Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
For
You

Review Film ‘Tunggu Aku Sukses Nanti’, Keluarga dan Realita Hidup

Review Film ‘Tunggu Aku Sukses Nanti’, Keluarga dan Realita Hidup
instagram.com/tungguakusuksesnanti
Intinya Sih
  • Film ‘Tunggu Aku Sukses Nanti’ karya Naya Anindita menyoroti dinamika keluarga besar saat Lebaran, menghadirkan kisah Arga yang berjuang membuktikan diri di tengah tekanan ekspektasi sosial dan keluarga.
  • Kekuatan utama film ini terletak pada ansambel pemain yang solid serta karakter-karakter yang terasa sangat Indonesia, menggambarkan realitas hubungan keluarga dengan kehangatan dan konflik yang autentik.
  • Perpaduan drama keluarga, persahabatan, dan dunia kerja disajikan seimbang dengan dukungan soundtrack emosional, menjadikan film ini refleksi hangat tentang perjuangan, penerimaan diri, dan makna kebersamaan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Lebaran identik dengan film keluarga. Tersedia banyak drama keluarga yang akan menemani momen Lebaran kali ini di bioskop. Salah satunya adalah film karya sutradara Naya Anindita, Tunggu Aku Sukses Nanti. Bukan menceritakan keluarga kecil seperti kebanyakan film lainnya, Tunggu Aku Sukses Nanti justru bercerita tentang dinamika keluarga besar saat berkumpul. Walau menampilkan suasana Lebaran, tapi cerita di dalamnya tetap akan related dengan momen apa pun kala kumpul keluarga. Tipikal keluarga Asia, khususnya Indonesia, pertanyaan 'horor' seperti "kapan kerja?" sampai "mana calonnya?" hadir dengan kemasan yang emosional berbumbu komedi.

Emosi penonton diajak naik-turun mengikuti perjalanan hidup Arga (Ardit Erwandha) untuk menaikan status sosial keluarganya di hadapan keluarga besarnya. Tak hanya itu, drama hubungan sampai persahabatan yang apa adanya juga tersaji. Simak review film Tunggu Aku Sukses Nanti selengkapnya, di sini.

Sinopsis Tunggu Aku Sukses Nanti (2026)

Film ini mengisahkan anak laki-laki pertama di keluarganya yang bernama Arga (Ardit Erwandha). Sedari kecil, Arga merasa tersingkirkan dan selalu menjadi sasaran cibiran saat kumpul keluarga di momen Lebaran karena ayah dan ibunya 'tak sesukses' saudara-saudara ayahnya yang lain. Ia merupakan seorang pengangguran dan berjuang keras meraih kesuksesan demi menaikkan martabat dan perekonomian keluarganya. Ia selalu mendapatkan pertanyaan penuh tekanan seperti kapan kerja, kapan nikah, bahkan kapan jadi orang sukses oleh para sepupu maupun keluarga besarnya.

Tunggu Aku Sukses Nanti
2026
4.8/5
Directed by Naya Anindita
Producer

Sunil Samtani, Gope T. Samtani

Writer

Evelyn Afnilia

Age Rating

13+

Genre

Komedi, Drama

Duration

110 Minutes

Release Date

18 Maret 2026

Theme

work, mother, father, based on true story, family relationships, unemployed, dramedy, young sisters, life, eid al-fitr, male protagonists

Production House

Rapi Films, Screenplay Films, Legacy Pictures, Vortera Studios

Where to Watch

Cinema XXI, Cinépolis

Cast

Lulu Tobing, Ariyo Wahab, Adzana Ashel, Maudy Efrosina, Fita Anggriani, Reza Chandika, Niniek L. Karim, Ayu Laksmi, Renitasari Adrian, Jamie Aditya, Afgan, Sarah Sechan, Marcella FP, Petra Gabriel Michael, Gusty Pratama, Rudy Kawilarang, Mitchel Surjadi, Ziyan, Arie Kriting, Soleh Solihun, Indra Brasco, Jourdy Pranata, dan Yono Bakrie.

Trailer Tunggu Aku Sukses Nanti (2026)

Still Cut Tunggu Aku Sukses Nanti (2026)

Jika tahun lalu Naya Anindita menghadirkan kisah cinta di momen Lebaran, kali ini sutradara berusia 37 tahun itu memilih jalur yang berbeda. Ia menanggalkan romansa yang manis dan menggantinya dengan drama keluarga yang terasa sangat membumi, seperti potongan kehidupan yang bisa ditemui di rumah sendiri.

