Kenapa Dark Circle Bisa Terlihat Semakin Gelap?

- Paparan sinar matahari dapat meningkatkan melanin di sekitar mata, membuat dark circle lebih jelas; perlindungan seperti sunscreen dan kacamata hitam membantu mengurangi paparan UV.
- Alergi, hidung tersumbat, dan kebiasaan menggosok mata bisa memicu iritasi, peradangan, serta perubahan aliran darah vena yang menggelapkan area bawah mata.
- Kurang tidur, penuaan, faktor genetik, serta kondisi seperti eksim atau dermatitis dapat membuat pembuluh darah, cekungan, atau pigmentasi bawah mata semakin terlihat.
Pernah merasa dark circle di bawah mata terlihat semakin gelap, padahal kamu sudah tidur cukup dan rutin merawat kulit?
Kondisi ini bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor, bukan hanya kurang tidur.
Lantas, kenapa dark circle bisa terlihat semakin gelap?
Mulai dari paparan sinar matahari hingga alergi dan perubahan struktur kulit, ada beberapa hal yang bisa membuat lingkaran gelap di bawah mata tampak semakin jelas.
Popbela akan membahasnya dalam ulasan berikut ini. Yuk, simak!
1. Paparan sinar matahari memicu pigmentasi

unsplash.com/Zulfugar Karimov Kulit di sekitar mata dapat mengalami hiperpigmentasi ketika produksi melanin meningkat.
Paparan sinar matahari menjadi salah satu faktor yang dapat memperburuk penggelapan kulit, terutama jika area tersebut tidak terlindungi dengan baik.
Akibatnya, dark circle yang sebelumnya samar bisa terlihat lebih jelas.
Oleh karena itu, penggunaan sunscreen secara rutin dan kacamata hitam saat beraktivitas di luar ruangan dapat membantu melindungi area sekitar mata dari paparan sinar UV.
2. Alergi dan kebiasaan menggosok mata

pexels.com/MART PRODUCTION Mata yang sering terasa gatal akibat alergi bisa membuat seseorang tanpa sadar menggosok area sekitarnya.
Padahal, gesekan berulang dapat memicu iritasi dan peradangan yang berpotensi menyebabkan hiperpigmentasi pascainflamasi.
Selain itu, hidung tersumbat akibat alergi dapat memengaruhi aliran darah di pembuluh vena sekitar mata sehingga area bawah mata terlihat lebih gelap.
Kondisi ini dikenal sebagai allergic shiners.
3. Kurang tidur membuat lingkaran gelap lebih terlihat

pexels.com/SHVETSproduction Kurang tidur dapat membuat kulit tampak pucat sehingga pembuluh darah di bawah mata yang letaknya dekat dengan permukaan kulit menjadi lebih terlihat.
Perubahan ini dapat membuat area tersebut tampak lebih gelap dibandingkan biasanya.
Meski demikian, dark circle tidak selalu disebabkan oleh kurang tidur.
Jika lingkaran gelap tetap terlihat meskipun pola tidur sudah membaik, ada kemungkinan faktor lain turut memengaruhinya.
4. Perubahan struktur kulit seiring bertambahnya usia

freepik.com/jcomp Seiring bertambahnya usia, kulit dapat kehilangan elastisitas dan menjadi lebih tipis.
Volume jaringan di sekitar mata dan pipi juga bisa berkurang sehingga terbentuk cekungan di bawah mata.
Perubahan tersebut menciptakan bayangan yang membuat dark circle tampak semakin dalam atau gelap.
Dalam kondisi ini, masalahnya bukan semata-mata peningkatan pigmentasi, sehingga produk pencerah kulit belum tentu memberikan perubahan yang signifikan.
5. Faktor genetik dan kondisi kulit

pexels.com/Andrea Piacquadio Jika dark circle sudah terlihat sejak usia muda atau dialami oleh beberapa anggota keluarga, faktor genetik mungkin berperan.
Sebagian orang memang memiliki kecenderungan pigmentasi yang lebih tinggi atau karakteristik struktur wajah yang membuat area bawah mata terlihat lebih gelap.
Kondisi kulit seperti eksim dan dermatitis kontak juga dapat memperburuk tampilannya melalui peradangan berulang.
Oleh karena itu, penting untuk mengenali penyebabnya sebelum memilih perawatan.
Nah, sekarang sudah tahu kenapa dark circle bisa terlihat semakin gelap kan? Kenali penyebabnya agar kamu bisa memilih perawatan yang tepat sesuai kebutuhan kulit.




















