Cara membersihkan abu vulkanik di baju perlu dilakukan dengan tepat. Berikut langkah yang bisa diikuti agar kain baju dan diri kamu tetap aman.
7 Cara Membersihkan Abu Vulkanik di Baju agar Tidak Merusak Kain

Cara membersihkan abu vulkanik di baju perlu dilakukan bertahap agar serat kain tetap aman.
Rendam baju yang terkena abu terlebih dahulu, lalu bilas dan cuci lembut dengan deterjen seperti biasa.
Hindari menggosok atau mengibaskan baju saat abu masih menempel agar debu tidak menyebar.
Erupsi Gunung Anak Krakatau mengakibatkan sebaran abu vulkanik di sejumlah wilayah Jawa dan Sumatra. Kalau pakaian kamu terkena abu vulkanik, jangan buru-buru mengibaskannya karena bisa membuat partikelnya makin menyebar.
Table of Content
1. Gunakan alat pelindung diri

pexels.com/CDC Cara membersihkan abu vulkanik di baju sebaiknya diawali dengan melindungi diri. Kenakan masker dan sarung tangan sebelum memegang pakaian yang terkena abu.
Kalau abu cukup tebal, gunakan masker seperti N95 atau KN95 untuk mengurangi risiko menghirup partikelnya. Bukan cuma perlindungan diri, proses pembersihan juga sebaiknya dilakukan di area dengan sirkulasi udara baik.
2. Jangan kibaskan baju

pexels.com/cottonbro studio Abu vulkanik yang menempel pada pakaian sebaiknya tidak langsung dikibaskan. Gerakan tersebut dapat membuat partikel halus beterbangan dan terhirup.
Alih-alih mengibaskannya, bawa pakaian secara perlahan ke tempat yang aman untuk dibersihkan. Hindari juga menggosok bagian yang terkena abu saat masih kering.
3. Singkirkan abu yang menempel

pexels.com/Polina Tankilevitch Jika masih ada tumpukan abu di permukaan pakaian, cobalah singkirkan dengan perlahan. Kamu bisa menggunakan tangan yang sudah dilindungi untuk mengambil abu yang menumpuk.
Lakukan dengan hati-hati agar partikel tidak semakin masuk ke dalam serat kain. Setelah sebagian besar abu terangkat, pakaian siap masuk ke tahap pencucian.
4. Rendam dan bilas dengan air

pexels.com/Teona Swift Salah satu tahapan penting dalam cara membersihkan abu vulkanik di baju adalah merendamnya terlebih dahulu. Dengan merendamnya, abu yang terperangkap di kain bisa meluruh perlahan.
Setelah direndam, gunakan air mengalir untuk membantu mengangkat sisa abu dari kain. Biarkan air membantu meluruhkan partikelnya sebelum pakaian dicuci dengan deterjen.
5. Cuci secara terpisah

pexels.com/Andrea Piacquadio Tak kalah penting, pakaian yang terkena abu sebaiknya dicuci terpisah dari pakaian lain. Langkah ini membantu mencegah sisa abu berpindah ke pakaian yang masih bersih.
Gunakan deterjen seperti biasa dan ikuti petunjuk pencucian pada label pakaian. Jika masih terlihat kotor, kamu bisa mencucinya kembali daripada langsung mencampurnya dengan pakaian lain.
6. Hindari mesin cuci dan cuci dengan tangan

pexels.com/RDNE Stock project Memasukkan pakaian yang masih memiliki sisa abu ke mesin cuci bukan pilihan yang tepat. Sisa partikel dapat berpotensi merusak baju lain, atau bahkan mesin itu sendiri.
Lebih baik, gunakan tangan yang sudah dilengkapi dengan pelindung untuk menguceknya secara lembut. Kamu juga disarankan untuk membilas pakaian beberapa kali untuk memastikannya benar-benar bersih.
7. Jemur di dalam ruangan

pexels.com/ cottonbro studio Jika sudah bersih, jangan lupa untuk jemur pakaian di dalam ruangan. Pilih area yang memiliki sirkulasi udara dan pencahayaan yang baik.
Hindari menjemurnya di dekat jendela atau pintu yang terbuka lebar. Dengan menerapkan cara membersihkan abu vulkanik di baju ini, kamu bisa mencegah abu vulkanik dari luar kembali menempel.
Cara membersihkan abu vulkanik di baju di atas bisa kamu terapkan untuk membersihkan pakaian secara aman. Semoga bermanfaat, ya!



















