Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Review Film 'Senin Harga Naik': Ambisi Berhadapan dengan Luka Keluarga
Instagram.com/filmseninharganaik
  • Film Senin Harga Naik karya Dinna Jasanti menyoroti dinamika keluarga antara ibu dan tiga anaknya, dengan konflik utama antara ambisi pribadi dan ikatan emosional yang belum terselesaikan.
  • Kisah berpusat pada Mutia yang harus menghadapi ibunya setelah proyek kariernya bersinggungan dengan toko roti keluarga, memaksanya menimbang ulang arti kesuksesan dan tanggung jawab keluarga.
  • Aksi Meriam Bellina sebagai Retno menjadi sorotan lewat karakter ibu keras namun rapuh, memperkuat pesan film tentang komunikasi, luka batin, dan cinta dalam hubungan keluarga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Menjadi orang tua bukanlah peran yang memiliki garis akhir yang jelas. Di balik keinginan untuk selalu memberikan yang terbaik bagi anak, sering kali tersimpan rasa lelah, kebingungan, hingga perasaan tidak selalu dimengerti. Pergulatan emosi inilah yang menjadi dasar cerita dalam film Senin Harga Naik, drama keluarga terbaru garapan Dinna Jasanti yang dijadwalkan tayang di bioskop mulai 18 Maret 2026.

Diproduksi oleh Starvision dengan naskah yang ditulis oleh Rino Sarjono, film ini mencoba menghadirkan potret hubungan keluarga yang terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari. Lewat kisah seorang ibu dan tiga anaknya, Senin Harga Naik menggambarkan bagaimana jarak emosional bisa tumbuh perlahan dalam keluarga—sering kali tanpa benar-benar disadari oleh masing-masing pihak.

Sinopsis Film Senin Harga Naik

Film ini mengikuti kisah Mutia (Nadya Arina), perempuan muda ambisius yang memutuskan pergi dari rumah setelah bertengkar dengan ibunya, Retno (Meriam Bellina). Ia ingin membuktikan bahwa dirinya mampu meraih kesuksesan tanpa bergantung pada keluarga.

Tiga tahun kemudian, Mutia berhasil membangun karier di sebuah perusahaan properti dan berada di ambang promosi jabatan. Namun situasinya berubah rumit ketika proyek yang ia tangani ternyata berkaitan dengan rencana penggusuran Mercusuar, toko roti legendaris milik ibunya.

Kondisi tersebut memaksa Mutia kembali pulang dan menghadapi hubungan yang selama ini ia hindari. Bersama kakaknya Amal (Andri Mashadi) dan adiknya Tasya (Nayla D. Purnama), ia mencoba membujuk sang ibu untuk menjual toko tersebut. Namun bagi Retno, Mercusuar bukan sekadar bisnis, melainkan bagian penting dari hidup dan kenangan keluarganya.

Di tengah tarik-menarik antara ambisi karier, tanggung jawab keluarga, dan luka lama yang belum selesai, Mutia harus menghadapi pilihan yang tidak mudah.

Senin Harga Naik
2026
3/5★
Directed by Dinna Jasanti
ProducerChand Parwez Servia, Riza, Mithu Nisar
WriterRino Sarjono
Age RatingSU
GenreDrama, Komedi
Duration116 Minutes
Release Date18 Maret 2026
Thememother, lighthouse, bakery, family relationships, female protagonist, childhood, dramedy, bread, life
Production HouseStarvision Plus, Legacy Pictures
Where to WatchCinema XXI, CGV, Cinepolis
CastNadya Arina, Meriam Bellina, Andri Mashadi, Nayla D. Purnama, Givina Lukita, Hamish Daud, Brandon Salim

Trailer Film Senin Harga Naik

Konflik keluarga yang terasa dekat dengan kehidupan nyata

imdb.com

Sebagai penonton, hal yang paling terasa dari film ini adalah bagaimana konfliknya terasa sangat relatable. Hubungan antara orang tua dan anak digambarkan tidak selalu hangat, bahkan sering dipenuhi salah paham yang menumpuk selama bertahun-tahun.

Film ini menunjukkan bagaimana niat baik orang tua terkadang justru terasa seperti tekanan bagi anak. Sebaliknya, keinginan anak untuk mandiri juga bisa dianggap sebagai bentuk penolakan oleh orang tua. Dinamika inilah yang membuat cerita terasa dekat dengan realitas banyak keluarga.

Tiga bersaudara dengan beban emosinya masing-masing

imdb.com

Cerita tidak hanya berfokus pada Mutia, tetapi juga memperlihatkan dinamika antara tiga bersaudara, yakni Amal, Mutia, dan Tasya. Ketiganya memiliki cara berbeda dalam menghadapi sikap keras sang ibu.

Amal memilih menjaga jarak dan membangun hidupnya sendiri. Mutia berusaha membuktikan kemandiriannya melalui karier. Sementara Tasya justru masih terjebak dalam kontrol keluarga. Perbedaan respons ini membuat konflik terasa lebih kompleks dan manusiawi.

Akting Meriam Bellina yang kuat sebagai sosok ibu

imdb.com

Salah satu kekuatan terbesar film ini ada pada penampilan Meriam Bellina sebagai Retno. Ia berhasil menghadirkan karakter ibu yang keras, penuh prinsip, tetapi juga menyimpan sisi rapuh.

Karakter Retno tidak digambarkan sebagai sosok antagonis sepenuhnya. Justru penonton diajak memahami bahwa di balik sikap kerasnya, ada rasa sayang yang mungkin disampaikan dengan cara yang kurang tepat.

Momen emosional di atap rumah

Instagram.com/filmseninharganaik

Salah satu adegan paling kuat dalam film ini terjadi ketika tiga bersaudara terlibat pertengkaran besar di atap rumah. Tanpa kehadiran sang ibu, mereka akhirnya meluapkan semua emosi yang selama ini dipendam.

Adegan tersebut terasa sangat intens karena emosi para karakter disampaikan dengan cara yang spontan dan jujur. Momen ini menjadi titik penting yang memperlihatkan betapa dalamnya luka yang tersimpan dalam keluarga tersebut.

Drama keluarga yang sederhana tapi reflektif

imdb.com

Di tengah dominasi film horor dan fiksi di layar lebar, Senin Harga Naik hadir sebagai drama keluarga yang lebih intim dan reflektif. Ceritanya tidak menawarkan konflik yang spektakuler, tetapi justru mengandalkan emosi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Pada akhirnya, film ini mengingatkan penonton tentang hubungan keluarga yang sering kali menyimpan perasaan yang tidak pernah benar-benar diucapkan. Dan mungkin, selama masih ada waktu, percakapan dari hati ke hati adalah hal yang paling dibutuhkan.

Editorial Team