Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
For
You

6 Kesalahan Memakai Hair Dryer yang Bikin Rambut Rusak

6 Kesalahan Memakai Hair Dryer yang Bikin Rambut Rusak
freepik.com

Di balik kemudahannya, penggunaan hair dryer ternyata menyimpan risiko yang sering tidak disadari. Paparan panas berlebih, tekanan udara yang terlalu kuat, hingga teknik pengeringan yang kurang tepat dapat merusak struktur alami rambut secara perlahan.

Tanpa perawatan dan cara penggunaan yang benar, rambut bisa kehilangan kelembapan alaminya dan menjadi lebih rentan terhadap kerusakan. Oleh karena itu, penting untuk memahami kesalahan-kesalahan umum dalam penggunaan hair dryer agar rambut tetap sehat dan terjaga.

Popbela akan membahas kesalahan memakai hair dryer yang bikin rambut rusak dalam ulasan berikut ini. Yuk, simak!

1. Menggunakan suhu terlalu panas

ilustrasi hair dryer
freepik.com/boyarkinamarina

Menggunakan hair dryer dengan suhu terlalu panas merupakan kesalahan paling umum sekaligus paling merusak rambut.

Sebuah penelitian dermatologi menunjukkan bahwa semakin tinggi suhu yang digunakan, semakin besar kerusakan pada kutikula. Pada suhu tinggi sekitar 95°C, rambut dapat mengalami retakan, munculnya lubang pada kutikula, serta permukaan yang menjadi kasar.

Panas berlebih juga merusak struktur kutikula dan lipid pelindung alami rambut, sehingga rambut kehilangan kelembapan. Akibatnya, rambut tampak kusam, lebih mudah patah, dan rentan bercabang.

2. Pemakaian hair dryer yang terlalu dekat dan terlalu lama pada satu titik rambut

Ilustrasi hair dryer
freepik.com/freepik

Mengeringkan rambut dengan hair dryer yang terlalu dekat dan tidak digerakkan sering dianggap sepele, padahal dampaknya cukup besar.

Jarak dekat sekitar 5 cm membuat panas terkonsentrasi dan memicu overheating pada satu titik, sehingga kerusakan jauh lebih parah dibandingkan jarak aman sekitar 15 cm.

Saat hair dryer dibiarkan diam di satu area, panas pun menumpuk dan perlahan merusak kutikula hingga terangkat dan retak berlapis. Akibatnya, rambut terasa kasar, mudah kusut, dan tampak frizzy.

3. Mengeringkan rambut saat masih terlalu basah

Ilustrasi hair dryer
pexels.com/Beyzanur K

Langsung mengeringkan rambut saat masih sangat basah ternyata bisa memicu kerusakan yang tidak terlihat dari luar lho, Bela.

Air yang masih terperangkap di dalam batang rambut akan memanas saat terkena hair dryer, lalu berubah menjadi uap yang menekan struktur bagian dalam. Tekanan ini bisa menimbulkan "bubble damage", yaitu kerusakan internal pada rambut.

Efeknya, rambut kehilangan kekuatan dari dalam, sehingga lebih rapuh dan mudah patah meskipun tampilan luarnya masih terlihat baik-baik saja.

4. Tidak menggunakan heat protection (pelindung panas)

Ilustrasi heat protection
pexels.com/Ann poan

Melewatkan penggunaan heat protection saat memakai hair dryer bisa mempercepat kerusakan rambut. Panas dari alat styling mampu merusak "hydrophobic barrier", yakni lapisan pelindung alami yang menjaga kelembapan rambut.

Ketika lapisan ini terganggu, rambut lebih cepat kehilangan kadar airnya. Akibatnya, rambut terasa kering, teksturnya jadi kasar, dan tampilannya tampak kusam serta kurang berkilau.

5. Menggunakan airflow terlalu kencang

ilustrasi hair dryer
pexels.com/Andrea Piacquadio

Menggunakan airflow yang terlalu kencang saat memakai hair dryer juga bisa memicu kerusakan rambut. Tekanan udara yang tinggi meningkatkan gesekan antar helai rambut, terutama saat kondisi masih basah dan lebih rentan.

Gesekan ini memperparah kerusakan mekanis (friction damage), sehingga kutikula lebih mudah terangkat dan permukaan rambut jadi tidak halus. Dampaknya, rambut terasa lebih kasar, gampang kusut, dan tampak kurang rapi.

Itu dia kesalahan memakai hair dryer yang bikin rambut rusak. Mulai ubah kebiasaan kecil dari sekarang agar rambut tetap sehat dan kuat.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Michael Richards
EditorMichael Richards
Follow Us

Latest in Beauty

See More

6 Kesalahan Memakai Hair Dryer yang Bikin Rambut Rusak

04 Apr 2026, 17:25 WIBBeauty