Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install

5 Cara Menjaga Kulit Tetap Sehat Saat Kurang Tidur

5 Cara Menjaga Kulit Tetap Sehat Saat Kurang Tidur
spamd.net
Intinya Sih
  • Kurang tidur menghambat regenerasi kulit, menurunkan produksi kolagen, dan membuat wajah tampak kusam serta rentan berjerawat.
  • Perawatan penting meliputi menjaga kelembapan kulit, memakai skincare dengan bahan aktif lembut, serta rutin menggunakan sunscreen minimal SPF 30.
  • Asupan makanan bergizi dan kebiasaan power nap membantu menjaga kesehatan kulit sambil memperbaiki pola tidur secara bertahap.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Tuntutan pekerjaan, tugas kuliah, hingga kebiasaan begadang menjadi salah satu alasan kurang tidur. Padahal, tidur bukan hanya penting untuk memulihkan energi, tetapi juga menjadi waktu terbaik bagi kulit untuk melakukan proses regenerasi.

Saat tidur, tubuh meningkatkan produksi kolagen, memperbaiki sel kulit yang rusak, serta mengurangi peradangan akibat paparan sinar matahari dan polusi sepanjang hari. Ketika waktu tidur berkurang, proses tersebut menjadi tidak optimal sehingga kulit lebih mudah terlihat kusam, kering, muncul lingkaran hitam di bawah mata, hingga lebih rentan mengalami jerawat.

Meski begitu, bukan berarti kulit akan langsung rusak hanya karena kurang tidur. Dengan perawatan yang tepat, kamu tetap bisa menjaga kesehatan kulit sambil berusaha memperbaiki pola istirahat. Berikut lima cara yang bisa dilakukan agar kulit tetap sehat meski sedang kurang tidur!

1. Fokus menjaga kelembapan kulit

2.jpg
dermalogica.co.uk

Kurang tidur dapat memengaruhi skin barrier atau lapisan pelindung kulit. Akibatnya, kulit lebih mudah kehilangan kelembapan sehingga terasa kering, kasar, bahkan lebih sensitif dibanding biasanya. Karena itu, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memastikan kulit tetap terhidrasi dengan baik. Gunakan pelembap yang mengandung bahan-bahan seperti hyaluronic acid, ceramide, glycerin, atau squalane untuk membantu mengunci kadar air di dalam kulit.

Selain menggunakan pelembap, jangan lupa mencukupi kebutuhan cairan tubuh. Minum air putih secara cukup membantu menjaga hidrasi dari dalam sehingga kulit tidak terlihat dehidrasi. Konsumsi buah-buahan yang kaya kandungan air, seperti semangka, jeruk, atau mentimun juga bisa menjadi pilihan yang baik. Kulit yang lembap akan tampak lebih sehat, kenyal, dan bercahaya meskipun tubuh belum mendapatkan waktu tidur yang ideal.

2. Gunakan skincare yang bekerja memperbaiki kulit

3.jpg
glowid.se

Saat kurang tidur, kulit membutuhkan bantuan ekstra untuk mempercepat proses pemulihan. Oleh karena itu, pilih produk skincare yang mengandung bahan aktif yang berfungsi memperkuat skin barrier dan menenangkan kulit. Niacinamide menjadi salah satu kandungan yang layak dipertimbangkan karena mampu membantu memperbaiki fungsi skin barrier, meratakan warna kulit, sekaligus mengurangi tampilan kulit kusam. Selain itu, kandungan panthenol, centella asiatica, hingga peptide juga dikenal mampu membantu proses regenerasi kulit.

Jika kulit sedang terlihat lelah, gunakan serum yang mengandung antioksidan seperti vitamin C pada pagi hari. Antioksidan membantu melindungi kulit dari radikal bebas sekaligus membuat wajah tampak lebih cerah. Namun, jika kulit sedang terasa sensitif akibat kurang tidur, sebaiknya hindari terlalu banyak menggunakan produk eksfoliasi atau bahan aktif dengan konsentrasi tinggi secara bersamaan. Fokuslah pada rutinitas skincare yang sederhana namun konsisten.

