Bolehkah Kulit Berjerawat Menggunakan Moisturizer?

Kulit berjerawat sering kali membuat banyak orang ragu dalam memilih produk perawatan, terutama pelembap atau moisturizer. Tak sedikit yang beranggapan bahwa penggunaan pelembap justru dapat memperparah jerawat karena membuat kulit terasa lebih berminyak.
Padahal, dari sudut pandang dermatologi, menjaga kelembapan kulit justru berperan penting dalam mempertahankan keseimbangan skin barrier dan membantu mengontrol produksi sebum.
Lantas, muncul pertanyaan yang kerap dibahas dalam dunia skincare, "bolehkah kulit berjerawat menggunakan moisturizer?" Untuk mengetahui jawabannya, simak ulasan Popbela berikut ini.
1. Bolehkah kulit berjerawat menggunakan moisturizer?

Untuk kamu yang bertanya-tanya, bolehkah kulit berjerawat menggunakan moisturizer? Jawabannya adalah boleh.
Yups, penggunaan moisturizer pada kulit berjerawat bukan hanya diperbolehkan, tetapi juga sangat disarankan, asalkan jenisnya sesuai.
Melansir PubMed, moisturizer yang digunakan bersamaan dengan obat jerawat seperti retinoid (contohnya adapalene) terbukti mampu membantu meredakan iritasi, mengurangi kemerahan, serta mengatasi kulit kering tanpa mengganggu kinerja obat.
Bahkan, uji klinis menunjukkan bahwa pelembap dapat meningkatkan kenyamanan selama perawatan jerawat dengan meminimalkan efek samping, sehingga kulit tetap terjaga keseimbangannya selama proses penyembuhan.
2. Kulit berjerawat tetap butuh hidrasi

Kulit berjerawat tetap memerlukan hidrasi yang cukup, meskipun sering terlihat berminyak. Melansir American Academy of Dermatology, penggunaan obat jerawat seperti benzoyl peroxide dan retinoid kerap membuat kulit menjadi kering dan mudah iritasi.
Saat kulit kehilangan kelembapan, tubuh akan mengompensasi dengan meningkatkan produksi sebum, yang justru bisa menyumbat pori-pori dan memicu jerawat semakin parah.
Oleh karena itu, moisturizer dibutuhkan untuk membantu menjaga keseimbangan kadar air dalam kulit, sehingga produksi minyak lebih stabil dan kondisi kulit tetap terkontrol.
3. Moisturizer juga bisa membantu memperbaiki kondisi jerawat

Moisturizer tidak hanya berfungsi untuk melembapkan, tetapi juga dapat membantu memperbaiki kondisi kulit berjerawat. Kandungan di dalamnya bekerja dengan cara mengunci kelembapan, menarik air ke dalam kulit, serta melembutkan dan memperbaiki tekstur kulit.
Selain itu, banyak moisturizer yang juga mengandung bahan anti-inflamasi, sehingga mampu membantu menenangkan kulit dan mengurangi peradangan pada jerawat, bukan sekadar menjaga hidrasi saja.
4. Tips memilih moisturizer yang tepat untuk kulit berjerawat

Meski penggunaan moisturizer dianjurkan untuk kulit berjerawat, penting untuk memilih produk yang tepat agar tidak memperburuk kondisi kulit.
Gunakan moisturizer dengan label non-comedogenic supaya tidak menyumbat pori-pori, serta pilih tekstur yang ringan seperti gel atau gel-cream agar mudah menyerap dan tidak terasa lengket.
Kandungan seperti glycerin dan hyaluronic acid berfungsi menjaga hidrasi, sementara niacinamide membantu menenangkan kulit dan mengontrol produksi minyak.
Di sisi lain, sebaiknya hindari moisturizer yang terlalu berat atau mengandung minyak kental karena dapat memicu penyumbatan pori dan memperparah jerawat.
Sekarang kamu sudah tahu jawaban dari pertanyaan, bolehkah kulit berjerawat menggunakan moisturizer kan? Jadi, jangan ragu lagi untuk tetap memakai pelembap, karena kunci utamanya bukan menghindari, melainkan memilih produk yang tepat agar kulit tetap terhidrasi, seimbang, dan jerawat tidak memburuk.


















