Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install

17 Puisi tentang Cinta dalam Diam yang Menyentuh Hati

17 Puisi tentang Cinta dalam Diam yang Menyentuh Hati
i1.wp.com
Share Article

Ketika jatuh cinta, perasaan yang lebih sering muncul pastinya adalah bahagia atau senang. Melihat dia tersenyum juga akan turut membuatmu ikut tersenyum. Kamu akan selalu mencari cara untuk bisa dekat dengan orang yang kamu sayangi.

Nggak hanya itu, kamu juga pasti akan memberikan perhatian ekstra hanya agar orang yang kamu sayangi itu merasa diperlakukan dengan baik dan akhirnya sadar bahwa kamu begitu menyanginya. Sayangnya, nggak semua orang bisa berlaku demikian, lho. 

Beberapa orang yang lain ternyata mengalami kesulitan dalam mengungkapkan perasaannya. Akhirnya, hanya bisa diam dan memendam perasaannya. Meski menyiksa, kebanyakan dari mereka tetap bertahan dengan cara yang seperti ini. Kalau kamu salah satunya, yuk, simak kumpulan puisi tentang cinta dalam diam pilihan Popbela yang satu ini.

  1. 1. Cinta dalam Diam

    pinterest.com/sparkitors/
    pinterest.com/sparkitors/

    Entah harus dari mana harus kumulai cerita ini
    Kabut sunyi perlahan mulai merayap di hati

    Aku yang mencintaimu dalam diam
    Menahan rindu yang kian tak teredam

    Ingin rasanya aku bertemu denganmu
    Tapi, menyapamu saja aku tak mampu
    Lalu, apa dayaku?
    Bahkan anginpun membisu
    Ketika aku mengadu tentang apa saja yang bertalian dengan dirimu

    Mungkin bagiku cukup Tuhan yang tahu
    Tentang apa dan bagaimana perasaanku
    Karena bahagiaku, masih bisa menyelipkan namamu dalam setiap doaku

    -Frans Elka Saputra

  2. 2. Tentang Cinta dalam Diam

    pinterest.com/simplicity88/
    pinterest.com/simplicity88/

    Jika kau bertanya
    Tentang cinta dalam diam. 

    Mungkin,
    Ia adalah rasa indah dalam dada,
    Yang tak sanggup diungkapkan.

    Karena,
    Ada kecemasan 
    Jangan-jangan harapan kan bertemu dengan kekecewaan. 

    Jika kau bertanya
    Tentang cinta dalam diam.

    Bisa jadi,
    Ia adalah rasaku kepadamu,
    Yang kupendam bertahun-tahun,
    Dari dahulu, sekarang, mungkin juga nanti.

    Tapi,
    Aku tak mau mengganggumu,
    Jangan-jangan kau menerima cintaku.

    Padahal,
    Mungkin saja 
    Aku tak sanggup memberi sebutir kebahagiaan, sekolam permata untukmu. 

    Itu.

    -Anonim

  3. 3. Bungkam

    pexels.com/RDNE Stock project
    pexels.com/RDNE Stock project

    Di sana,
    ada seguyur Hujan dan Seuntai Bunga,
    yang sedang Berbincang
    tentang Pahitnya sebuah PAMIT
    Tentang Sunyinya sebuah SEPI..

    Disana, ada sebuah kapal kecil di pelabuhan,
    Yang tengah bercengkrama,
    Tentang rasa yang tidak tersampaikan,
    Tentang asa yang kian memudar.

    Disini, ada seorang insan,
    Yang tengah menadahkan tangan,
    Menghadap Sang Pengarang,
    Akan harapan yang terbuang.

    Disini, ada seorang laki-laki,
    Menyesali takdir seraya memaki,
    Menginyam rasa tanpa peduli,
    Tentang cinta terpendam di dalam hati.

    -Anonim

  4. 4. Sungguh Sayang

    pinterest.com/Pets_life_animals_love/
    pinterest.com/Pets_life_animals_love/

    Sadarilah Sedari dulu
    untuk Sadar dalam Kesadaran,
    bahwa,
    Dia adalah Kapal Raksasa,
    yang Gagah Berani,
    menaungi Samudera.

    Sedang Kamu hanya Dermaga buruk,
    Pelabuhan Kecil,
    yang Dekil tak terawat.

    Sayang,
    Sungguh Sayang,
    Nyatanya Kamu bukan tempat,
    untuknya Berlabuh.

    -Anonim

  5. 5. Andai Saja

    pexels.com/Andrea Piacquadio
    pexels.com/Andrea Piacquadio

    Andai Senja mengerti,
    betapa pahitnya sebuah keheningan,
    mungkin saja dia tak ingin melalui sedetikpun momen,
    saat Fajar menyongsong.

    dan Jikalau Mentari bisa mendengar,
    sayup iba dari burung yang berpulang ke sarang,
    mungkin dia ingin bertahan sebentar lagi,
    sebelum TUHAN-nya membangunkan kembali.

