Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install
For
You

6 Perbedaan Veneer Composite dan Porcelain, Mana yang Lebih Bagus?

6 Perbedaan Veneer Composite dan Porcelain, Mana yang Lebih Bagus?
pexels.com/Mario Spencer
Intinya Sih
  • Veneer composite terbuat dari resin komposit yang langsung dibentuk di gigi, sedangkan veneer porcelain dibuat dari porselen berkualitas tinggi dan disesuaikan melalui proses laboratorium.

  • Pemasangan veneer composite bisa selesai dalam satu kunjungan, sementara veneer porcelain memerlukan dua kali kunjungan karena melibatkan pembuatan cetakan dan penyesuaian akhir.

  • Veneer porcelain lebih tahan lama, estetis, dan tahan noda dibandingkan composite, namun biayanya lebih mahal; sebaliknya composite lebih terjangkau tapi mudah berubah warna serta perlu perawatan rutin.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Dalam dunia estetika gigi, veneer menjadi salah satu solusi yang digunakan untuk memperbaiki tampilan gigi agar kamu bisa lebih percaya diri. Adapun dua jenis veneer yang paling populer ialah veneer composite dan porcelain.

Baik veneer composite maupun porcelain, keduanya sama-sama digunakan untuk memperbaiki kekurangan estetika gigi. Namun, meskipun punya tujuan yang serupa, ada perbedaan veneer composite dan porcelain. Yuk, simak perbedaannya, mulai dari segi bahan, proses, hingga hasil akhir.

Table of Content

1. Bahan veneer composite vs porcelain

1. Bahan veneer composite vs porcelain

perbedaan veneer composite dan porcelain
pexels.com/Kaboompics.com

Perbedaan veneer composite dan porcelain yang pertama bisa dipahami dari segi definisinya. Veneer composite menggunakan lapisan yang dibuat dari bahan resin komposit. Bahan ini langsung diaplikasikan dan dibentuk ke atas permukaan gigi oleh dokter gigi.

Sementara itu, veneer porcelain dikenal sebagai lapisan tipis yang terbuat dari porselen berkualitas tinggi dan didesain khusus untuk menyesuaikan bentuk serta warna alami gigi.

2. Prosedur pemasangan veneer composite vs porcelain

Jika kamu perlu mempertimbangkan waktu, veneer composite bisa menjadi pilihan paling cepat karena dapat dipasang dalam satu kali kunjungan. Dokter gigi akan menyesuaikan warna resin agar serasi dengan gigi sekitar sehingga hasilnya terlihat menyatu secara alami.

Resin kemudian diaplikasikan pada permukaan depan gigi, dibentuk dan dipahat langsung. Veneer lalu dikeringkan dan dipoles hingga menyerupai gigi asli. Setelah selesai, kamu bisa langsung pulang di hari yang sama.

Sebaliknya, veneer porcelain memerlukan dua kunjungan. Pertama, dokter mengikis tipis enamel, mengambil cetakan, dan mengirimkannya ke laboratorium gigi. Sambil menunggu, biasanya bisa dipasang veneer sementara untuk melindungi gigi yang telah dipersiapkan. Baru pada kunjungan berikutnya, veneer permanen bisa dicoba, disesuaikan, dan direkatkan ke gigi.

3. Daya tahan veneer composite vs porcelain

perbedaan veneer composite dan porcelain
pexels.com/Kaboompics.com

Soal daya tahan, ada perbedaan veneer composite dan porcelain, di mana veneer porcelain lebih unggul dibandingkan veneer composite. Veneer porcelain umumnya bisa bertahan sekitar 10-15 tahun, sedangkan veneer composite memiliki masa pakai lebih pendek, yakni sekitar 4-8 tahun.

Berdasarkan studi yang dipublikasikan pada Journal of Advances in Medicine and Medical Research dijelaskan bahwa meskipun porcelain bersifat rapuh, kekuatannya meningkat setelah direkatkan pada struktur gigi yang sehat.

Sementara itu, composite memang cukup kuat, tetapi tetap lebih mudah rusak karena tidak sekuat porcelain. Jika veneer porcelain mengalami kerusakan, biasanya perlu diganti sepenuhnya. Sebaliknya, veneer composite lebih mudah diperbaiki oleh dokter gigi.

