Pacar - 여자친구 (yeojachingu)
Pacar - 남자친구 (namjachingu)
Permen - 사탕 (satang)
Coklat - 초코릿 (chokolit)
Buket bunga - 꽃다발 (kkotdabal)
Hadiah - 선물 (seonmul)
Kencan - 데이트 (deiteu)
Cinta - 사랑 (sarang)
Aku cinta kamu - 사랑해요 (Saranghaeyo)
14 Maret - 3월 14일 (samwol sipsail)
Pengakuan cinta - 사랑을 고백하다 (sarangeul gobaekada)
Memberi hadiah - 선물을 주다 (seonmureul juda)
Yang tercinta - 사랑하는 사람 (saranghaneun saram)
6 Perbedaan White Day di Jepang dan Korea, Apa Saja?

White Day dirayakan tiap 14 Maret sebagai hari balasan Valentine, di mana laki-laki memberi hadiah kepada perempuan yang sebelumnya memberi cokelat.
Di Jepang, tradisi White Day mencakup pemberian hadiah bernilai lebih besar dan juga untuk teman dekat melalui konsep tomo choco, sedangkan di Korea fokusnya pada pasangan romantis.
Korea memiliki perayaan lanjutan bernama Black Day pada 14 April bagi para lajang, sementara Jepang menekankan sistem giri-choco dan ungkapan sopan dalam merayakan White Day.
White Day menjadi hari libur romantis yang dirayakan setiap tahun pada tanggal 14 Maret di negara-negara Asia Timur, termasuk Korea Selatan, Jepang, dan Taiwan. Hari ini berfungsi sebagai "hari balasan" untuk Hari Valentine, di mana laki-laki membalas budi dengan memberikan hadiah kepada wanita yang telah memberi mereka cokelat sebulan sebelumnya.
Meskipun terlihat sama, namun ada beberapa perbedaan White Day di Jepang maupun di Korea. Nah, kira-kira apa saja itu perbedaannya? Cari tahu di sini jawabannya!
1. Pemberian hadiah

Di Jepang, jika laki-laki menerima hadiah dari seorang perempuan pada Hari Valentine, mereka akan membalasnya di White Day yang nilainya 2 atau 3 kali lipat dari nilai hadiah yang diterima.
Sementara itu, di Korea Selatan laki-laki akan memberikan hadiah-hadiah yang manis seperti sesuatu yang berwarna putih dapat berupa cokelat, bunga putih, atau barang bagus apa pun yang berwarna putih. Namun, saat ini, hadiah tidak lagi terbatas pada hadiah berwarna putih.
2. Di Jepang White Day juga untuk teman dekat

Tradisi pemberian hadiah White Day tidak hanya diperuntukkan bagi pasangan romantis, tetapi juga bagi teman dekat. Inilah inti dari tomo choco. Tomo choco juga disebut "cokelat teman" karena ditujukan untuk teman dekat. Secara khusus, ini untuk para perempuan yang ingin membeli hadiah White Day untuk teman-teman perempuan terdekat mereka.
Keberadaan tomo choco sederhananya agar mereka yang nggak punya pacar tetap bisa merasakan keseruan White Day. Selain itu, ini adalah cara yang bagus untuk memperkuat persahabatan antar perempuan, karena hari-hari romantis seperti Hari Valentine dan White Day dapat terlalu menekankan hubungan romantis.
3. White Day di Korea bersamaan dengan Black Day

Setelah White Day, di Korea juga merayakan Black Day yang jatuh pada tanggal 14 April. Black Day adalah hari kumpul-kumpul untuk teman-teman lajang sambil makan jajangmyeon, yaitu mie Korea-Cina yang lezat dengan saus kacang hitam kental.
Jika White Day identik dengan cokelat putih, permen warna-warni, dan pengakuan cinta romantis, Black Day diperuntukkan bagi semua orang yang tidak menerima hadiah selama dua bulan sebelumnya. Jadi, Black Day adalah cara yang menyenangkan dan ringan untuk "merayakan" status lajang dengan semangkuk makanan yang menenangkan!
4. Perbedaan pandangan di Korea dan Jepang

Di Jepang White Day memiliki sistem sistem giri-choco (kewajiban memberi cokelat) yang sangat mengakar, di mana perempuan memberikan cokelat kepada rekan kerja pria pada Hari Valentine, dan laki-laki harus membalasnya pada White Day. Sementara itu, pada White Day di Korea ada beberapa tradisi dalam pemberian hadiah, dan penekanannya condong kepada pengakuan romantis dan kencan.
Selain itu, banyak toko di Korea yang menyediakan keranjang hadiah siap pakai, boneka beruang besar, permen, dan bunga yang mungkin juga ingin dibeli laki-laki untuk pacar mereka pada hari tersebut. Setiap tahun pada tanggal 14 Maret, toko-toko akan dipenuhi oleh laki-laki yang berpikir untuk memberikan hadiah kepada pasangan mereka untuk White Day.
5. Bahasa yang sering digunakan saat White Day di Korea

Ada beberapa ungkapan yang sering digunakan saat White Day di Korea, berikut adalah selengkapnya:
6. Bahasa yang sering digunakan saat White Day di Jepang

Ada beberapa ungkapan yang sering digunakan saat White Day di Jepang, berikut adalah selengkapnya:
ありがとう (Arigatou) → Terima kasih
Digunakan untuk mengungkapkan rasa syukur atas hadiah Valentine sebelumnya.これからもよろしくね (Kore kara mo yoroshiku ne) → Mari terus menjalin hubungan baik
Ungkapan yang hangat, sering dipakai untuk pasangan maupun teman dekat.好きです (Suki desu) → Aku suka kamu
Ungkapan cinta sederhana, biasanya diucapkan oleh laki-laki saat membalas perasaan.愛してる (Aishiteru) → Aku mencintaimu
Lebih dalam dan serius, biasanya untuk hubungan yang sudah dekat.ホワイトデーおめでとう (Howaito Dē omedetō) → Selamat White Day
Ungkapan ringan yang sering muncul di kartu ucapan atau dekorasi toko.
Sebenarnya perbedaan White Day di Jepang dan Korea nggak terlalu jauh, Bela. Bagaimana, sudah paham?


















