8 Rekomendasi Wisata Ekstrem di India Utara, dari Tempat Pembakaran Mayat hingga Kuil Tikus

- Varanasi (Manikarnika Ghat) menyuguhkan pengalaman spiritual di tepi Sungai Gangga dengan prosesi kremasi terbuka.
- Kuil Karni Mata (Kuil Tikus) adalah kuil rumah bagi 20.000 tikus yang berkeliaran, pengunjung wajib melepas alas kaki.
- Rishikesh (Jumpin Heights & Ganga River) merupakan bungee jumping dan arung jeram di Jumpin Heights, serta kunjungan ke The Beatles Ashram.
India tak lagi hanya identik dengan Taj Mahal atau kegiatan yoga di pegunungan. Dalam beberapa tahun terakhir, tren wisata India justru bergeser ke arah pengalaman ekstrem, spiritual, dan tak biasa—mulai dari ritual kematian terbuka, desa hantu di gurun, hingga upacara militer paling teatrikal di dunia.
Media perjalanan internasional dan konten wisata global belakangan menyoroti bagaimana destinasi-destinasi “anti-mainstream” ini justru menjadi magnet baru bagi wisatawan yang mencari cerita, bukan sekadar foto. Jika kamu penasaran, inilah rekomendasi wisata menarik di India yang ternyata benar-benar memikat wisatawan dunia. Mari telusuri satu per satu, Bela!
1. Varanasi (Manikarnika Ghat)

Varanasi, kota tertua yang masih berdenyut di Uttar Pradesh, menawarkan pengalaman spiritual yang intens di Manikarnika Ghat. Di sini, kematian bukanlah hal yang tabu, kamu akan menyaksikan prosesi kremasi terbuka yang berlangsung 24 jam sehari di tepi Sungai Gangga. Lokasinya berada di labirin kota tua yang bisa diakses dengan berjalan kaki menuju tepian sungai.
Meski gratis, kamu harus waspada terhadap tawaran "sumbangan kayu bakar" yang sering kali merupakan penipuan. Untuk menyeimbangkan suasana, kunjungilah Dashashwamedh Ghat setiap pukul 18.45 untuk menyaksikan upacara Ganga Aarti. Sambil menikmati suasana, jangan lewatkan Banarasi Paan, kuliner penyegar mulut yang legendaris. Perlu diingat, dilarang keras memotret di area kremasi untuk menghormati keluarga yang berduka.
2. Kuil Karni Mata (Kuil Tikus)

Sekitar 30 km dari kota Bikaner di Rajasthan, terdapat sebuah anomali budaya bernama Kuil Karni Mata. Kuil ini menjadi rumah bagi sekitar 20.000 tikus yang dianggap sebagai reinkarnasi pengikut Dewi Karni Mata. Kuil ini beroperasi dari pukul 04.00 hingga 22.00 tanpa biaya tiket masuk hanya biaya kamera sekitar ₹50 (sekitar Rp9.500).
Keunikannya terletak pada kewajiban pengunjung untuk melepas alas kaki dan berjalan di antara ribuan tikus yang berkeliaran. Jika kamu cukup berani, cobalah mencicipi Ghevar, kue manis khas Rajasthan yang dijual di sekitar kuil. Perlu menggunakan kaus kaki jika kamu tidak ingin bersentuhan langsung dengan lantai kuil, dan pastikan tidak ada luka terbuka di kaki kamu.
3. Rishikesh (Jumpin Heights & Ganga River)

Beralih ke Uttarakhand, Rishikesh adalah magnet bagi pencari adrenalin. Di Jumpin Heights yang berlokasi di area Mohan Chatti, kamu bisa melakukan Bungee Jumping dari ketinggian 83 meter dengan biaya sekitar ₹4.000 (sekitar Rp760.000). Lokasi ini buka pukul 09.00 hingga 16.00 dan sangat disarankan untuk memesan tiket secara daring karena kuota terbatas.
Selain itu, arung jeram di Sungai Gangga menawarkan jeram kelas III dan IV yang menantang dengan harga mulai dari ₹600 (sekitar Rp114.000). Setelah memacu jantung, kunjungi The Beatles Ashram yang ikonik. Untuk kuliner, cobalah Ayurvedic Tea di kafe-kafe tepi sungai untuk menenangkan diri. Waktu terbaik ke sini adalah Maret hingga Mei atau September hingga November.
4. Jaisalmer dan Desa Kuldhara

