Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install

5 Tips Memilih Parfum untuk ke Kantor agar Wanginya Tidak Mengganggu

5 Tips Memilih Parfum untuk ke Kantor agar Wanginya Tidak Mengganggu
pexels.com/Laura Chouette
Intinya Sih
  • Pilih aroma fresh, clean, dan ringan seperti citrus, green, floral ringan, atau aromatic; hindari komposisi woody maupun manis yang terlalu pekat untuk lingkungan kerja.
  • Utamakan parfum dengan sillage dekat tubuh agar tercium saat orang berada di dekat, bukan memenuhi ruangan bersama yang mungkin dihuni rekan sensitif terhadap wewangian.
  • Sesuaikan parfum dengan suhu dan sirkulasi kantor, cek kenyamanan aromanya setelah dry down, lalu gunakan beberapa semprotan secukupnya terutama di ruang tertutup.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Parfum bisa jadi sentuhan akhir yang membuat penampilan ke kantor terasa lebih lengkap. Namun, aroma yang cocok untuk menemani hari kerja tentu tidak selalu sama dengan parfum untuk pesta atau dinner.

Di ruang kerja yang tertutup dan digunakan bersama, wangi yang terlalu kuat justru bisa membuat orang di sekitar merasa kurang nyaman.

Oleh karena itu, memilih parfum untuk ke kantor bukan cuma soal mencari aroma yang enak. Karakter wangi, intensitas, hingga cara memakainya juga perlu diperhatikan agar tetap terasa menyenangkan tanpa overpowering.

Popbela akan membagikan tips memilih parfum untuk ke kantor agar wanginya tidak mengganggu. Yuk, simak ulasannya!

1. Pilih aroma yang terasa fresh dan clean

ilustrasi parfum
unsplash.com/Curated Lifestyle

Untuk dipakai ke kantor, aroma yang ringan biasanya menjadi pilihan paling aman. Wangi dengan karakter citrus, green, floral ringan, atau aromatic bisa memberikan kesan fresh dan bersih tanpa terasa terlalu berat.

Aroma woody atau manis tetap boleh dipilih, tetapi sebaiknya cari komposisi yang tidak terlalu pekat agar tetap nyaman digunakan sepanjang hari.

2. Perhatikan sillage dan intensitasnya

ilustrasi paper strip parfum
pexels.com/Anna Shvets

Wangi parfum yang enak belum tentu cocok untuk ruang kerja. Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah sillage, yaitu seberapa jauh aroma parfum dapat tercium setelah digunakan.

Untuk kantor, pilih parfum dengan sillage yang cenderung dekat dengan tubuh. Idealnya, orang lain bisa mencium wanginya ketika berada di dekat kita, bukan sejak kita baru masuk ruangan.

Pertimbangan ini cukup penting karena lingkungan kantor merupakan ruang bersama.

Sebuah kajian mengenai fragrance-free policies di lingkungan dalam ruangan menemukan bahwa kebijakan bebas pewangi telah diterapkan di sejumlah tempat kerja, sementara sensitivitas terhadap wewangian juga menjadi salah satu pertimbangannya.

3. Sesuaikan dengan kondisi kantor

ilustrasi suasana kerja, kantor
pexels.com/coworkingspace Replus

Parfum yang terasa pas di ruangan ber-AC belum tentu nyaman ketika dipakai bekerja di tempat yang panas atau banyak aktivitas di luar ruangan.

Suhu, sirkulasi udara, dan kondisi lingkungan dapat memengaruhi bagaimana aroma terasa sepanjang hari.

Jika lebih sering bekerja di ruangan ber-AC dan tertutup, aroma yang clean dan ringan biasanya lebih nyaman.

Sementara itu, bagi yang cukup sering bekerja di luar ruangan atau berpindah tempat, aroma yang sedikit lebih fresh bisa menjadi pilihan.

4. Jangan hanya mengejar parfum yang tahan lama

pexels.com/cottonbro studio
pexels.com/cottonbro studio

Parfum yang awet memang terdengar ideal untuk menemani aktivitas dari pagi sampai sore. Namun, untuk ke kantor, long lasting bukan berarti harus memiliki aroma yang sangat kuat.

Lebih penting memilih parfum yang tetap terasa nyaman setelah beberapa jam.

Coba perhatikan bagaimana aromanya berubah setelah top notes menghilang dan apakah dry down-nya masih terasa ringan.

Jika aromanya mulai terasa terlalu manis, tajam, atau berat, mungkin parfum tersebut lebih cocok untuk kesempatan lain.

5. Ingat kenyamanan orang di sekitar

orang
pexels.com/Mikhail Nilov

Hal lain yang tak kalah penting adalah mempertimbangkan kenyamanan orang di sekitar.

Aroma yang terasa enak bagi kita belum tentu memberikan kesan yang sama bagi orang lain, terutama bagi mereka yang sensitif terhadap wewangian tertentu.

Oleh karena itu, penggunaan parfum ke kantor sebaiknya tidak berlebihan. Beberapa semprotan di area yang tepat sudah cukup untuk membuat tubuh tetap wangi tanpa membuat aromanya terlalu memenuhi ruangan.

Apalagi saat berada di ruang meeting, lift, kendaraan bersama, atau ruangan dengan sirkulasi udara yang terbatas.

Nah, itu dia tips memilih parfum untuk ke kantor agar wanginya tidak mengganggu.

Intinya, parfum yang cocok untuk ke kantor tidak harus memiliki aroma yang kuat agar tetap terasa. Justru, wangi yang pas dan nyaman bisa membuat penampilan terasa lebih complete tanpa membuat orang di sekitar merasa terganggu.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More