Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install

5 Alasan Kuku Mudah Patah, dari Kebiasaan Menggigit Kuku sampai Penuaan

5 Alasan Kuku Mudah Patah, dari Kebiasaan Menggigit Kuku sampai Penuaan
Magnific.com
  • Kebiasaan menggigit kuku dapat merusak struktur kuku, menipiskannya, memicu retak, serta melukai kulit sekitar sehingga risiko infeksi meningkat.
  • Paparan berkepanjangan terhadap bahan kimia, termasuk pewarna kuku dan aseton, dapat membuat kuku lebih mudah patah sehingga penggunaannya perlu diperhatikan.
  • Infeksi, kekurangan zat besi serta vitamin B, C, D, dan E, juga penuaan dapat membuat kuku rapuh akibat perubahan kelembapan, keratin, pertumbuhan, dan sirkulasi darah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bagi sebagian wanita, merawat tubuh secara keseluruhan hingga ke area kuku menjadi hal yang rasanya perlu dilakukan. Sebab, menjaga kesehatan kuku juga penting. Apabila tidak diperhatikan, bukan hanya penampilan kuku saja yang terdampak tetapi juga kenyamanan dalam beraktivitas.

Kuku yang tidak terawat juga bisa menimbulkan masalah baru, seperti mudah patah. Lantas, apa saja yang menjadi alasan kuku menjadi mudah patah? Dari kebiasaan menggigit kuku, kontak berlebihan dengan bahan kimia, infeksi, kekurangan nutrisi, hingga penuaan menjadi alasan kuku mudah patah.

Simak penjelasan tentang alasan kuku mudah patah yang perlu kamu tahu berikut ini.

  1. 1. Kebiasaan menggigit kuku

    Kuku
    Magnific.com

    Apakah kamu memiliki kebiasaan menggigit kuku? Tahukah kamu bahwa kebiasaan ini ternyata tak hanya menimbulkan dampak pada kesehatan pencernaan, tetapi juga kuku yang menjadi lebih mudah patah.

    Kebiasaan menggigit kuku dapat merusak permukaan dan struktur kuku, serta membuat kuku menjadi lebih tipis, rapuh, dan mudah retak. Selain itu, menggigit kuku juga dapat melukai kulit di sekitar kuku sehingga meningkatkan risiko terjadinya infeksi. 

  2. 2. Kontak berlebihan dengan bahan kimia

    2148974512.jpg
    Freepik.com

    Apabila kukumu terus terpapar oleh berbagai kandungan yang bersifat kimiawi, seperti pewarna kuku misalnya, ada kemungkinan kuku menjadi lebih mudah patah. Apalagi ketika kamu menggunakannya dalam waktu yang lama.

    Belum lagi kamu harus menghapusnya dengan aseton dan aseton juga bersifat kimiawi. Namun, bukan berarti kamu tidak boleh mengaplikasikan pewarna kuku sama sekali, hanya saja penggunaannya perlu diperhatikan.

  3. 3. Infeksi

    Kuku
    Magnific.com

    Tahukah kamu bahwa infeksi juga bisa terjadi pada kukumu? Meski terbilang tidak lazim, infeksi pada kuku bisa terjadi karena kamu memotongnya terlalu pendek hingga berubah menjadi cantengan.

    Kutikula yang robek juga bisa berakibat pada infeksi yang menyebabkan kuku menjadi mudah patah. Bahkan, kuku yang terlalu lembap bisa menyebabkan seseorang mengalami kuku patah.

  4. 4. Kekurangan vitamin dan mineral

    2149171292.jpg
    Freepik.com

    Setiap bagian tubuh membutuhkan vitamin dan mineral yang berbeda-beda, dan ketika kamu mengalami defisiensi, maka bagian tubuh tersebut bisa terdampak. Hal ini juga bisa terjadi pada kukumu.

    Ya, kekurangan vitamin dan mineral, khususnya zat besi, vitamin B, C, D, hingga E bisa berujung pada kuku yang mudah patah. Untuk itu, mulailah menerapkan pola makan yang sehat dan bergizi agar kesehatan kuku ikut terjaga.

  5. 5. Penuaan

    2149297955.jpg
    Freepik.com

    Penuaan tidak hanya berdampak pada rambut dan kulit saja, tetapi kuku juga ikut mengalami perubahan yang mungkin tak kamu sangka. Seiring pertambahan usia, kekuatan kuku mengalami pelemahan yang berujung pada kuku mudah patah.

    Hal ini terjadi karena kuku menjadi lebih mudah patah karena pertumbuhannya lambat, kelembapan alami kulit dan kuku berkurang, serta struktur keratin kuku menjadi lebih kering dan rapuh. Selain itu, sirkulasi darah ke ujung jari dapat menurun sehingga pertumbuhan kuku tidak seoptimal saat masih muda. 

    Jadi, sudah tahu apa saja alasan kuku mudah patah, kan?

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More