Cemburu adalah salah perasaan yang mendiami hati manusia, yang oleh banyak orang dikelompokkan ke dalam kategori insecure. Kamu bisa merasakan cemburu dalam aspek apa pun dan kepada siapa pun, baik itu dengan saudara, teman, rekan kerja, juga pada pasangan. Namun, perasaan ini lebih sering dibahas dalam hubungan asmara.

Ada yang bilang jika cemburu adalah sikap kurang sehat yang dapat mengancam hubungan. Karena cemburu menandakan kalau kamu nggak percaya dengan pasanganmu dan membuatmu membatasi gerak-geriknya. Namun, sebagian bilang kalau cemburu itu hal yang dibutuhkan dalam hubungan. Bahkan melansir dari Bustle, ada beberapa hal yang memang wajar atau pantas untuk kamu cemburui. Apa saja?

Kamu Nggak Perlu Merasa Bersalah Cemburu Sama Si Dia karena 7 Hal Ini

Salah satu hal paling membahagiakan dalam hubungan adalah dapat menerima dan memberikan nasihat atau saran pada pasangan. Walau kadang dirinya nggak melakukan semua masukkan darimu, melihat ia mau mendengarkan setiap kata darimu terasa sangat menyenangkan.

Jika pasangan nggak pernah mendengarkan saran darimu, bahkan menolak secara terang-terangan, namun ia mau mendengarkan keluarga atau temannya, nggak salah jika kamu merasa cemburu, Bela. Karena sikapnya tersebut menunjukkan kalau ia kurang menghargai pendapat atau pikiranmu. Ada sesuatu yang ia sembunyikan, kemungkinan besar ia belum memercayaimu hingga mau mendengarkanmu. Diskusikan dengannya untuk dapat mengatasi masalah ini, sekaligus mengatasi rasa insecure-mu atas sikapnya tersebut.

Kamu Nggak Perlu Merasa Bersalah Cemburu Sama Si Dia karena 7 Hal Ini

Menjadi mandiri itu penting dalam hubungan asmara yang sehat. Namun, ada perbedaan antara kamu dan pasangan membuat waktu untuk diri sendiri dengan pasangan yang selalu menempatkanmu di urutan terakhir dalam daftar prioritasnya. Ini sangat mudah terjadi ketika kamu dan pasangan sama-sama sibuk, atau kamu dan dirinya tinggal bersama dalam waktu lama sehingga merasa terbiasa.

Perlahan-lahan, kamu terbiasa melihat pasangan lebih mementingkan waktunya bermain dengan teman atau mengurus pekerjaannya. Namun seiring berjalannya waktu, rasa cemburu itu akan datang menghampiri. Coba ajak pasangan untuk meluangkan waktu bersama, menghabiskannya dengan kencan atau liburan. Aktivitas romantis ini dapat mengingatkannya kembali tentang dirimu dan hubungan, serta membuatnya menempatkanmu ke dalam urutan teratas prioritasnya.

Kamu Nggak Perlu Merasa Bersalah Cemburu Sama Si Dia karena 7 Hal Ini

Sebagian orang dapat berdamai dengan mantannya. Ada yang memilih memutuskan komunikasi dan menjalani hidup masing-masing. Ada pula yang tetap menjaga hubungan baik dengan menjadi teman. Rasa cemburu itu nggak pelak datang menghampiri ketika kamu melihat pasangan dan mantannya dapat bersikap baik pada satu sama lain. Namun, kamu nggak perlu khawatir karena mereka telah menempatkan masa lalu keduanya di belakang.

Namun, kamu wajar untuk bersikap cemburu ketika mantan dari pasangan bersikap melampaui batas. Entah dirinya terlihat terlalu dekat secara fisik dengan pasangan, entah dirinya masih melemparkan tatapan menggoda pada pasanganmu, entah mantan masih mencoba menghabiskan waktu berdua bersama pasanganmu. Diskusikan mengenai perasaanmu ini dengan pasangan. Jika memungkinkan, minta dirinya untuk memutuskan segala bentuk komunikasi dengan mantannya. Namun jika ia masih ragu untuk melakukannya, tandanya kamu belum menjadi prioritasnya, Bela.