3. Jangan lewatkan sunscreen

4.jpg
seriouslyfab.com

Begadang sering kali membuat seseorang terburu-buru di pagi hari hingga lupa menggunakan sunscreen. Padahal, paparan sinar ultraviolet dapat memperparah kondisi kulit yang sedang mengalami stres akibat kurang tidur. Kulit yang tidak cukup istirahat umumnya lebih rentan mengalami peradangan dan kerusakan akibat paparan sinar matahari. Oleh karena itu, gunakan sunscreen dengan minimal SPF 30 setiap pagi, bahkan ketika cuaca mendung atau hanya beraktivitas di dalam ruangan yang dekat dengan jendela.

Aplikasikan sunscreen secara merata pada wajah, leher, dan area kulit yang terbuka. Jangan lupa mengulang pemakaian setiap dua hingga tiga jam apabila banyak beraktivitas di luar ruangan. Perlindungan dari sinar matahari membantu mencegah munculnya hiperpigmentasi, penuaan dini, hingga menjaga hasil perawatan kulit tetap optimal.

4. Konsumsi makanan yang baik untuk kulit

5.jpg
foodnavigator.com

Apa yang dikonsumsi juga berpengaruh terhadap kondisi kulit, terutama ketika tubuh sedang mengalami kurang tidur. Pilih makanan yang kaya vitamin, mineral, antioksidan, dan lemak sehat agar kulit mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan. Sayuran hijau, tomat, wortel, alpukat, ikan berlemak, kacang-kacangan, serta buah beri merupakan beberapa pilihan yang baik untuk membantu menjaga kesehatan kulit.

Vitamin C berperan dalam pembentukan kolagen, sementara vitamin E membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas. Asam lemak omega-3 yang terdapat pada salmon, sarden, atau chia seed juga membantu menjaga kelembapan kulit dan mengurangi peradangan. Sebaliknya, usahakan mengurangi konsumsi makanan tinggi gula, gorengan, serta minuman berkafein secara berlebihan. Meski kopi dapat membantu mengurangi rasa kantuk, konsumsi berlebihan dapat membuat tubuh kehilangan cairan dan memengaruhi kualitas tidur berikutnya.

5. Power nap dan perbaiki tidur secara berkala

6.jpg
healthline.com

Tidak ada skincare yang benar-benar dapat menggantikan manfaat tidur yang cukup. Oleh karena itu, jika memungkinkan, manfaatkan waktu untuk melakukan power nap selama 15 hingga 30 menit pada siang hari. Tidur singkat dapat membantu mengurangi kelelahan, memperbaiki konsentrasi, serta memberikan kesempatan bagi tubuh untuk beristirahat. Meski tidak menggantikan tidur malam, power nap tetap memberikan manfaat bagi kondisi fisik secara keseluruhan.

Selain itu, cobalah memperbaiki pola tidur secara bertahap. Mulailah dengan tidur 15 hingga 30 menit lebih awal setiap malam, mengurangi penggunaan gadget sebelum tidur, serta menciptakan suasana kamar yang nyaman dan minim cahaya. Semakin konsisten kualitas tidur yang didapatkan, semakin optimal pula proses regenerasi kulit. Dalam jangka panjang, kulit akan tampak lebih cerah, elastis, dan sehat secara alami.

Kurang tidur memang dapat memengaruhi kondisi kulit, mulai dari wajah yang tampak kusam, kulit kering, munculnya lingkaran hitam di bawah mata, hingga meningkatnya risiko jerawat. Meski begitu, kondisi tersebut masih dapat diminimalkan melalui perawatan kulit yang tepat. Tapi, perlu diingat, skincare terbaik tetap dimulai dari gaya hidup yang sehat. Jadi, selain merawat kulit dari luar, usahakan juga memberikan tubuh waktu istirahat yang cukup agar proses regenerasi kulit!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More