Ceritanya sederhana, tetapi justru di situlah kekuatannya, karena berbicara tentang hal-hal yang akrab bagi banyak orang Indonesia, ekspektasi keluarga, rasa ingin membuktikan diri, hingga ekspresi sayang yang sering kali salah. Dari beberapa film drama keluarga yang saya tonton sepanjang tahun ini, Film Tunggu Aku Sukses Nanti cukup menggugah hati.

Ansembel pemain yang epik dan cerita yang related

Film ‘Tunggu Aku Sukses Nanti’
instagram.com/rapifilm

Salah satu kekuatan terbesar film ini adalah ansambel pemainnya yang terasa solid dan menyatu dengan karakternya. Setiap karakter hadir bukan sekadar pelengkap cerita, melainkan seperti potongan puzzle yang saling melengkapi. Mereka membangun dinamika yang terasa hidup, kadang hangat, kadang penuh gesekan, seperti keluarga sungguhan yang tidak selalu rukun, tetapi tetap saling terikat.

Menariknya, karakter-karakter dalam film ini terasa sangat “Indonesia”. Penonton bisa dengan mudah mengenali sosok-sosoknya, tante yang cerewet dan ngeselin tapi ternyata yang paling sayang, sahabat yang ceplas-ceplos tapi pengertian, orang tua yang nggak menuntut, penuh harapan namun sering kali sulit mengungkapkan perasaan, hingga anak laki-laki pertama yang harus membawa tanggung jawab besar untuk mengangkat derajat keluarga. Mereka bukan tokoh yang sempurna, hanya manusia pada umumnya.

Emosi naik turun dengan porsi yang seimbang

Film ‘Tunggu Aku Sukses Nanti’
instagram.com/rapifilm

Yang juga menarik, cerita tidak hanya berpusat pada satu aspek kehidupan. Film ini meramu kisah keluarga, persahabatan, percintaan, dan dunia kerja secara seimbang, seperti potret perjalanan hidup yang tidak pernah berdiri sendiri. Dalam hidup, masalah pekerjaan bisa memengaruhi hubungan dengan keluarga, cinta bisa bersinggungan dengan mimpi, dan persahabatan sering menjadi tempat kita pulang ketika semuanya terasa berat. Semua itu hadir tanpa terasa dipaksakan.

Sepanjang film, emosi penonton diajak naik turun. Ada momen yang membuat kita tertawa karena dialognya terasa sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari, tetapi tak lama kemudian hati dibuat sesak oleh percakapan yang terasa terlalu nyata. Film ini tahu betul kapan harus membuat penonton tersenyum, dan kapan harus membiarkan keheningan berbicara lebih keras dari kata-kata. Itulah yang membuat film tetap hangat, meski ceritanya bisa ditebak.

Soudtrack yang bikin makin emosional

Film ‘Tunggu Aku Sukses Nanti’
instagram.com/rapifilm

Tak kalah penting, deretan soundtrack dalam film ini seperti denyut emosi yang mengiringi perjalanan hidup Arga (Ardhit Erwandha). Lagu-lagu yang dipilih terasa bukan sekadar latar musik, melainkan seperti suara hati yang menemani setiap fase kehidupan sang tokoh.

“Gemilang” dari Perunggu menghadirkan semangat untuk terus melangkah, “Tangguh” dari Petra Sihombing seperti bisikan penguat di saat rapuh, sementara “Hitam Putih” dari Fourtwnty dan “Si Lemah” dari RAN bersama Hindia membawa nuansa reflektif tentang menerima diri sendiri. Menariknya, Ardhit Erwandha dan Reza Chandika juga terlibat dalam pemilihan soundtrack tersebut, membuat setiap lagu terasa semakin personal dengan perjalanan Arga.

Film ‘Tunggu Aku Sukses Nanti’
instagram.com/rapifilm

Pada akhirnya, film Tunggu Aku Sukses Nanti menjadi pengingat bahwa tak ada keluarga yang sempurna, setiap orang punya timeline-nya masing-masing, cara orang peduli itu berbeda dan mungkin salah. Validasi dari orang lain nggak akan membuat kamu puas, hanya diri kamu sendiri yang bisa menentukan apakah itu sudah cukup atau belum. Jangan terlalu fokus dengan kata orang lain, tapi syukuri setiap momen dan hargai setiap orang yang selalu mendukungmu, menyayangimu, dan mengatakan kalau mereka juga bangga padamu.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Windari Subangkit
EditorWindari Subangkit
Follow Us

Latest in Relationship

See More