Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
For
You

Wangi Scent of Pluto Through The Mystic Forest Seperti Apa?

Wangi Scent of Pluto Through The Mystic Forest Seperti Apa?
tokopedia.com
Intinya Sih
  • Scent of Pluto Through The Mystic Forest menghadirkan aroma green woody yang elegan, memadukan nuansa Italian Cypress, Sandalwood, Cedarwood, Amber, dan Musk dengan transisi lembut dari segar ke hangat.
  • Parfum ini memberikan kesan tenang, misterius, dan sophisticated dengan karakter unisex yang cocok untuk berbagai suasana tanpa terasa terlalu manis atau berat.
  • Ketahanannya tergolong baik dengan sillage moderat, ideal dipakai untuk aktivitas outdoor ringan, acara malam hari, hingga lingkungan profesional berkat aroma clean woody yang nyaman.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Wangi Scent of Pluto Through The Mystic Forest seperti apa sebenarnya? Kalau kamu penasaran apakah aromanya manis, fresh, atau justru woody dan misterius, jawabannya ada di antara nuansa green forest dan kayu hangat yang elegan. Parfum ini menghadirkan pengalaman seperti berjalan menyusuri hutan gelap yang lembap, tenang, dan penuh aura magis.

Nama Through The Mystic Forest memang langsung memancing imajinasi tentang pepohonan tinggi, tanah basah, dan cahaya redup di antara dedaunan. Tidak heran kalau banyak orang mencari review sebelum memutuskan untuk membeli, karena konsepnya terdengar sangat atmosferik dan niche. Di artikel ini, aku akan membahas detail karakter aroma, transisi notes, ketahanan, hingga cocok dipakai untuk momen apa saja.

Table of Content

Wangi Scent of Pluto Through The Mystic Forest seperti apa? Ini karakter aromanya

Wangi Scent of Pluto Through The Mystic Forest seperti apa? Ini karakter aromanya

ilustrasi wangi parfum Scent of Pluto Through The Mystic Forest
pexels.com

Di awal semprotan, kamu akan disambut kombinasi Italian Cypress, Myrtle, dan sentuhan rose. Karakternya terasa green, aromatic, dan sedikit tajam seperti udara pagi di hutan pinus yang masih basah. Rose di sini tidak dominan manis, melainkan hanya memberi sentuhan halus agar pembukaan tidak terlalu kering.

Memasuki fase tengah, sandalwood dan cedarwood mulai mengambil alih. Transisinya terasa smooth dari green segar menuju woody creamy yang lebih hangat dan membumi. Aroma kayunya terasa bersih dan elegan, bukan yang smoky berat atau terlalu gelap.

Di fase akhir, Amber, Musk, dan Rosewood membentuk dry down yang lembut dan sedikit hangat. Amber memberi kesan halus yang sedikit sweet tanpa menjadi gourmand, sementara musk membuat wanginya lebih intimate di kulit. Rosewood menambahkan kedalaman kayu yang halus sehingga keseluruhan aroma terasa harmonis.

Secara keseluruhan, wangi Scent of Pluto Through The Mystic Forest lebih condong ke woody green dibandingkan manis atau fruity. Aromanya fresh di awal, lalu berkembang menjadi warm woody yang elegan. Parfum ini tergolong unisex dan cocok untuk kamu yang menyukai aroma clean forest dengan sentuhan misterius.

Kesan dan vibe yang ditimbulkan Through The Mystic Forest

Kesan pertama yang muncul adalah segar dan hijau, seperti memasuki hutan yang rimbun dan teduh. Tidak ada rasa menyengat berlebihan, hanya nuansa natural yang terasa tenang dan refined.

Seiring waktu, vibe yang muncul terasa lebih dewasa dan sophisticated. Kombinasi kayu dan amber menghadirkan aura misterius namun tetap wearable untuk aktivitas sehari-hari. Wanginya tidak terlalu playful, melainkan lebih ke arah elegan dan calm.

Jika kamu bertanya apakah parfum ini lebih maskulin atau feminin, jawabannya cenderung netral. Karakter woody membuatnya sedikit maskulin, tapi sentuhan rose dan musk menjaga agar tetap lembut dan nyaman dipakai siapa saja.

Ketahanan dan performa Through The Mystic Forest

Dengan dominasi sandalwood, cedarwood, dan amber, ketahanannya tergolong cukup baik. Aroma woody biasanya lebih stabil dan tidak cepat menguap dibandingkan citrus murni. Dalam pemakaian normal, wanginya bisa bertahan beberapa jam dengan transisi yang terasa jelas.

Untuk sillage, parfum ini tidak terlalu agresif tapi tetap noticeable di sekitar kamu. Projection di awal terasa moderate karena kombinasi green aromatic, lalu perlahan menjadi lebih dekat ke kulit. Ini membuatnya nyaman dipakai tanpa khawatir terlalu mencolok.

