat Kulit Sensitif Setelah Terpapar Sinar Matahari

5 Cara Merawat Kulit Sensitif Setelah Terpapar Sinar Matahari
freepik.com/Freepik
Share Article

Memiliki kulit sensitif memang membutuhkan perhatian ekstra, terutama setelah beraktivitas di bawah terik matahari. Paparan sinar UV dapat membuat kulit lebih mudah mengalami kemerahan, iritasi, terasa terbakar, hingga kehilangan kelembapan alaminya.

Jika tidak ditangani dengan tepat, kondisi tersebut dapat membuat skin barrier semakin lemah dan memicu berbagai masalah kulit lainnya.

Nah, kabar baiknya, ada sejumlah cara sederhana yang dapat dilakukan untuk menenangkan dan merawat kulit sensitif setelah terpapar sinar matahari, sehingga kulit tetap terasa nyaman, terhidrasi, dan tampak sehat meski beraktivitas di luar ruangan.

Popbela akan membagikan tips dan cara merawat kulit sensitif setelah terpapar sinar matahari dalam ulasan berikut ini. Yuk, simak!

1. Segera dinginkan kulit

2 Bilas dan kompres mata dengan air dingin.jpg
freepik.com

Cara merawat kulit sensitif setelah terpapar sinar matahari yang pertama yaitu segera dinginkan kulit.

Saat kulit sensitif terlalu lama terpapar sinar matahari, kulit biasanya menjadi kemerahan, terasa panas, perih, dan lebih rentan mengalami iritasi. Oleh karena itu, langkah pertama yang sebaiknya dilakukan adalah mendinginkan area kulit dengan kompres dingin atau mandi menggunakan air sejuk.

Hindari menempelkan es secara langsung karena suhu yang terlalu dingin justru dapat memperparah iritasi pada kulit yang sedang mengalami sunburn.

Melansir American Academy of Dermatology, mendinginkan kulit membantu meredakan peradangan dan mengurangi rasa tidak nyaman setelah kulit terbakar akibat sinar matahari.

2. Gunakan pelembap yang menenangkan kulit

Ilustrasi wanita memakai pelembap kulit (freepik.com/lookstudio)
freepik.com/lookstudio

Selain mendinginkan kulit, mengaplikasikan pelembap juga penting dilakukan setelah kulit sensitif terpapar sinar matahari.

Paparan sinar UV dapat melemahkan skin barrier sehingga kulit kehilangan kelembapan lebih cepat dan menjadi kering, terasa tertarik, atau mudah iritasi.

Untuk membantu proses pemulihan, pilih pelembap yang mengandung bahan-bahan yang menenangkan, seperti aloe vera, glycerin, ceramide, atau panthenol.

Sebaliknya, hindari produk dengan kandungan alkohol, pewangi, atau bahan aktif yang terlalu keras karena dapat memicu iritasi tambahan.

3. Perbanyak konsumsi air putih

ilustrasi minum air putih
pexels.com/MART PRODUCTION

Tak kalah penting, pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan memperbanyak konsumsi air putih setelah kulit terpapar sinar matahari.

Paparan panas dan sinar UV tidak hanya membuat kulit kehilangan kelembapan, tetapi juga dapat meningkatkan risiko dehidrasi. Ketika kebutuhan cairan tubuh terpenuhi, proses regenerasi kulit dapat berlangsung lebih optimal dan kulit terasa lebih nyaman selama masa pemulihan.

4. Hindari paparan sinar matahari berulang selama masa pemulihan

Seorang wanita memegang kacamata hitam dengan lensa anti-radiasi dan pelindung sinar matahari di bawah langit biru.
unsplash.com/Zulfugar Karimov

Cara merawat kulit sensitif setelah terpapar sinar matahari berikutnya yaitu dengan menghindari paparan sinar matahari berulang selama masa pemulihan.

Selama kulit sensitif masih dalam proses pemulihan, sebaiknya hindari paparan sinar matahari secara langsung, terutama pada pukul 10.00-16.00 ketika intensitas sinar UV sedang tinggi.

Setelah mengalami iritasi atau sunburn, kulit membutuhkan waktu untuk memperbaiki kerusakan sel dan memulihkan skin barrier yang terganggu. Jika kulit kembali terpapar sinar matahari sebelum pulih sepenuhnya, peradangan dapat bertambah parah dan proses pemulihan menjadi lebih lama.

5. Gunakan sunscreen setelah kulit mulai membaik

ilustrasi memakai pelembap wajah (pexels.com/Polina Tankilevitch)
pexels.com/Polina Tankilevitch

Begitu rasa perih dan kemerahan mulai berkurang, jangan lupa kembali gunakan sunscreen untuk melindungi kulit dari kerusakan lebih lanjut akibat sinar matahari.

Pilih sunscreen berformula lembut yang dirancang khusus untuk kulit sensitif, dengan SPF minimal 30 dan perlindungan broad-spectrum agar mampu melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB.

Langkah ini penting karena kulit yang baru pulih dari iritasi masih cenderung lebih rentan terhadap paparan sinar UV.

Nah, itu dia tips dan cara merawat kulit sensitif setelah terpapar sinar matahari. Semoga informasinya bermanfaat ya, Bela!

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Michael Richards
EditorMichael Richards

Related Articles

See More

5 Cara Merawat Kulit Sensitif Setelah Terpapar Sinar Matahari

21 Jun 2026, 09:25 WIBBeauty