7 Bahaya Softlens Kedaluwarsa, Bisa Picu Infeksi hingga Gangguan Penglihatan

Softlens kedaluwarsa tidak disarankan dipakai karena dapat meningkatkan risiko infeksi kornea, termasuk microbial keratitis, yang berpotensi berkembang cepat dan mengganggu penglihatan permanen.
Penggunaan lensa yang tidak sesuai dapat memicu ulkus atau goresan kornea, gangguan oksigenasi, mata merah, iritasi, nyeri, berair, sensitif cahaya, hingga pandangan buram.
Jika muncul ketidaknyamanan atau perubahan penglihatan setelah memakai softlens, segera lepas lensa dan konsultasikan ke tenaga kesehatan mata; komplikasi berat dapat menyebabkan jaringan parut hingga kehilangan penglihatan.
Softlens menjadi pilihan banyak orang karena praktis digunakan untuk membantu penglihatan sekaligus menunjang penampilan. Namun, kebiasaan menggunakan softlens yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa sebaiknya tidak dianggap sepele, meski kemasannya masih terlihat utuh.
Lensa kontak merupakan perangkat medis yang perlu digunakan, dirawat, dan diganti sesuai petunjuk agar risiko masalah pada mata dapat diminimalkan. Lantas, apa saja bahaya menggunakan softlens kedaluwarsa dan apa yang harus dilakukan jika telanjur memakainya? Simak informasi lengkapnya berikut ini, Bela!
Table of Content
1. Meningkatkan risiko infeksi mata

JEC Salah satu risiko paling serius dari penggunaan lensa kontak adalah infeksi pada mata, termasuk microbial keratitis, yaitu infeksi pada kornea yang dapat disebabkan oleh bakteri, jamur, virus, maupun parasit. Risiko ini dapat meningkat ketika lensa kontak digunakan atau dirawat dengan cara yang tidak sesuai, misalnya dipakai terlalu lama, tidak dibersihkan dengan benar, atau terkena air yang tidak steril.
Karena softlens yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa berada di luar masa penggunaan yang dijamin produsen, sebaiknya produk tersebut tidak lagi digunakan. Infeksi kornea perlu mendapatkan perhatian serius karena dapat berkembang dengan cepat dan pada kasus berat berisiko menyebabkan gangguan penglihatan permanen.
2. Bisa memicu ulkus kornea

JEC Infeksi atau kerusakan pada permukaan kornea dapat berkembang menjadi corneal ulcer atau ulkus kornea. Kondisi ini berupa luka terbuka pada lapisan luar kornea dan biasanya berkaitan dengan infeksi.
Ulkus kornea dapat menyebabkan mata merah, nyeri, berair, sensitif terhadap cahaya, hingga penglihatan menjadi buram. Jika tidak segera mendapatkan penanganan, infeksi dapat menyebabkan kerusakan kornea yang serius.
Karena itu, munculnya nyeri atau perubahan penglihatan setelah menggunakan softlens sebaiknya tidak dianggap sebagai keluhan biasa.
3. Berisiko menyebabkan goresan pada kornea

Business Insider Kornea merupakan bagian bening di permukaan depan mata yang berperan penting dalam proses penglihatan. Penggunaan lensa kontak yang tidak tepat dapat menyebabkan corneal abrasion, yaitu goresan atau luka pada permukaan kornea.
Kondisi tersebut termasuk salah satu komplikasi yang dapat terjadi pada pengguna lensa kontak. Goresan pada kornea juga dapat mengganggu kenyamanan mata dan menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan karena kerusakan permukaan mata dapat meningkatkan risiko komplikasi lainnya.
Jika softlens terasa kasar, tidak nyaman, berubah bentuk, atau menimbulkan rasa sakit ketika dipasang, jangan memaksakan diri untuk tetap menggunakannya.
4. Dapat mengganggu keseimbangan oksigen pada kornea

Healthshots Kornea membutuhkan oksigen agar tetap berfungsi dengan baik. Lensa kontak berada langsung di atas permukaan kornea sehingga karakteristik material dan cara pemakaiannya dapat memengaruhi jumlah oksigen yang mencapai mata.
Gangguan oksigenasi dapat berkaitan dengan pembengkakan kornea atau corneal edema. Dalam penggunaan lensa kontak tertentu dalam jangka panjang, kondisi kekurangan oksigen juga dapat berhubungan dengan neovascularization, yaitu munculnya pembuluh darah baru pada kornea.
Namun, bukan berarti setiap softlens yang kedaluwarsa otomatis mengalami penurunan kemampuan menghantarkan oksigen. Yang perlu diperhatikan adalah tanggal kedaluwarsa merupakan batas penggunaan yang ditetapkan produsen, sehingga lensa yang sudah melewatinya sebaiknya tidak digunakan.
5. Bisa menyebabkan mata merah dan iritasi

Metro Eye Clinic Mata merah, gatal, terasa terbakar, berair, atau seperti ada benda asing di dalam mata dapat menjadi tanda adanya iritasi maupun masalah lain yang lebih serius. Penggunaan lensa kontak yang tidak tepat dapat meningkatkan risiko sejumlah masalah mata, termasuk conjunctivitis atau mata merah dan berbagai bentuk iritasi.
Yang perlu diingat, gejala seperti mata merah atau terasa tidak nyaman tidak selalu berarti hanya iritasi ringan. Pada pengguna lensa kontak, keluhan tersebut juga dapat menjadi tanda awal infeksi sehingga sebaiknya tidak diabaikan.
6. Membuat penglihatan buram

Business Insider Masalah lain yang mungkin muncul adalah perubahan kualitas penglihatan. Pengguna dapat mengalami pandangan buram, mata berair, atau rasa tidak nyaman saat melihat.
FDA memasukkan penglihatan buram sebagai salah satu gejala yang perlu diperhatikan pada pengguna lensa kontak. Jika perubahan penglihatan muncul setelah lensa dipasang, lensa sebaiknya segera dilepas dan pengguna berkonsultasi dengan tenaga kesehatan mata.
Jangan mencoba mengatasi penglihatan buram dengan tetap memakai softlens atau menggantinya dengan lensa lain sebelum mengetahui penyebabnya.
7. Dalam kasus serius, bisa menyebabkan kehilangan penglihatan

Metro Eye Clinic Risiko paling berat dari komplikasi lensa kontak adalah kerusakan penglihatan. Infeksi kornea yang tidak ditangani dapat berkembang menjadi kondisi serius, menyebabkan jaringan parut pada kornea, dan pada kasus tertentu berujung pada kehilangan penglihatan.
CDC menyebut microbial keratitis sebagai infeksi serius yang pada kondisi paling parah dapat menyebabkan kebutaan atau bahkan membutuhkan transplantasi kornea. Meski komplikasi berat tidak otomatis terjadi hanya karena seseorang memakai softlens yang kedaluwarsa, risiko tersebut menjadi alasan penting untuk tidak menggunakan produk yang sudah melewati masa berlaku.
Pada akhirnya, menggunakan softlens yang sudah kedaluwarsa bukanlah risiko yang sepadan dengan sekadar menghemat satu pasang lensa, karena dapat meningkatkan risiko iritasi hingga komplikasi serius pada mata. Pastikan selalu memeriksa tanggal kedaluwarsa dan mengikuti petunjuk penggunaan agar kesehatan mata tetap terjaga.





