Karakter woody amber memang dikenal punya daya tahan lebih lama. Itulah mengapa dry down parfum ini terasa lebih hangat dan menetap dibandingkan pembukaannya yang segar.


Cocok dipakai untuk momen apa?

ilustrasi memakai parfum Scent of Pluto Through The Mystic Forest
freepik.com

Memilih parfum sering kali soal suasana. Through The Mystic Forest punya fleksibilitas yang cukup luas untuk berbagai kesempatan.

1. Aktivitas outdoor ringan

Aroma green woody terasa menyatu dengan suasana alam. Wanginya mendukung kesan fresh tanpa terasa berlebihan.

Ini cocok untuk kamu yang ingin tampil natural namun tetap berbeda.

2. Acara malam hari

Nuansa kayu dan amber terasa lebih elegan saat malam. Wanginya memberi kesan dewasa dan berkelas tanpa terlalu formal.

Cahaya redup dan udara malam membuat aromanya terasa lebih dalam.

3. Kerja di lingkungan profesional

Projection yang tidak terlalu kuat membuatnya aman dipakai ke kantor. Wanginya terasa rapi dan tidak mengganggu.

Kesan clean woody memberi aura percaya diri yang tenang.

4. Cuaca hujan atau dingin

Di suhu dingin, sandalwood dan amber terasa lebih hangat dan cozy. Aromanya menjadi lebih nyaman dan sedikit lebih intens.

Suasana hujan membuat karakter forest nya terasa lebih hidup.

5. Koleksi pribadi pecinta parfum niche

Karena tidak mainstream dan tidak manis, parfum ini cocok untuk kamu yang suka aroma unik. Konsep forest yang atmosferik memberi kesan artistic dan berbeda.

Jika kamu mencari parfum dengan cerita, ini salah satu yang menarik.

6. Daily wear bagi penyuka aroma woody

Jika kamu menyukai aroma kayu yang clean tanpa terlalu smoky, parfum ini tetap wearable untuk harian. Wanginya cukup fleksibel dan tidak terlalu berat.

Kesan green di awal membuatnya tetap terasa segar.

Kelebihan dan kekurangan Through The Mystic Forest

Kelebihan

Aromanya woody green yang elegan dan tidak pasaran. Transisinya smooth dari fresh ke warm sehingga terasa harmonis. Cocok untuk unisex dan berbagai suasana.

Kekurangan

Kurang cocok untuk kamu yang menyukai parfum manis atau gourmand. Bagi sebagian orang, karakter woody bisa terasa terlalu serius. Di cuaca sangat panas, aroma kayunya mungkin terasa lebih intens.

Kesimpulan

Jadi, wangi Scent of Pluto Through The Mystic Forest seperti apa? Aromanya green woody di awal dengan sentuhan Italian Cypress dan Myrtle, lalu berkembang menjadi kayu hangat dari Sandalwood dan Cedarwood, serta ditutup dengan Amber dan Musk yang lembut. Wanginya fresh namun tetap elegan, misterius tanpa menjadi berat.

Kalau kamu menyukai parfum dengan konsep hutan yang tenang dan atmosferik, Through The Mystic Forest bisa jadi pilihan yang menarik. Sekarang tinggal kamu tentukan, apakah vibe forest misterius ini sesuai dengan kepribadianmu?

FAQ seputar Through The Mystic Forest

Apakah Through The Mystic Forest termasuk parfum yang fresh?

Ya, pembukaannya terasa fresh green karena kombinasi Italian Cypress dan Myrtle. Namun setelah beberapa waktu, aromanya berubah menjadi lebih woody dan hangat.

Apakah Through The Mystic Forest aman untuk blind buy?

Jika kamu menyukai aroma woody green yang clean dan tidak manis, kemungkinan besar kamu akan menyukainya. Namun jika kamu lebih suka parfum manis atau fruity, sebaiknya coba dulu sebelum membeli.

Through The Mystic Forest lebih condong maskulin atau feminin?

Parfum ini tergolong unisex. Karakter woody memberi kesan sedikit maskulin, tetapi rose dan musk membuatnya tetap lembut.

Apakah rose di Through The Mystic Forest terasa dominan?

Tidak, rose hanya memberi sentuhan halus di top notes. Aromanya tetap didominasi oleh nuansa green dan woody.

Through The Mystic Forest mirip parfum niche apa?

Karakter woody green nya mengingatkan pada beberapa parfum niche bertema forest atau cedarwood. Namun kombinasi Cypress, Myrtle, dan Rosewood membuatnya tetap punya identitas unik.

Disclaimer: Artikel ini dihasilkan dengan bantuan AI dan telah diedit untuk menjamin kualitas serta ketepatan informasi.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nadia Agatha Pramesthi
EditorNadia Agatha Pramesthi
Follow Us

Latest in Beauty

See More