Acara tahunan Fimela Fest 2018 kembali digelar. Memasuki tahun ke-8 Fimela Fest diadakan di Gandaria City Mall acara digelar di tanggal 13 - 18 November 2018. Pada hari Jumat, 16 November 2018 ditampilkannya 7 karya desainer Indonesia dalam malam Gala Fimela Fest 2018. Tahun ini tema yang adalah "Back to Youth", menurut Ayu Kinanti selaku pemimpin redaksi Fimela "“Mengusung tema pokok Back to Youth, kami ingin menyoroti semangat pemberdayaan perempuan muda berprestasi Indonesia dari berbagai lapisan masyarakat, yang telah memberikan berbagai perubahan positif lintas-industri, mulai dari ibu bekerja, seniman, pelaku bisnis, penggiat industri kreatif, pemerhati industri, serta masyarakat pada umumnya,” Ucap dirinya. 

Fimela Fest 2018 Tampilkan Karya Terbaik 7 Desainer IndonesiaDok. Fimela
Fimela Fest 2018 Tampilkan Karya Terbaik 7 Desainer IndonesiaInstagram.com/fimeladotcom

Pada malam Gala tersebut 7 desainer yang ikut berpartisipasi adalah Anthony Tandiyono, Day & Night, Etterette, JENAHARA, Moral, Nikicio, Reves Studio. Sederet desainer kenamaan tersebut menampilkan karya bertemakan "Back to Youth" dengan isi konsep yang berebeda-beda. 

Dilansir dari press release Anthony Tandiyono mengaku mendapatkan inspirasi dari tahun 1950-1960-an dengan tema "Pantai Menyapa", sehingga seluruh koleksinya hadir dengan warna-warna cerah serta menggunakan material bahan serabut dan kain dari serat kayu putih sehingga nyaman dikenakan. 

Label milik kakak beradik Yelly Lumentu dan Konny Lumentu yakni Day & Night mengusung nama "euphoria" pada koleksinya. Brand fashion tersebut tampilkan koleksi yang bisa dipakai kedalam segala cuaca. Ada fashion item yang dijual secara limited lho! Salah satunya adalah jaket tenun dari bahan rajutan (nggak sekedar jaket biasa, Bela!). 

Fimela Fest 2018 Tampilkan Karya Terbaik 7 Desainer IndonesiaInstagram.com/fimeladotcom

Berbeda dari Day & Night, Etterette buat seluruh koleksinya hadir dengan detail daun kering, ranting pohon, dan pohon Willow. Detail-detail tersebut diambil dari konsep "ketidaksempurnaan yang indah".

Melihat trend streetwear yang semakin booming buat para pecinta fashion, JENAHARA mengangkat tema "RARISSIME" dengan menampilkan tiga karakter yang berbeda-beda yakni, Lennox (Bold character), Kira (Boyish), Chloe (Feminine). Tak sekedar streetwear, seluruh koleksinya dibuat lebih statement. Seperti celana palazzo dengan sentuhan eyelet.

Bekerjasama bersama teman-teman disabilitas, Moral mengambil beberapa hasil foto dari kamera Kodak dan Lomo Action Sampler. Lalu diaplikasikan kedalam 10 motif  yang dicetak diatas kapas organik dalam lima warna yang mewakili spektrum cahaya serta dalam warna hitam dan putih. 

Fimela Fest 2018 Tampilkan Karya Terbaik 7 Desainer IndonesiaInstagram.com/fimeladotcom

Nikico hadir dengan koleksinya yang bertema "Newstalgia", terinspirasi dari fashion di tahun 1980-2000-an dimana street culture digemari di era tersebut. Detail slogan, logo-logo ikonik serta warna-warna cerah ramaikan koleksi terbarunya ini. 

Desainer terakhir yang tampilkan koleksinya di Fimela Fest 2018 adalah Reves Studio. Pada koleksi terbarunya tersebut mengambil inspirasi dari keindahan warna-warna yang dipantulkan oleh air ke langit yang sering disebut cotton candy skies. Oleh karena itu warna-warna pastel seperti putih, ungu, dan kuning mendominasi koleksinya. 

Baca Juga: JFW 2019: Sejauh Mata Memandang Angkat Tema Timun Mas untuk DFK 2018