5 Bumbu Penyedap yang Terbuat dari Udang, Rahasia Masakan Gurih Alami!
- Lima penyedap berbasis udang menawarkan rasa umami alami dan aroma laut untuk sambal, tumisan, hingga hidangan berkuah.
- Terasi, ebi, dan udang rebon punya karakter berbeda: fermentasi beraroma tajam, udang kering bertekstur, serta rebon gurih dengan sentuhan manis.
- Petis udang cocok untuk hidangan bercita rasa gurih-manis, sementara kepala dan kulit udang sisa dapat diolah menjadi kaldu atau bubuk penyedap rumahan.
Mau bikin masakan harian makin gurih dan aromatik tanpa bergantung pada penyedap buatan? Rahasia sebenarnya ada di bahan alami khas Nusantara. Salah satunya adalah bumbu penyedap yang terbuat dari udang. Berbeda dari penyedap biasa, olahan berbahan dasar udang ini punya karakter khas rasa umami alami dan aroma laut yang khas. Apalagi bumbu udang sangat serbaguna untuk berbagai sajian, mulai dari sambal, tumisan hingga hidangan berkuah.
Ada beberapa pilihan penyedap berbasis udang yang sering dipakai untuk masakan Nusantara. Simak 5 bumbu penyedap yang terbuat dari udang berikut ini ya!
Table of Content
1. Terasi

ilustrasi terasi (nyonyacooking.com) Terasi merupakan salah satu bumbu penyedap berbahan dasar udang yang sangat populer. Terasi terbuat dari hasil fermentasi udang rebon atau ikan kecil. Proses fermentasi ini menghasilkan aroma yang tajam dan rasa gurih yang sangat pekat. Penyedap berbentuk padat ini banyak digunakan lantaran mudah ditemukan, mudah diolah dan cocok untuk semua masakan. Terasi biasanya dibakar atau digoreng sebentar sebelum diulek bersama sambal, tumisan, atau olahan sayur lodeh.
2. Ebi (Udang kering)

Ilustrasi ebi (unsplash.com/Beth Macdonald) Ebi adalah udang kecil yang direbus lalu dikeringkan. Sebelum digunakan, ebi disiram air hangat dan dihaluskan. Bumbu ini cocok banget ditambahkan ke mi goreng, tumis sayur, atau saus sambal untuk memberikan tekstur dan rasa gurih yang khas.
3. Udang Rebon

ilustrasi udang rebon (vecteezy.com/wattanaphob kappago) Berbeda dengan ebi, udang rebon memiliki ukuran yang sangat kecil dan dikeringkan secara alami tanpa proses fermentasi. Udang rebon memiliki karakter rasa yang gurih dengan sedikit sentuhan manis. Rebon tersedia dalam bentuk utuh atau bubuk yang digunakan sebagai penyedap makanan. Biasanya, udang rebon dicampurkan langsung ke dalam adonan peyek dan tumisan.
4. Petis udang
ilustrasi petis udang (Wikimedia Commons/Midori) Petis udang adalah olahan kental berwarna hitam atau cokelat gelap yang terbuat dari rebusan kepala dan kulit udang. Petis udang dimasak lama bersama gula dan rempah lainnya. Penyedap makanan ini memiliki cita rasa yang gurih dan manis sehingga cocok untuk olahan seperti rujak cingur, tahu tek atau tahu petis.
5. Kaldu dan bubuk kulit udang homade

ilustrasi tips membuat kaldu udang bubuk (pixabay.com/kalhh) Jika kamu memiliki sisa kepala dan kulit udang, jangan langsung dibuang! Bahan sisa ini bisa diolah menjadi bumbu penyedap bubuk yang praktis digunakan. Caranya, cuci kulit dan kepala udah hingga bersih, cincang dan sangrai bawang putih bersama kulit dan kepala udang hingga sedikit kering. Haluskan dengan coper atau blender hingga setengah halus. Kemudian sangrai lagi dengan api kecil hingga benar-benar kering. Haluskan kembali hingga menjadi bubuk. Kaldu dan bumbu udang bubuk telah jadi dan siap digunakan sebagai penyedap rasa masakanmu.
Itu dia 5 bumbu penyedap yang terbuat dari udang untuk bikin masakan rumahan terasa lebih istimewa. Tinggal sesuaikan jenis bumbu udang dengan menu yang mau dimasak agar cita rasanya makin padu! Dari daftar di atas, mana yang paling sering kamu pakai, Bela?




















