Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install
For
You

7 Cara Merawat Pisau Blender yang Benar agar Awet dan Tetap Tajam

7 Cara Merawat Pisau Blender yang Benar agar Awet dan Tetap Tajam
ilustrasi blender (pexels.com/Ludovic Delot)
Intinya Sih
  • Artikel menekankan pentingnya merawat pisau blender agar tetap tajam, tidak berkarat, dan memperpanjang masa pakai alat dapur favorit ini.
  • Dijelaskan langkah perawatan seperti menghindari bahan keras, segera membilas setelah digunakan, mencuci dengan sabun lembut, serta tidak memakai air panas.
  • Perawatan lanjutan meliputi pengeringan sempurna, rutin mengencangkan dan mengasah pisau, serta menyimpannya di tempat kering dan tertutup untuk mencegah karat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Blender jadi salah satu alat dapur idola ibu-ibu. Tak heran jika blender sering dipakai karena kemudahan dan kecepatannya dalam menghaluskan bahan makanan. Namun, di balik kepraktisannya, ada satu bagian penting yang sering luput dari perhatian, yaitu pisau blender. Jika tidak dirawat dengan baik, pisau bisa cepat tumpul, berkarat, bahkan memengaruhi hasil olahan menjadi kurang maksimal.

Dengan perawatan yang tepat, pisau blender bisa tetap tajam dan dapat memperpanjang masa pakainya. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara merawat pisau blender yang benar agar lebih awet dan tetap tajam. Simak tipsnya berikut ini, Bela!

Table of Content

1. Hindari menghaluskan bahan yang keras terlalu sering

1. Hindari menghaluskan bahan yang keras terlalu sering

ilustrasi blender (pexels.com/cottonbro studio)
ilustrasi blender (pexels.com/cottonbro studio)

Menghaluskan bahan yang keras atau beku seperti es batu, biji kopi atau kacang dalam jumlah besar secara terus-menerus dapat merusak mata pisau. Pasalnya, tidak semua mata pisau blender dirancang kokoh untuk bahan yang keras. Jika memang perlu, lakukan secara bertahap atau gunakan mode khusus agar beban pada pisau tidak terlalu berat. Kamu juga bisa menambahkan air untuk meringankan beban kerja pisau, jika memungkinkan.

2. Segera bilas usai digunakan

ilustrasi mencuci blender (pexels.com/Kampus Production)
ilustrasi mencuci blender (pexels.com/Kampus Production)

Setelah selesai dipakai, sebaiknya blender langsung dibilas dengan air mengalir. Langkah ini dilakukan untuk mencegah sisa makanan menempel terlalu lama hingga mengeras dan sulit dibersihkan. Membilas lebih awal juga mencegah pisau cepat berkarat, bau tidak sedap hingga menjaga kebersihan dan ketajaman pisau.

3. Cuci pisau blender dengan benar

Blender (smoothieblenderguide.com)
Blender (smoothieblenderguide.com)

Setelah dibilas dengan air mengalir, segera cuci blender menggunakan sabun cuci piring. Bersihkan blender secara menyeluruh, lepaskan pisau dari wadah blender agar pembersihan lebih maksimal. Hindari mencuci dengan bahan abrasif, dan bilas dengan menggunakan air bersih.

4. Hindari penggunaan air panas

ilustrasi air panas
ilustrasi air panas (pixabay.com/Holger Schué)

Meski efektif menghilangkan kotoran, terlalu sering mencuci pisau blender dengan air panah dapat merusak material logam serta bagian dudukan blender yang terbuat dari karet atau plastik. Suhu tinggi bisa membuat komponen tersebut cepat aus atau longgar, sehingga memengaruhi kinerja blender secara keseluruhan. Sebaiknya, gunakan air hangat secukupnya untuk pembersihan yang lebih aman.

5. Keringkan pisau blender dengan sempurna

membersihkan blender(dok.Ulyana Verbytska via thespruce.com
membersihkan blender(dok.Ulyana Verbytska via thespruce.com

Setelah dicuci, pastikan pisau blender benar-benar kering sebelum disimpan. Air yang tersisa dapat memicu karat dan membuat komponen cepat rusak. Kamu bisa mengelapnya dengan kain bersih atau tisu, ataupun membiarkannya kering secara alami di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik.

6. Kencangkan dan asah pisau secara berkala

Blender (thespruceeats.com)
Blender (thespruceeats.com)

Periksa kondisi pisau secara rutin, termasuk bagian pengunci atau dudukannya. Jika terasa longgar, segera kencangkan agar tetap aman saat digunakan. Selain itu, jika pisau mulai tumpul, kamu bisa mempertimbangkan untuk mengasahnya atau menggantinya dengan yang baru agar performa tetap optimal.

Ada beberapa cara mudah untuk mengasah pisau blender. Pertama, kamu bisa blender cangkang telur dengan sedikit air selama 30 detik. Kedua, asah pisau dengan blender garam kasar selama 1-2 menit. Ketiga, buat bola-bola kecil dari aluminium foil, lalu blender selama kurang lebih 8 detik. Atau, kamu juga bisa mengasahnya secara manual menggunakan alat pengasah pisau atau batu asahan dengan teknik satu arah pada sudut sekitar 45 derajat.

7. Simpan di tempat kering dan tertutup

ilustrasi blender (pexels.com/Sirli Jung)
ilustrasi blender (pexels.com/Sirli Jung)

Tempat penyimpanan juga berpengaruh pada keawetan pisau blender. Simpan blender di tempat yang kering dan tidak lembap untuk mencepat karat. Gunakan penutup atau letakkan di dalam lemari agar terhindar dari debu. Jika memungkinkan, lepas bagian dudukan blender dan simpan secara terpisah.

Merawat pisau blender sebenarnya tidaklah sulit. Dengan menerapkan tips sederhana di atas secara rutin, kamu bisa menjaga ketajaman sekaligus memperpanjang masa pakai blender. Kamu pun bisa mengolah makanan secara praktis, cepat dan maksimal setiap saat!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Niken Ari Prayitno
EditorNiken Ari Prayitno
Follow Us

Related Articles

See More