Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
For
You

Bagaimana Persiapan Pernikahan Tanpa Wedding Organizer? Ini Panduannya

Bagaimana Persiapan Pernikahan Tanpa Wedding Organizer? Ini Panduannya
ilustrasi pernikahan (instagram.com/@aksara.organizer)
Intinya Sih
  • Artikel membahas panduan lengkap mempersiapkan pernikahan tanpa bantuan wedding organizer, mulai dari menentukan konsep hingga memastikan seluruh persiapan berjalan lancar.
  • Langkah penting meliputi penyusunan anggaran, pemilihan venue dan vendor terpercaya, serta penentuan jumlah tamu sesuai konsep acara yang diinginkan pasangan.
  • Ditekankan pentingnya koordinasi dengan orang terdekat dan pengecekan ulang seluruh detail agar acara pernikahan tetap terorganisasi meski dilakukan secara mandiri.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Penggunaan jasa wedding organizer (WO) bisa sangat membantu dalam mempersiapkan acara pernikahan. Namun, beberapa pasangan memilih untuk mempersiapkan acara sakral nan istimewa mereka secara mandiri, tanpa bantuan WO. Biasanya, hal ini dilakukan dengan tujuan menghemat biaya, maupun mendapatkan kepuasan personal dalam mengelola acara pernikahan sendiri.

Kalau kamu salah satu yang tertarik mempersiapkan momen spesialmu tanpa bantuan WO, kamu mungkin bertanya-tanya, bagaimana persiapan pernikahan tanpa wedding organizer?

Walau bisa jadi hal yang menantang, tapi dengan memahami panduannya berikut ini, persiapan acara pernikahanmu dijamin tetap bisa berjalan dengan lancar. Yuk, simak artikelnya sampai selesai!

1. Tentukan konsep acara pernikahan

ilustrasi wedding (pexels.com/HAROLD PRODUCTIONS)
ilustrasi wedding (pexels.com/HAROLD PRODUCTIONS)

Langkah pertama adalah diskusikan konsep pesta pernikahan yang kamu kehendaki dengan pasangan. Apakah acara pernikahan ingin digelar secara indoor atau outdoor? Lalu, tema apa yang ingin diusung, apakah tradisional, modern, atau perpaduan keduanya? Hal-hal tersebut menjadi dasar yang penting untuk dibicarakan sejak awal ketika berencana mempersiapkan pernikahan tanpa bantuan dari jasa wedding organizer.

2. Buat rincian biaya

ilustrasi pasangan merencanakan pernikahan (pexels.com/Antoni Shkraba Studio)
ilustrasi pasangan merencanakan pernikahan (pexels.com/Antoni Shkraba Studio)

Selanjutnya, kamu dan pasangan dapat menyepakati biaya dan membuat rincian anggaran pernikahan. Catatlah estimasi biaya yang dikeluarkan untuk setiap kebutuhan pesta, mulai dari anggaran venue, hingga vendor pendukung acara. Perincian ini tentu amat berguna agar kamu dan pasangan tidak melampaui budget yang sudah disepakati bersama ketika hendak mencari vendor pernikahan.

3. Sepakati jumlah dan daftar tamu undangan

ilustrasi pasangan merencanakan pernikahan (pexels.com/Ketut Subiyanto)
ilustrasi pasangan merencanakan pernikahan (pexels.com/Ketut Subiyanto)

Selanjutnya, tentukan jumlah tamu undangan serta siapa saja yang akan diundang. Hal ini penting untuk dipikirkan sedari awal, mengingat jumlah tamu akan memengaruhi berbagai aspek persiapan acara, seperti pemilihan venue, jumlah katering, hingga biaya yang perlu disiapkan. 

Apabila kamu dan pasangan berencana mengadakan acara dengan konsep intimate, proses penentuan jumlah tamu tentu akan lebih mudah. Namun, jika kamu ingin mengundang lebih banyak tamu, buatlah daftar tamu secara mendetail. Kamu bisa mencatat anggota keluarga besar dari kedua belah pihak, teman, hingga rekan kerja yang hendak diundang.