Kamu Nggak Perlu Merasa Bersalah Cemburu Sama Si Dia karena 7 Hal Ini

Pujian itu penting karena hal itu dapat meningkatkan kepercayaan diri, terlebih jika itu diberikan oleh orang yang menyayangi, seperti pasanganmu. Namun jika pasangan jarang memujimu, wajarkah untuk cemburu? Wajar, kok.

Apalagi ketika pasangan lebih sering memuji orang lain, dan mengritik dirimu, Bela. Mungkin ia hanya bersikap baik pada orang lain. Namun, sikapnya tersebut menunjukkan kalau dirinya nggak mau membuatmu merasa lebih baik, merasa baik-baik saja untuk menjatuhkan perasaanmu, dan enggan memujimu karena merasa kamu kurang pantas mendapatkannya. 

Kamu Nggak Perlu Merasa Bersalah Cemburu Sama Si Dia karena 7 Hal Ini

Tentu, rasanya menyenangkan untuk dapat dihargai oleh orang lain di luar pasangan. Namun jika pasangan selalu mencari perhatian dari orang lain, menanyakan keabsahan perasaannya dengan berbagai macam cara dari orang luar, kemungkinan ia memiliki masalah yang lebih serius. Sikapnya ini wajar mengundang rasa cemburu dari dalam dirimu. Kalau merasa kurang nyaman, ajak pasangan untuk membicarakan sikapnya tersebut agar dapat membuat suasana hubungan yang lebih sehat.

Kamu Nggak Perlu Merasa Bersalah Cemburu Sama Si Dia karena 7 Hal Ini

Cemburu pada pekerjaan pasangan karena ia lebih sering menghabiskan waktunya untuk berkarier? Sikapmu tersebut bukan hal yang kenakan-kanakkan, bahkan wajar, kok. Meski nggak ada yang salah untuk bekerja keras dan mendedikasikan waktu untuk karier demi menggapai cita-cita, hal itu dapat merusak keharmonisan hubungan.

Salah satu pihak akan kehilangan perhatian yang dibutuhkan dan merasa pihak lainnya nggak menempatkan dirinya setelah pekerjaannya. Kamu perlu membicarakan masalah ini dengan pasangan, Bela. Ajak ia untuk memiliki waktu berkualitas denganmu untuk membuat hubungan kembali romantis.

Kamu Nggak Perlu Merasa Bersalah Cemburu Sama Si Dia karena 7 Hal Ini

Saat menyayangi seseorang, kamu mau dirinya menjadi bagian dari hidupmu dan ingin menunjukkan dirinya pada orang lain yang telah menjadi bagian dari duniamu, seperti keluarga dan teman-teman. Namun ketika pasangan selalu menghindar saat kamu mengajaknya bergabung dengan teman-temanmu, itulah rasa cemburu hadir.

Hal ini wajar terjadi karena sikapnya tersebut memunculkan berbagai pertanyaan dalam kepalamu, seperti "Apa pasangan nggak menganggap hubungan ini serius?" atau, "Apa pasangan nggak suka dengan teman-temanmu?" Apa pun alasannya, kamu perlu membicarakannya dengan pasangan.

Cemburu nggak selalu berarti posesif. Cemburu yang nggak sehat adalah saat perasaan itu membuatmu merasa kurang percaya dengan pasangan. Ada hal-hal yang pantas untuk dicemburui, Bela. Saat merasakannya, tarik napas yang dalam, akui perasaan tersebut, namun alihkan pikiranmu untuk fokus pada dirimu sendiri.

Baca Juga: Cemburu Itu Tanda Sayang pada Pasangan, Benarkah?