Bela, apa yang membuat kamu memilih streaming platform untuk mengisi waktu luang? Jawabanmu mungkin selain karena pilihan tontonan yang beragam, paket berlangganan yang kamu pilih juga membuat tontonanmu bebas iklan. Sehingga, kamu bisa menonton film atau serial favorit tanpa gangguan.
Netflix Bakal Turun Harga Tapi Ada Iklan, Tetap Tertarik Berlangganan?

- Mulai 2027, Netflix akan memperluas paket berlangganan dengan iklan ke 15 negara baru termasuk Indonesia, menawarkan harga lebih terjangkau bagi pengguna.
- Paket dengan iklan ini memberi peluang besar bagi pengiklan lokal dan global untuk menjangkau audiens Netflix melalui format iklan premium di platform hiburan populer.
- Sejak diluncurkan pada 2022, paket beriklan tumbuh pesat hingga mencakup lebih dari 250 juta pengguna aktif bulanan dan menyumbang lebih dari 60% pelanggan baru tahun ini.
Mulai tahun 2027 mendatang, Netflix akan mulai memberlakukan paket dengan iklan yang berimbas pada harganya yang lebih terjangkau. Jadi, sekarang saat kamu nonton akan sedikit 'diganggu' dengan kehadiran iklan di sela-sela tontonanmu. Bagaimana sistem ini akan berjalan nantinya?
Sistem paket dengan iklan akan mulai berlaku di tahun 2027

Mulai 2027, paket Netflix dengan iklan akan diperluas ke 15 negara baru, termasuk Indonesia. Langkah ini akan menghadirkan lebih banyak pilihan paket dengan harga yang lebih terjangkau bagi anggota, sekaligus membuka peluang baru bagi brand dan pengiklan untuk menjangkau audiens Netflix.
Selain Indonesia, ekspansi ini juga mencakup Austria, Belgia, Kolombia, Denmark, Thailand, Irlandia, Belanda, Selandia Baru, Norwegia, Peru, Filipina, Polandia, Swedia, dan Swiss.
Paket Netflix dengan iklan menawarkan semua hal yang selama ini disukai orang-orang dari Netflix, dengan harga lebih terjangkau, disertai beberapa iklan di sela-sela tayangan. Kehadiran paket ini juga menjadi peluang baru bagi pengiklan lokal untuk menjangkau audiens yang beragam melalui lingkungan premium dengan pengalaman iklan berkualitas tinggi. Informasi lebih lanjut mengenai harga dan pilihan paket akan diumumkan dalam beberapa bulan mendatang.
Amy Reinhard, President of Advertising Netflix, mengatakan, "Kami sangat antusias memperluas paket Netflix dengan iklan ke 15 negara baru pada 2027, termasuk Indonesia. Bagi anggota, ini berarti lebih banyak pilihan untuk menikmati Netflix dengan harga yang sesuai kebutuhan mereka. Sementara bagi pengiklan, ini membuka peluang untuk terhubung dengan lebih banyak penggemar Netflix yang aktif dan terlibat di seluruh dunia. Kami melihat potensi pertumbuhan yang sangat besar dan semakin optimistis menyambut masa depan."
Bisnis iklan yang terus bertumbuh

Netflix pertama kali meluncurkan paket dengan iklan pada 2022 di 12 negara, dengan tujuan menghadirkan hiburan berkualitas dengan harga lebih terjangkau bagi anggota, sekaligus menawarkan peluang baru bagi pengiklan. Seiring pertumbuhan bisnis tersebut, Netflix kini memperluas layanan ini ke lebih banyak negara di seluruh dunia.
Saat ini, paket Netflix dengan iklan telah menjangkau lebih dari 250 juta pengguna aktif bulanan secara global, dengan lebih dari 80% anggota paket beriklan aktif menonton setiap minggunya.
Paket Netflix dengan iklan juga terus menunjukkan pertumbuhan positif dan kini menyumbang lebih dari 60% total pelanggan baru pada kuartal pertama tahun ini. Netflix saat ini bekerja sama dengan lebih dari 4.000 pengiklan secara global, naik 70% dibanding tahun sebelumnya dan diproyeksikan meraih pendapatan iklan sekitar US$3 miliar tahun ini, dua kali lipat dibandingkan 2025.
Dengan ragam hiburan untuk berbagai momen, Netflix juga terus memperluas inventaris iklan premium di platformnya. Mulai 2027, pengiklan akan memiliki akses terhadap format iklan baru di podcast dan video vertikal secara global.
Netflix juga terus mengembangkan peluang kolaborasi brand melalui Tudum, situs resmi penggemar Netflix yang mencatat lebih dari 24 juta views setiap bulannya melalui konten eksklusif dan rangkuman tayangan populer.


















