Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Apa Itu Zirconia Crown? Solusi Gigi Kuat dan Tahan Lama
pexels.com/TARIK BAYRAM
  • Zirconia crown adalah mahkota gigi berbahan keramik zirkonium dioksida yang kuat, biokompatibel, dan menyerupai gigi asli, digunakan untuk memperbaiki atau melindungi gigi rusak.

  • Terdapat tiga jenis utama zirconia crown: monolithic untuk kekuatan tinggi, layered untuk tampilan alami, dan high translucency dengan transparansi menyerupai gigi asli.

  • Kelebihannya meliputi daya tahan tinggi, biokompatibilitas baik, serta bisa dibuat dalam satu hari; namun harganya mahal dan sulit dimodifikasi setelah pemasangan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Mahkota gigi menjadi salah satu perawatan untuk memperbaiki gigi yang rusak. Salah satu jenis mahkota gigi yang banyak digunakan dalam dunia kedokteran gigi modern saat ini adalah zirconia crown.

Apa itu zirconia crown? Zirconia crown merupakan jenis mahkota gigi yang terbuat dari bahan zirconia. Bahan keramik ini dikenal cukup kuat dan tahan lama. Biar kamu makin paham seperti apa sebenarnya zirconia crown, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini, ya!

1. Apa itu zirconia crown?

pexels.com/TARIK BAYRAM

Zirconia crown merupakan restorasi gigi tiruan yang dibuat dari bahan keramik zirkonium dioksida. Bahan tersebut terkenal memiliki kekuatan yang tinggi, tampilan mirip dengan gigi alami, dan sifat biokompatibelnya atau tidak akan menyebabkan reaksi alergi maupun iritasi.

Melansir WebMD, zirconia menjadi material yang lebih baru dalam perawatan gigi. Material ini lebih kuat daripada porselen dan beberapa jenis paduan logam lainnya. Mahkota zirkonia biasanya digunakan untuk melapisi gigi yang rusak, patah, atau setelah menjalani perawatan saluran akar sehingga bisa melindungi sekaligus memperbaiki estetika gigi.

2. Jenis zirconia crown

  • Monolithic zirconia crown
    Monolithic zirconia crown atau disebut juga dengan solid block zirconia crown merupakan jenis mahkota yang terbuat dari satu blok zirconia utuh sehingga punya kekuatan dan daya tahan cukup tinggi.
    Sayangnya, tampilan mahkota ini cenderung lebih buram dibandingkan porselen sehingga kurang aesthetic. Oleh karena itu, monolithic zirconia crown lebih cocok digunakan pada gigi belakang (geraham) yang tidak terlalu terlihat. Bahkan, disarankan untuk mereka yang punya kebiasaan menggemeretakkan gigi (bruxism).

  • Layered zirconia crown
    Layered zirconia crown merupakan jenis mahkota yang paling sering digunakan. Mahkota ini punya inti zirconia yang kuat dan dilapisi porselen di bagian luarnya agar terlihat lebih alami.
    Dibandingkan dengan mahkota berbahan logam, jenis tersebut tidak menyebabkan perubahan warna pada gusi. Selain itu, karena mampu meniru warna dan transparansi gigi asli, maka layered zirconia crown cocok untuk gigi depan di area senyum.

  • High translucency zirconia crown
    High translucency zirconia crown dibuat menggunakan teknologi CAD/CAM tanpa perlu lapisan tambahan porselen. Jenis ini tampak lebih alami karena memiliki transparansi dan kilau seperti gigi asli.
    Selain itu, proses pembuatan mahkota gigi tersebut lebih cepat. Meski demikian, harganya juga cenderung lebih mahal karena materialnya tersedia dalam berbagai pilihan warna dan tingkat transparansi.

3. Kelebihan menggunakan zirconia crown

pexels.com/Numan Gilgil

Melansir Heathline, ada beberapa keunggulan yang ditawarkan zirconia crown, di antaranya:

  1. Kekuatan
    Dari segi kekuatan, zirconia crown dikenal memiliki kekuatan dan daya tahan yang baik. Cocok untuk menahan tekanan kunyah terutama pada gigi belakang. Selain itu, karena sifatnya yang kuat, dokter gigi biasanya tidak perlu banyak mengikis gigi asli saat memasang mahkota.

  2. Ketahanan
    Zirconia crown terbukti punya ketahanan yang setara dengan mahkota logam untuk jangka panjang. Misalnya saja seperti monolithic zirconia crown yang dikenal lebih awet dan tahan terhadap kerusakan.

  3. Biokompatibel
    Mahkota zirkonia bersifat biokompatibel, artinya kecil kemungkinan menimbulkan reaksi dari tubuh seperti peradangan atau respons sistem imun. Bahkan, tinjauan penelitian tahun 2020 juga menunjukkan bahwa zirconia crown memiliki performa klinis yang baik.