    Lalu, bagaimana dengan seorang laki-laki,
    Yang tetap berpegang teguh,
    Pada rasa yang sebenarnya tak memberi teduh?

    Bagaimana dengan seonggok harapan,
    Dari seseorang yang bahkan lupa,
    Tentang dunia yang begitu lapang?

    Andai saya Engkau mengerti,
    Andai saja Engkau pahami,
    Rasa ini begitu berarti,
    Kucintaimu dalam Diam sepanjang hari.

    -Anonim

  6. 6. Diam

    pinterest.com/hanandran/
    pinterest.com/hanandran/

    Aku tak tahu sampai kapan
    rasa ini terus tumbuh di dalam dada
    rasa yang begitu bergemuruh
    rasa yang begitu indah
    yang membuatku
    selalu tersenyum sendiri
    memeluk sepi
    setiap malam

    Bayangmu,
    selalu hadir
    saat hari beranjak gelap

    Bersama dengan rindu
    yang datang menyergap
    bagai hawa dingin kala subuh

    Kepadamu dambaan hati
    cinta ini adalah cinta yang sepi
    cinta yang bisu
    yang tak sanggup kusampaikan kepadamu

    Entah
    sampai
    kapan

    -Anonim

  7. 7. Isyarat dan Doa

    pexels.com/Ketut Subiyanto
    pexels.com/Ketut Subiyanto

    Kau adalah harapan
    kau adalah impian
    yang tak sanggup kukatakan

    Kasih
    seandainya kau tahu
    apa yang kurasakan setiap malam
    seandainya kau tahu
    bagaimana perasaanku
    saat kau lewat di depanku

    Namun sayang
    terlalu rapat kupendam perasaan ini
    Kau tak akan mungkin tahu

    Aku takut mengucap satu kata
    yang selama ini aku rasakan

    Aku hanya mampu berpuisi
    mengadu pada rembulan
    di kejauhan

    juga pada bantal
    tempat kusandarkan kepalaku

    Kau terlalu istimewa bagiku
    hingga perasaanku berkata
    kau tak mungkin kugapai

    Hanya doa
    disertai lelehan air mata
    berharap Tuhan
    menolong hamba

    dari derita cinta
    yang tak bisa
    diungkapkan
    dengan
    kata-kata

    ---Anonim

  8. 8. Kekasih Tersembunyi

    pinterest.com/ohbestdayever/
    pinterest.com/ohbestdayever/

    Hanya lewat goresan kata
    Kuhaturkan segenap rasa
    Yang kupendam dalam puncak asmara
    Takkan hilang dalam hitungan masa

    Jika Tuhan mengijinkan
    Ijinkan aku menyayangi
    Dalam derai tawa
    Tangis airmata
    Ataupun dalam cinta
    Yang terpendam rahasia

    -Icha Anggreini

  9. 9. Menangis Tanpa Air Mata

    pexels.com/cottonbro studio
    pexels.com/cottonbro studio

    Mentari tak pernah tinggalkan bumi
    Cahayanya hanya tertutupi mendung
    Allah pun tak pernah tinggalkan hamba
    KasihNya meliputi langit dan bumi
    Demikian pula cintaku padamu
    Tak pernah meninggalkanmu

    Walau hati kadang kau toreh sembilu
    Walau hati kadang kau belai pilu
    Disinilah aku, menangis tanpa air mata
    Selalu bertahan pada satu nama

    Mencoba menyerah tapi tak menyerah
    Mencoba membenci tapi mencinta
    Karena ku tahu sayang
    Dalam kalbumu terpendam cinta
    Tatapan netramu terselubung rindu

    Ku kan menunggu hatimu luruh
    Pada satu cinta satu nama
    Sampai waktu membuktikan
    Hanya namaku terukir di hatimu
    Hanya aku pemilik hatimu
    Dan kaulah pemilik hati ku

    -Nurbaeti

  10. 10. Di Sepertiga Malam

    pinterest.com/unequivocalbee/
    pinterest.com/unequivocalbee/

    Bulan perlahan menengah, 
    Seakan mengajak bertadah,
    Menghadap Sang Pemberi Anugrah,
    Sungguh, Hati ini Resah.

    Sementara Aku disini,
    Masih berbaur bersama Mimpi,
    Tersentak, terbangun di keheningan dinihari,
    Seketika berpikir, mengapa Kau tak disini ?

    Percikan air basuhi muka dan kepala,
    Bentangkan Sajadah tenangkan Jiwa,
    Disana, Aku ceritakan semua yang kupunya,
    Kamu, senyuman, dan sekeping Asa,
    Yang tak bertuan dan tak tau arah.