4. Pilih venue yang cocok

Gedung Kologdam (bridestory.com)
Gedung Kologdam (bridestory.com)

Kalau konsep dan daftar tamu undangan sudah disepakati bersama, memilih tempat pernikahan yang cocok untuk mendukung acara menjadi langkah selanjutnya. Kamu bisa temukan referensi tempat dari keluarga, sahabat, maupun menemukannya sendiri melalui sosial media.

Selain menentukan venue yang tepat, penting untuk mengecek aksesibilitas dan fasilitas tempat pernikahan. Disarankan agar lokasi pernikahan mudah untuk dijangkau, serta punya lahan parkir yang memadai agar tidak menyulitkan para tamu undangan untuk memarkirkan kendaraannya.

5. Pilih vendor pendukung yang terpercaya

Heni Catering (instagram.com/@henicatering)
Heni Catering (instagram.com/@henicatering)

Mulai dari vendor katering, dekorasi, baju dan tata rias pengantin, hingga undangan pernikahan, pastikan kamu memilih vendor yang terpercaya ya, Bela. Oleh karenanya, mengecek portofolio vendor secara teliti sangatlah disarankan, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Jangan sampai tergiur menggunakan vendor yang membanderol harga terlampau murah, tapi mempunyai reputasi yang buruk, atau bahkan tidak memiliki rekam jejak pekerjaan yang jelas.

6. Siapkan susunan acara

ilustrasi mempersiapkan pernikahan (freepik.com/freepik)
ilustrasi mempersiapkan pernikahan (freepik.com/freepik)

Karena tidak menggunakan wedding organizer, kamu dan pasangan mesti menyiapkan susunan acara di hari pernikahan secara mendetail. Apabila kamu berencana menyewa jasa MC pernikahan, maka kamu bisa berkonsultasi perihal susunan acara dengannya. Pastikan seluruh rangkaian acara inti masuk ke dalam rundown yang dibuat. Dengan begitu, diharapkan acara dapat berlangsung dengan lebih lancar dan terorganisasi dengan baik.

7. Minta bantuan orang terdekat

ilustrasi ngobrol sama teman (freepik.com/freepik)
ilustrasi ngobrol sama teman (freepik.com/freepik)

Mempersiapkan pernikahan secara mandiri bisa terasa lebih sulit, ketimbang menggunakan jasa pengaturan pernikahan. Maka dari itu, meminta bantuan dari keluarga, sahabat, maupun kerabat dekat untuk mempersiapkan segala urusan perencanaan pernikahan bisa jadi hal yang amat penting. Kamu dapat delegasikan tugas untuk setiap rangkaian persiapan pernikahan, mulai dari siapa yang akan mengurusi vendor katering, tata rias pengantin, venue dan dekorasi, dan lain sebagainya.

8. Cek ulang seluruh persiapan

ilustrasi pasangan merencanakan pernikahan (pexels.com/Mikhail Nilov)
ilustrasi pasangan merencanakan pernikahan (pexels.com/Mikhail Nilov)

Setelah semua selesai disiapkan, pengecekan ulang terkait progress persiapan acara menjadi hal yang krusial. Langkah ini penting dilakukan guna memastikan bahwa seluruh pendukung acara siap untuk berkontribusi secara maksimal pada hari-H. Kamu dapat mengontak setiap vendor dan mengonfirmasi bahwa tidak ada kendala dalam proses persiapan acara.

Selain itu, jangan lupa untuk mengecek ulang undangan yang telah disebar. Pastikan bahwa tidak ada undangan yang kamu lewatkan.

So, dengan memahami bagaimana persiapan pernikahan tanpa wedding organizer di atas, semoga kamu dan pasangan dapat mempersiapkan acara pernikahan secara lebih matang dan terorganisasi dengan baik, ya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Windari Subangkit
EditorWindari Subangkit
Follow Us

Latest in Relationship

See More