Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Tanda-Tanda Softlens Kadaluwarsa, Jangan Dipakai Lagi!
Magnific.com/YuliiaKa
  • Tanggal use-by pada kotak dan kemasan individual menjadi acuan utama; softlens tidak boleh dianggap aman hanya karena terlihat bening atau kemasannya tampak baik.

  • Softlens sebaiknya tidak digunakan bila segel kemasan rusak, terbuka, atau bocor, meski tanggal kedaluwarsa belum lewat, karena risiko kontaminasi meningkat.

  • Lepaskan softlens jika mata perih, gatal, merah, terbakar, berair, sensitif cahaya, atau penglihatan buram; periksakan ke tenaga kesehatan mata bila keluhan berlanjut.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Lima tanda yang perlu diwaspadai pada softlens meliputi tanggal kedaluwarsa terlewati, segel rusak atau bocor, iritasi mata, penglihatan buram, serta sensitivitas cahaya atau mata terus berair.
  • Who?
    Pengguna softlens yang menyimpan atau memakai lensa kontak lama perlu memeriksa kondisi kemasan dan menghentikan pemakaian bila muncul keluhan pada mata.
  • Where?
    Pemeriksaan dilakukan pada kotak dan kemasan individual softlens, sedangkan gejala dapat muncul pada mata setelah lensa kontak digunakan.
  • When?
    Pengecekan dilakukan sebelum membuka atau memakai softlens yang telah lama disimpan, serta segera ketika muncul keluhan selama penggunaan.
  • Why?
    Setelah melewati tanggal kedaluwarsa, kualitas lensa dan larutan penyimpanannya tidak lagi dijamin. Segel rusak atau bocor juga dapat meningkatkan risiko kontaminasi.
  • How?
    Periksa tanggal use-by dan kondisi segel. Lepaskan softlens bila mata perih, gatal, merah, buram, sensitif cahaya, atau berair; konsultasikan kepada tenaga kesehatan mata jika keluhan berlanjut.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tanda-tanda softlens kadaluwarsa perlu diketahui, terutama jika kamu masih menyimpan lensa kontak yang sudah lama. Mengutip dari berbagai sumber, lensa kontak memiliki tanggal kedaluwarsa yang perlu diperhatikan. Setelah melewati tanggal tersebut, kualitas lensa dan larutan penyimpannya tidak lagi dijamin oleh produsen.

Namun, softlens kedaluwarsa tidak selalu menunjukkan perubahan yang bisa dilihat secara langsung. Karena itu, jangan hanya mengandalkan tampilan lensa sebelum memutuskan untuk menggunakannya.

1. Tanggal kedaluwarsa pada kemasan sudah lewat

Pexels.com/Nataliya Vaitkevich

Sebelum membuka softlens yang sudah lama tersimpan, cek tanggal pada kotak dan kemasan individual atau blister tempat softlens disimpan terlebih dahulu. Jangan menganggap lensa masih aman hanya karena terlihat bening atau kemasannya masih tampak baik.

Masa simpan softlens umumnya bisa mencapai beberapa tahun, tetapi durasinya bergantung pada produk dan informasi dari produsennya. Karena itu, tanggal use-by pada kemasan menjadi acuan yang paling aman.

2. Segel kemasan rusak atau terlihat bocor

Pexels.com/Nataliya Vaitkevich

Softlens disimpan dalam kemasan yang disegel untuk mempertahankan kondisi lensa dan larutan di dalamnya. Jika segel rusak, terbuka, atau kemasan terlihat bocor, lensa sebaiknya tidak digunakan.

Hal ini tetap berlaku meskipun tanggal kedaluwarsa yang tercetak pada kemasan belum terlewati. Kondisi kemasan penting karena kerusakan pada segel dapat meningkatkan risiko kontaminasi.

3. Mata terasa perih, gatal, merah, atau terbakar

Pexels.com/www.kaboompics.com

Rasa perih, gatal, kemerahan, dan sensasi terbakar merupakan beberapa gejala yang perlu diperhatikan setelah menggunakan softlens. Keluhan lain yang dapat muncul antara lain mata berair atau bengkak.

Namun, gejala tersebut tidak otomatis berarti softlens sudah kedaluwarsa karena masalah mata saat memakai lensa kontak dapat memiliki berbagai penyebab.

Jika keluhan muncul, lepaskan softlens dan jangan memaksakan pemakaian kembali. Bila gejalanya berlanjut, periksakan kondisi mata kepada tenaga kesehatan mata.

4. Penglihatan menjadi buram atau berubah

Pexels.com/Philip Justin Mamelic

Penglihatan buram juga termasuk tanda yang perlu diwaspadai ketika terjadi setelah memakai softlens. Perubahan penglihatan tidak sebaiknya dianggap sebagai hal normal hanya karena lensa masih terlihat baik.

Segera lepaskan softlens jika penglihatan berubah saat menggunakannya. Jika gangguan penglihatan tidak membaik atau disertai keluhan lain, konsultasikan dengan profesional perawatan mata.

5. Mata menjadi sensitif terhadap cahaya atau terus berair

Pexels.com/Moabit Dottir

Selain mata merah dan iritasi, sensitivitas terhadap cahaya serta mata yang terus berair juga dapat menjadi gejala masalah yang berkaitan dengan penggunaan softlens. Gejala lain yang dapat menyertai antara lain gatal, bengkak, nyeri, serta munculnya kotoran atau cairan pada mata.

Kalau beberapa gejala tersebut muncul setelah menggunakan softlens, segera lepaskan lensa. Jangan mencoba mengatasi masalah dengan terus memakai lensa yang sama.

Setelah mengetahui tanda-tanda softlens kadaluwarsa di atas, jangan sampai kamu mengabaikannya hanya karena ingin tampil stylish, ya, Bela!

Curated For You

Editorial Team

Related Article