    Kepada Sang Khalik,
    Penguasa Bumi dan Langit,
    Kudoakan Dirimu disetiap Detik,
    Hingga Air Mata jatuh menitik,
    Basahi mulut yang kian menukik.

    Malam semakin Hening,
    Harapan kian menyingsing,
    Entah itu ada atau malah berpaling,
    Dan hancurkan hati hingga berkeping-keping.

    -Anonim

  11. 11. Jatuh Cinta Padamu

    pexels.com/Pavel Danilyuk
    pexels.com/Pavel Danilyuk

    Memesonanya kamu
    Manisnya senyummu
    Menghiasi raut wajahmu
    Mendiamkan detak jantungku
    Mataku jadi penangkap senyummu
    Yang menghantam jantungku

    Bingung tak menentu
    Dengan kehadiranmu
    Mungkinkah menerimaku
    Kutakut kehilanganmu
    Bila kau tahu perasaanku
    Yang jatuh cinta padamu

    -Anonim

  12. 12. Doa

    unsplash.com/Dev Asangbam
    unsplash.com/Dev Asangbam

    Kepada pemeluk teguh
    Tuhanku
    Dalam termangu
    Aku masih menyebut namamu

    Biar susah sungguh
    Mengingat Kau penuh seluruh
    CahayaMu panas suci
    Tinggal kerdip lilin di kelam sunyi

    Tuhanku
    Aku hilang bentuk
    Remuk
    Tuhanku Aku mengembara di negeri asing
    Tuhanku
    Di pintuMu aku mengetuk
    Aku tidak bisa berpaling

    -Chairil Anwar

  13. 13. Kamu

    pexels.com/Pavel Danilyuk
    pexels.com/Pavel Danilyuk

    Aku merasa bahwa aku tidak bisa mencintai siapa pun,
    Bahwa tak seorang pun akan mampu mengisi kekosongan di hatiku,
    Tapi itu semua berubah saat aku bertemu denganmu.
     
    Kemudian aku menyadari bahwa kamu selalu ada di pikiranku.
    Kamu lucu dan manis.
    Kamu membuatku tertawa dan tersenyum.
    Kamu mengambil semua kemarahan dan kesedihanku.

    Kamu membuatku lemah ketika aku berbicara denganmu.
    Lalu aku mulai menulis puisi tentangmu
    Sekarang aku telah menyadari bahwa aku telah putus asa jatuh cinta denganmu.

    -Anonim

  14. 14. Cinta dalam Diam

    freepik.com
    freepik.com

    Aku memilih mencintaimu dalam diam
    Karena dalam diam tak akan ada penolakan
     
    Aku memilih mencintaimu dalam kesepian
    Karena dalam kesepian tidak ada orang lain yang memilikimu, kecuali aku

    Aku memilih memujamu dari kejauhan
    Karena kejauhan melindungiku dari rasa sakit

    Aku memilih menciummu dalam angin
    Bukankah bibirku juga akan merasakan kelembutan dari angin?

    Aku memilih memilikimu dalam mimpi
    Karena dalam mimpiku, kamu tidak akan pernah mati

    -Jalaludin Rumi

  15. 15. Diam-Diam Cinta

    freepik.com
    freepik.com

    Sebatas ini mampuku

    Memandang punggungmu dari jauh

    Mencuri-curi senyuman manis tanpa seizinmu

    Menulis kagum pada lembaran kertas buku

    Cupu

    Buang-buang waktu

    Tapi, aku menikmati itu

    -Anonim

  16. 16. Bersembunyi dalam Rindu

    pexels.com/Juan Pablo Serrano
    pexels.com/Juan Pablo Serrano

    Aku merindukan debur ombak

    Tapi tak mampu temui pantai

    Bulan indah memang, tetapi hambar malamku

    Saat kegundahan hati adalah tentangmu

    Semoga kau baik di sana

    Meski harapanku belum seperti yang kumau

    Biarlah sementara ini aku dengan pertanyaan itu

    Bersembunyi dalam rindu

    -Rivan Dewana

  17. 17. Hanya

    pexels.com/Luis Zambrano
    pexels.com/Luis Zambrano

    Hanya suara burung yang kau dengar
    dan tak pernah kau lihat burung itu
    tapi tahu burung itu ada di sana
     
    Hanya desir angin yang kau rasa
    dan tak pernah kau lihat angin itu
    tapi percaya angin itu ada di sekitarmu

    Hanya doaku yang bergetar malam ini
    dan tak pernah kau lihat siapa aku
    tapi yakin aku ada di dalam dirimu

    -Sapardi Djoko Damono

    Itulah kumpulan puisi tentang cinta dalam diam yang bisa mewakilkan perasaanmu saat ini.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More