  4. Prosedur hanya satu hari
    Beberapa dokter gigi bisa membuat mahkota zirkonia langsung di klinik tanpa perlu mengirim cetakan ke laboratorium. Dengan teknologi CAD/CAM seperti CEREC (Chairside Economical Restoration of Esthetic Ceramics), mahkota zirkonia ini dapat dibuat dan dipasang dalam satu kali kunjungan. Namun, perlu kamu catat bahwa tidak semua klinik memiliki fasilitas tersebut.

4. Kekurangan menggunakan zirconia crown

Sama seperti prosedur gigi lainnya, zirconia crown juga tak luput dari kekurangan. Berikut beberapa kekurangan mahkota gigi jenis ini.

  1. Biaya lebih mahal
    Mahkota zirkonia cenderung punya harga lebih mahal karena proses pembuatannya menggunakan teknologi canggih seperti CAD/CAM. Selain itu, bahan dan peralatannya juga lebih mahal dibandingkan material lain, seperti logam atau resin.

  2. Kurang ramah terhadap gigi lawan
    Jika permukaan zirkonia tidak dipoles dengan benar, material ini bisa berpotensi menyebabkan keausan pada gigi yang berinteraksi langsung dengannya saat mengunyah.

  3. Rentan terhadap fraktur dalam kondisi tertentu
    Meskipun terkenal kuat, zirconia kurang fleksibel. Akibatnya, jika menerima tekanan yang tidak merata atau benturan keras, material tersebut tetap bisa mengalami retak atau fraktur.

  4. Proses pembuatan yang kompleks
    Pembuatan mahkota zirkonia memerlukan teknologi dan keahlian khusus. Hal ini yang membuat tidak semua klinik gigi dapat menyediakan layanan ini.

  5. Sulit dimodifikasi setelah pemasangan
    Setelah mahkota zirkonia dipasang, penyesuaian atau perbaikan menjadi lebih sulit dibandingkan bahan lain, seperti logam atau komposit. Jika terjadi masalah, biasanya diperlukan pembuatan ulang mahkota yang baru.

5. Cara merawat zirconia crown

pexels.com/Tima Miroshnichenko

Perawatan yang tepat tentunya akan membantu memperpanjang umur mahkota zirkonia. Berikut beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk merawat mahkota gigi tersebut.

  • Menjaga kebersihan gigi secara rutin
    Sikat gigi minimal dua kali sehari dan gunakan benang gigi setiap hari untuk membersihkan plak maupun sisa makanan di sela-sela gigi.

  • Menghindari makanan atau benda keras
    Meskipun zirkonia kuat, kebiasaan menggigit benda keras juga bisa meningkatkan risiko kerusakan pada mahkota gigi. Oleh karena itu, hindari menggigit benda yang terlalu keras, ya!

  • Mengurangi kebiasaan menggemeretakkan gigi
    Kebiasaan menggemeretakkan gigi secara berlebihan dapat memberi tekanan berlebih pada mahkota. Hal ini bisa berdampak menyebabkan retak atau patah pada mahkota zirkonia.

  • Rutin kontrol ke dokter gigi
    Lakukan pemeriksaan dan pembersihan gigi secara berkala agar kondisi mahkotamu tetap terjaga. Selain itu, jika ada masalah dapat dideteksi sejak dini.

Demikian penjelasan terkait apa itu zirconia crown. Zirconia crown bisa menjadi salah satu pilihan untuk kamu yang membutuhkan mahkota untuk gigimu.

FAQ seputar zirconia crown

Apa itu zirconia crown?

Zirconia crown adalah mahkota gigi buatan yang terbuat dari bahan zirkonia untuk melapisi dan melindungi gigi yang rusak.

Apa keunggulan zirconia crown?

Zirconia crown terkenal kuat, tahan lama, dan memiliki warna yang menyerupai gigi asli.

Apakah pemasangan zirconia crown terasa sakit?

Tidak. Prosedur pemasangan dilakukan dengan anestesi lokal sehingga umumnya tidak menimbulkan rasa sakit, meski mungkin ada sedikit rasa tidak nyaman setelah tindakan.

Referensi:

Healthline. “What You Need to Know About Dental Crowns Made from Zirconia”. Diakses pada April 2026.

Jeremy Archibald DDS. “What Are Zirconia Crowns? A Strong and Durable Option”. Diakses pada April 2026.

WebMD. “What Is a Zirconia Crown?”. Diakses pada April 2026.

Suave Dental Clinic. “Why Is Zirconia Crown The Best Choice? Everything You Should Know About It”. Diakses pada April 2026.

Advance Dental Export. “How to Choose the Right Zirconia Crown: Monolithic vs Layered vs Multilayered”. Diakses pada April 2026.

Editorial Team

Related Article