4. Tingkat estetika veneer composite vs porcelain

Menurut Allure Dental, veneer composite memberikan tampilan yang cukup alami dan dapat disesuaikan dengan warna gigi. Sayangnya, estetika veneer ini masih di bawah porcelain karena kurang memiliki transparansi dan pantulan cahaya yang maksimal. Sifatnya yang porus atau berpori adalah alasan utama mengapa jenis veneer ini lebih mudah menyerap stain atau noda.

Sebaliknya, veneer porcelain menawarkan estetika yang lebih unggul berkat sifat tembus cahayanya yang menyerupai enamel gigi. Porcelain lithium disilicate atau feldspathic juga memiliki sifat bahan yang lebih mendekati enamel, sehingga stabilitas warnanya jauh lebih baik. Hasilnya, gigimu akan tampak lebih berkilau, natural, dan sulit dibedakan dari gigi asli.

5. Risiko perubahan warna veneer composite vs porcelain

perbedaan veneer composite dan porcelain
pexels.com/Kaboompics.com

Veneer composite berbahan resin dikenal lebih mudah menyerap pigmen dari makanan, minuman seperti kopi atau teh, serta rokok. Akibatnya, warna veneer bisa memudar dan berubah secara bertahap. Gigimu pun menjadi terlihat kusam atau bisa mengalami ketidakseragaman warna jika tidak dirawat dengan baik.

Di sisi lain, veneer porcelain justru lebih tahan terhadap noda karena permukaannya halus dan tidak mudah menyerap zat lainnya. Warna veneer ini biasanya tetap stabil dan dapat bertahan hingga belasan tahun dengan perawatan yang tepat.

Namun, kamu perlu berhati-hati jika veneer porcelain mengalami perubahan warna. Sebab, tampilannya tidak bisa diputihkan seperti gigi asli sehingga perlu mengganti veneer dengan yang baru untuk mendapatkan warna lebih cerah.

6. Biaya veneer composite vs porcelain

Terakhir, jika biaya menjadi pertimbangan utamamu, maka veneer composite bisa jadi solusi karena lebih terjangkau. Veneer porcelain sendiri diketahui memiliki biaya lebih mahal karena kualitas bahan dan keahlian dokter gigi dalam pemasangannya.

Selain itu, ada juga biaya laboratorium yang perlu diperhatikan. Namun, sebenarnya dalam jangka panjang, biaya ini bisa dianggap sebanding karena veneer porcelain lebih tahan lama dibandingkan composite yang mungkin perlu sering diperbaiki atau diganti.

Demikian beberapa perbedaan veneer composite dan porcelain yang perlu kamu ketahui. Dengan memperhatikan hal-hal di atas, kamu bisa menentukan jenis veneer yang sesuai dengan kebutuhanmu.

FAQ seputar perbedaan veneer composite dan porcelain

Apa perbedaan veneer composite dan porcelain?

Veneer composite dibuat dari bahan resin komposit yang diaplikasikan langsung pada gigi, sedangkan veneer porcelain dibuat dari porselen dan diproduksi di laboratorium sebelum dipasang pada gigi.

Mana yang lebih tahan lama, veneer composite atau porcelain?

Veneer porcelain umumnya lebih tahan lama dibandingkan veneer composite.

Mana yang lebih terjangkau dari segi biaya?

Veneer composite biasanya memiliki biaya yang lebih terjangkau dibandingkan veneer porcelain.

Referensi:

Allure Dental. “Composite Veneers vs Porcelain Veneers: Which Is Right For You?”. Diakses pada April 2026.

Beyond Dental Care. “Composite Veneers vs Porcelain Veneers - Which Is Best”. Diakses pada April 2026.

Consumer Guide To Dentistry. “Composite vs Porcelain Veneers - Choosing the Right Material”. Diakses pada April 2026.

Sailo, Jenny Lalmalsawmi,dkk. “Porcelain Veneers vs Composite Resin Veneers: A Review”. Journal of Advances in Medicine and Medical Research 32, No. 24. (31 Desember 2020).

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nafi Khoiriyah
EditorNafi Khoiriyah

Related Articles

See More