Di kedalaman gurun Rajasthan, berjarak 18 km dari kota Jaisalmer, berdirilah Desa Kuldhara. Desa ini adalah "desa hantu" yang ditinggalkan penduduknya secara misterius dalam semalam pada abad ke-19. Jam operasionalnya terbatas dari pukul 08.00 hingga 18.00 dengan tiket masuk murah sekitar ₹50 (sekitar Rp9.500).
Keunikannya adalah suasana mencekam di antara reruntuhan rumah tanpa atap yang konon terkutuk. Setelah dari sana, kamu bisa melanjutkan petualangan dengan camping di gurun pasir Jaisalmer. Kuliner yang wajib dicoba adalah Ker Sangri, masakan dari kacang dan buah gurun yang unik. Bawa air minum yang cukup dan tabir surya karena cuaca gurun sangat menyengat.
5. Chandni Chowk dan Agrasen Ki Baoli (Delhi)

Ibu kota India menyajikan sisi ekstrem melalui Chandni Chowk, sebuah pasar kuno yang sangat padat. Beroperasi dari pukul 10.00 hingga 20.00 (tutup hari Minggu), tempat ini adalah labirin manusia dan becak. Di tengah hiruk pikuk tersebut, terdapat Agrasen Ki Baoli di Hailey Road, sebuah sumur tangga kuno sedalam 60 meter yang bisa dikunjungi secara gratis dari pukul 09.00 hingga 17.30.
Keunikannya terletak pada arsitektur kuno yang sunyi di tengah kota modern, yang sering dikaitkan dengan cerita mistis. Untuk kuliner, kamu wajib mencicipi Paratha (roti pipih isi) di gang legendaris Gali Paranthe Wali.
6. Bhangarh Fort

Berlokasi di distrik Alwar, Rajasthan, Benteng Bhangarh dikenal sebagai tempat paling berhantu di India. Pemerintah India bahkan melarang siapa pun masuk ke area ini setelah matahari terbenam. Tiket masuk untuk turis asing berkisar antara ₹200-₹300 (sekitar Rp38.000–Rp57.000) dan jam operasionalnya adalah pukul 06.00 hingga 18.00.
Keunikan utamanya adalah reruntuhan kota yang tertata rapi namun kosong, dengan legenda kutukan yang melarang adanya atap permanen pada bangunan di sana. Jika lapar, cobalah Pyaz Kachori yang gurih di kedai-kedai sepanjang jalan menuju benteng. Ingat, jangan pernah melanggar aturan waktu kunjungan demi keselamatan kamu.
7. Roopkund Lake (Skeleton Lake)

Destinasi ini adalah yang paling menantang secara fisik karena terletak di ketinggian 5.029 mdpl di pegunungan Himalaya, Uttarakhand. Danau Roopkund hanya bisa dikunjungi melalui ekspedisi trekking selama 6-8 hari dengan biaya paket tur sekitar ₹15.000 (sekitar Rp2,85 juta) ke atas. Waktu terbaik adalah Mei-Juni saat es mulai mencair dan menyingkap ratusan kerangka manusia kuno di dasar danau.
Keunikan ekstrem ini menjadikannya salah satu misteri arkeologi terbesar di dunia. Selama perjalanan, kamu akan disuguhi Mandua ki Roti oleh pemandu lokal sebagai penambah energi. Pastikan kamu dalam kondisi fisik prima dan telah melakukan aklimatisasi untuk menghindari penyakit ketinggian (AMS).
8. Wagah Border (Amritsar)

Terakhir, pergilah ke perbatasan India-Pakistan di Wagah Border, sekitar 30 km dari Amritsar, Punjab. Setiap hari pukul 16.30, dilakukan upacara penurunan bendera yang penuh drama militer secara gratis. Kamu disarankan datang pukul 15.00 untuk mendapatkan tempat duduk.
Keunikannya adalah parade militer yang agresif namun teatrikal, menciptakan atmosfer patriotisme yang meledak-ledak. Setelah upacara, kembalilah ke kota untuk mencicipi Amritsari Kulcha yang renyah dan Lassi kental yang disajikan dalam gelas raksasa. Perlu diingat, dilarang membawa tas besar ke area perbatasan, cukup bawa dompet dan ponsel saja.
Kamu bisa memulai dari Delhi, lalu naik kereta cepat ke Amritsar, dilanjutkan dengan penerbangan atau kereta ke Rajasthan (Bikaner, Jaisalmer, Bhangarh), dan diakhiri dengan penerbangan menuju Varanasi dan Rishikesh, Bela!


















