Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install

5 Makanan yang Baik Dikonsumsi Saat Mensturasi, Bikin Tubuh Bertenaga

5 Makanan yang Baik Dikonsumsi Saat Mensturasi, Bikin Tubuh Bertenaga
medicalnewstoday.com
Share Article

Menstruasi merupakan siklus alami yang dialami perempuan umumnya setiap bulan. Meski normal, nggak sedikit yang merasakan berbagai keluhan selama periode ini, mulai dari kram perut, tubuh terasa lemas, perubahan suasana hati, hingga mudah lapar. Kondisi tersebut terjadi karena adanya perubahan hormon dan hilangnya sejumlah darah, yang dapat memengaruhi energi serta kondisi tubuh secara keseluruhan.

Karena itu, memperhatikan asupan makanan selama menstruasi menjadi salah satu cara untuk membantu tubuh tetap fit. Mengonsumsi makanan yang kaya nutrisi dapat membantu menggantikan zat gizi yang hilang, menjaga kadar energi, sekaligus mendukung tubuh menghadapi perubahan hormonal selama siklus menstruasi.

So, makanan apa saja yang baik dikonsumsi saat menstruasi agar tubuh tetap bertenaga? Berikut lima pilihannya!

1. Sayuran hijau untuk memenuhi kebutuhan zat besi

Sayuran hijau untuk memenuhi kebutuhan zat besi
thewell.northwell.edu

Saat menstruasi, tubuh kehilangan darah yang mengandung zat besi. Jika kebutuhan zat besi tidak terpenuhi, sebagian perempuan dapat merasa lebih mudah lelah, lesu, bahkan pusing, terutama jika perdarahan yang dialami cukup banyak. Oleh karena itu, sayuran hijau seperti bayam, brokoli, kale, dan sawi menjadi pilihan yang baik selama menstruasi. Selain mengandung zat besi, sayuran hijau juga kaya akan folat, magnesium, vitamin K, dan antioksidan yang berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh.

Magnesium yang terkandung di dalamnya juga dipercaya dapat membantu mengurangi ketegangan otot, sehingga berpotensi membantu meredakan kram menstruasi pada sebagian perempuan. Selain itu, kandungan serat pada sayuran hijau membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan yang terkadang menjadi lebih sensitif saat menstruasi. Agar penyerapan zat besi lebih optimal, kombinasikan sayuran hijau dengan makanan yang kaya vitamin C, seperti tomat, paprika, atau perasan jeruk lemon.

2. Ikan sebagai sumber omega-3

Ikan sebagai sumber omega-3
self.com

Ikan berlemak seperti salmon, tuna, sarden, dan makarel merupakan sumber asam lemak omega-3 yang baik. Nutrisi ini dikenal memiliki sifat antiinflamasi yang dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi omega-3 dapat membantu mengurangi intensitas nyeri haid pada sebagian perempuan. Selain itu, omega-3 juga bisa menjaga kesehatan otak dan membantu mendukung suasana hati agar tetap stabil selama menstruasi.

Tidak hanya itu, ikan juga merupakan sumber protein berkualitas tinggi yang membantu tubuh tetap kenyang lebih lama sekaligus menjaga massa otot. Kandungan vitamin D dan vitamin B12 di dalamnya turut berperan dalam produksi energi sehingga tubuh tidak mudah lemas. Jika tidak menyukai ikan, kamu bisa memperoleh omega-3 dari biji chia, biji rami (flaxseed), atau kacang kenari sebagai alternatif.

3. Buah-buahan yang kaya vitamin C

Buah-buahan yang kaya vitamin C
health.com

Buah merupakan camilan sehat yang cocok dikonsumsi selama menstruasi. Pilihlah buah yang kaya vitamin C, seperti jeruk, kiwi, stroberi, jambu biji, atau pepaya. Vitamin C membantu meningkatkan penyerapan zat besi dari makanan, sehingga tubuh lebih efektif mengganti zat besi yang hilang selama menstruasi. Selain itu, vitamin C juga berperan dalam menjaga sistem kekebalan tubuh dan membantu proses pembentukan kolagen.

Buah-buahan juga mengandung air yang cukup tinggi sehingga membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi. Dehidrasi ringan dapat membuat tubuh terasa lebih lelah dan memicu sakit kepala, yang sering kali dirasakan sebagian perempuan saat menstruasi. Jika muncul keinginan mengonsumsi makanan manis, buah segar bisa menjadi pilihan yang lebih baik dibandingkan camilan tinggi gula. Kandungan gula alami dalam buah mampu memberikan energi tanpa menyebabkan lonjakan gula darah yang terlalu drastis

4. Kacang-kacangan untuk menambah energi

Kacang-kacangan untuk menambah energi
verywellhealth.com

Kacang almond, kacang mete, kacang tanah, edamame, serta biji labu merupakan sumber nutrisi yang baik selama menstruasi. Makanan ini mengandung protein, lemak sehat, magnesium, zat besi, dan vitamin B kompleks yang membantu tubuh menghasilkan energi. Magnesium menjadi salah satu mineral yang cukup penting saat menstruasi. Nutrisi ini berperan dalam fungsi otot dan saraf, serta dapat membantu mengurangi rasa tegang dan tidak nyaman pada sebagian perempuan.

Selain itu, kacang-kacangan mengandung serat yang membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Sehingga membuat tubuh tidak mudah merasa lemas atau lapar berlebihan sepanjang hari. Meski sehat, konsumsilah dalam jumlah yang sesuai karena kacang-kacangan memiliki kalori yang cukup tinggi. Satu genggam kacang tanpa tambahan garam atau gula sudah cukup menjadi camilan bergizi.

5. Karbohidrat kompleks agar lebih berenergi

 Karbohidrat kompleks agar lebih berenergi
livescience.com

Saat menstruasi, sebagian perempuan merasa lebih cepat lapar atau mengidam makanan tertentu. Hal ini berkaitan dengan perubahan hormon yang memengaruhi nafsu makan. Daripada memilih makanan tinggi gula atau karbohidrat sederhana, sebaiknya pilih sumber karbohidrat kompleks seperti oatmeal, nasi merah, ubi, kentang, quinoa, atau roti gandum utuh.

Karbohidrat kompleks dicerna lebih lambat sehingga mampu memberikan energi secara bertahap. Hasilnya, kadar gula darah menjadi lebih stabil dan tubuh terasa kenyang lebih lama. Selain sebagai sumber energi, makanan ini juga mengandung vitamin B, serat, dan mineral yang mendukung metabolisme tubuh. Serat membantu melancarkan pencernaan, yang terkadang mengalami perubahan akibat fluktuasi hormon selama menstruasi.

Menstruasi sering kali membuat tubuh terasa lebih mudah lelah karena perubahan hormon dan hilangnya darah. Namun, kondisi ini dapat dibantu dengan pola makan yang seimbang dan kaya nutrisi. Selain itu, jangan lupa mencukupi kebutuhan cairan, membatasi makanan tinggi gula dan garam, serta tetap menjalani gaya hidup sehat dengan tidur yang cukup dan berolahraga ringan. Jika nyeri haid sangat hebat, perdarahan sangat banyak, atau menstruasi mengganggu aktivitas sehari-hari, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat, ya!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More