5 Cara Mengatasi Gas Air Mata yang Benar, Jangan Panik!

Segera menjauh dari area paparan, tutup hidung dan mulut, serta gunakan masker, kacamata pelindung, atau pelindung wajah bila belum menemukan lokasi aman.
Bilas mata dengan air mengalir; lepaskan dan buang softlens. Basuh kulit terpapar selama 10–15 menit memakai air bersih dan sabun, tanpa tisu basah.
Lepas dan pisahkan pakaian terkontaminasi, lalu segera mandi dengan air mengalir. Jika iritasi tak membaik atau muncul gejala lain, konsultasikan ke dokter.
Untuk membubarkan aksi demo, aparat kepolisian terkadang mengeluarkan tembakan gas air mata ke arah massa. Meskipun dirancang untuk mengendalikan kerusuhan, efek samping dari gas ini bisa cukup mengganggu, bahkan berbahaya bagi kesehatan mata maupun tubuh.
Mulai dari iritasi pada mata, sistem pernapasan, hingga kulit. Lantas, bagaimana cara mengatasi gas air mata yang benar? Yuk, simak tipsnya yang perlu kamu lakukan saat terkena gas tersebut.
Table of Content
1. Segera menjauh dari lokasi paparan gas air mata

pexels.com/riko afrianto Cara mengatasi gas air mata yang pertama pastikan kamu segera menjauh dari area paparan. Carilah lokasi yang aman sekaligus tidak terpapar senjata pengendali massa tersebut. Saat mencari tempat berlindung, jangan lupa tutup hidung dan mulut untuk mengurangi gas yang terhirup, ya.
Selain itu, jika belum menemukan tempat yang bebas paparan gas air mata, gunakan masker, kacamata pelindung, atau pelindung wajah lainnya untuk mengurangi jumlah gas yang terhirup.
2. Cuci mata dengan air yang bersih
Berikutnya, segera bilas mata dengan air bersih, terutama menggunakan air yang mengalir. Jika memakai softlens, segera lepaskan dan buang lensa tersebut. Jangan menggunakannya kembali meskipun bukan jenis sekali pakai. Sementara itu, kacamata sebaiknya dicuci dengan sabun dan air sebelum dipakai kembali.
Selain air bersih, opsi cara mengatasi lainnya berupa irigasi mata menggunakan larutan NaCl selama kurang lebih 10-20 menit. Larutan tersebut akan membantu mengikat partikel gas air mata dari permukaan mata yang nantinya ikut terbuang bersama aliran NaCl.
3. Basuh bagian tubuh yang terkena gas air mata

pexels.com/IKRAM NASMA Jika tubuhmu terkena gas air mata, segera basuh bagian yang terpapar dengan air bersih selama 10-15 menit. Gunakan air mengalir jika tersedia atau air dari botol sebagai alternatif untuk menghilangkan sisa partikel gas yang menempel.
Hindari membersihkan kulit maupun mata dengan tisu basah karena kandungan tertentu di dalamnya justru bisa memperparah iritasi. Jadi, cukup gunakan air bersih, ya!
4. Ganti atau buang pakaian yang terkontaminasi
Pakaian yang terkena gas air mata tentunya harus segera dilepas dan diganti, Bela. Khusus untuk baju yang dilepas melewati kepala, dianjurkan untuk mengguntingnya. Selain itu, jika kamu membantu orang lain melepas pakaiannya, berhati-hatilah agar tidak menyentuh bagian yang terkena gas air mata.
Setelah itu, pisahkan pakaian yang terkena gas air mata saat mencucinya. Apabila kontaminasi gas cukup parah dan sulit dihilangkan, masukkan pakaian tersebut ke dalam plastik, lalu buang ke tempat pembuangan sampah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun).
5. Segera mandi

pexels.com/Armin Rimoldi Setelah pulang dari demo, segeralah mandi untuk membersihkan sisa gas air mata yang mungkin masih menempel di kulit dan rambutmu. Gunakan air mengalir dan sabun, lalu bilas tubuh hingga bersih agar paparan tidak berlanjut.
Hindari juga mandi berendam untuk meminimalisir adanya kontaminasi lanjutan dari gas air mata yang bercampur dengan air dalam bathtub.
Demikian lima cara mengatasi gas air mata yang perlu kamu ketahui. Jika kamu terkena gas air mata namun perih yang dialami tak kunjung sembuh atau disertai gejala lain, jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter, ya!



















