Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install

7 Tanda Crab Mentality dalam Pertemanan, Bisa Menghambatmu Berkembang

7 Tanda Crab Mentality dalam Pertemanan, Bisa Menghambatmu Berkembang
Pexels.com/Liza Summer
Intinya Sih
  • Crab mentality dalam pertemanan muncul saat teman meremehkan pencapaian, sulit ikut bahagia, dan menjadikan hubungan sebagai ajang perbandingan atau kompetisi.
  • Tandanya termasuk mengecilkan impian, memberi kritik tanpa solusi, menghalangi langkah berkembang, serta tampak lebih antusias saat melihat kegagalan daripada keberhasilanmu.
  • Sikap ini dapat dipicu iri, takut tertinggal, atau kurang percaya diri; hadapi dengan menetapkan batasan, membatasi cerita personal, dan memilih lingkungan yang mendukung pertumbuhan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Pernah merasa temanmu berubah setelah kamu mendapat promosi, memulai bisnis, atau mencapai sesuatu yang membanggakan, Bela? Bukannya ikut senang, mereka justru meremehkan pencapaianmu, menyindir, atau membuatmu merasa bersalah karena berkembang. Jika situasi ini terdengar familiar, bisa jadi kamu sedang berhadapan dengan crab mentality dalam pertemanan.

Istilah ini menggambarkan sikap seseorang yang tanpa sadar berusaha "menarik turun" orang lain agar tetap berada di posisi yang sama dengannya. Melansir dari Medium, fenomena ini sering muncul karena rasa iri, takut tertinggal, atau rendahnya kepercayaan diri.

Nah, berikut beberapa tanda crab mentality dalam pertemanan yang perlu kamu waspadai.

1. Sulit ikut senang saat kamu mendapat kabar baik

Sulit ikut senang saat kamu mendapat kabar baik
Pexels.com/AI25.Studio Studio

Pertemanan yang sehat biasanya akan ikut merayakan pencapaianmu. Sebaliknya, orang dengan crab mentality justru terlihat datar, mengalihkan pembicaraan, atau bahkan memberikan respons yang membuat momen bahagiamu terasa hambar.

Alih-alih memberi ucapan selamat, mereka bisa saja berkata, "Ah, itu kan cuma keberuntungan." Respons seperti ini perlahan membuatmu merasa pencapaianmu tidak berarti.

2. Selalu membanding-bandingkan diri denganmu

Selalu membanding-bandingkan diri denganmu
Pexels.com/Karola G

Perbandingan memang wajar, tetapi kalau setiap percakapan selalu berubah menjadi ajang kompetisi, ini patut diwaspadai. Apa pun yang kamu ceritakan seolah harus mereka tandingi.

Ketika kamu mendapat promosi, mereka langsung membahas pencapaiannya sendiri. Saat kamu membeli sesuatu yang baru, mereka merasa harus memiliki yang lebih baik. Hubungan pun terasa seperti perlombaan, bukan pertemanan.

3. Sering meremehkan impian atau tujuanmu

Sering meremehkan impian atau tujuanmu
Pexels.com/Alena Darmel

Salah satu ciri paling umum dari crab mentality adalah mengecilkan mimpi orang lain. Mereka mungkin mengatakan bahwa targetmu terlalu tinggi, sulit dicapai, atau bahkan mustahil.

Komentar seperti itu sering dibungkus dengan alasan "biar realistis", padahal justru membuatmu kehilangan semangat untuk berkembang.

4. Memberikan kritik yang menjatuhkan, bukan membangun

Memberikan kritik yang menjatuhkan, bukan membangun
Pexels.com/Monstera Production

Kritik yang baik seharusnya membantu seseorang menjadi lebih baik. Namun, orang dengan crab mentality sering memberikan komentar yang terdengar pedas tanpa solusi.

Alih-alih membangun, kritik tersebut justru membuatmu meragukan kemampuan diri sendiri dan merasa tidak cukup baik.

5. Tidak mendukung ketika kamu ingin berkembang

Tidak mendukung ketika kamu ingin berkembang
Pexels.com/Cottonbro

Saat kamu mencoba hal baru, seperti melanjutkan pendidikan, pindah pekerjaan, atau memulai bisnis, mereka justru berusaha membuatmu mengurungkan niat.

Mereka mungkin mengatakan kamu akan gagal, terlalu berisiko, atau lebih baik tetap berada di zona nyaman. Padahal, teman yang baik seharusnya memberi semangat, bukan membatasi langkahmu.

6. Senang saat melihatmu gagal

Senang saat melihatmu gagal
Pexels.com/Kaboompics

Ini merupakan tanda yang cukup serius. Orang dengan crab mentality mungkin tidak menunjukkan kebahagiaannya secara terang-terangan, tetapi mereka tampak lebih antusias saat membahas kegagalanmu dibanding keberhasilanmu.

Bahkan, mereka bisa mengatakan, "Kan aku sudah bilang dari awal," alih-alih memberikan dukungan saat kamu sedang terpuruk.

7. Membuatmu merasa bersalah karena sukses

Membuatmu merasa bersalah karena sukses
Popbela.com/Mart Production

Bukannya bangga, kamu justru dibuat merasa tidak enak setiap kali berhasil mencapai sesuatu. Mereka bisa menganggapmu berubah, terlalu ambisius, atau melupakan teman-teman lama hanya karena hidupmu berkembang.

Padahal, bertumbuh dan meraih kesuksesan bukanlah sesuatu yang perlu membuatmu merasa bersalah. Pertemanan yang sehat seharusnya memberi ruang bagi setiap orang untuk berkembang tanpa saling menjatuhkan.

Bagaimana menyikapi teman yang memiliki crab mentality?

Menghadapi teman dengan crab mentality memang tidak mudah, apalagi jika hubungan persahabatan kalian sudah terjalin cukup lama. Cobalah mulai dengan menetapkan batasan, mengurangi membagikan hal-hal yang bersifat personal kepada orang tersebut, dan kelilingi diri dengan teman-teman yang benar-benar mendukung pertumbuhanmu.

Ingat, pertemanan yang sehat bukan tentang siapa yang paling unggul, melainkan tentang saling memberi semangat agar bisa bertumbuh bersama. Semangat, Bela!

FAQ seputar crab mentality dalam pertemanan

Apa itu crab mentality dalam pertemanan?

Crab mentality dalam pertemanan adalah sikap seseorang yang sulit melihat temannya berhasil sehingga cenderung meremehkan, menghambat, atau membuat temannya merasa bersalah atas pencapaiannya.

Apa penyebab seseorang memiliki crab mentality?

Beberapa penyebabnya antara lain rasa iri, rendah diri, takut tertinggal, kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain, hingga lingkungan yang kompetitif.

Bagaimana cara menghadapi teman yang memiliki crab mentality?

Tetapkan batasan yang sehat, kurangi membagikan hal-hal yang bersifat pribadi, dan bangun hubungan dengan orang-orang yang mampu memberikan dukungan positif terhadap perkembanganmu.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More