BIYAN Kembali dengan Cerita Baru Lewat "PATINA"di Koleksi SS27

- BIYAN meluncurkan koleksi Musim Semi/Panas 2027 bertajuk 'PATINA' di Jakarta, menonjolkan tema keindahan yang tumbuh seiring waktu melalui simbol pohon raksasa di tengah runway.
- Koleksi ini terinspirasi dari alam dan warisan masa lalu, menghadirkan motif botani, tekstur antik, serta palet warna bumi seperti hijau lumut, biru Prusia, dan cokelat tanah.
- Melalui material ringan seperti sutra dan linen serta siluet modern yang fleksibel, PATINA menonjolkan kebebasan berekspresi dan filosofi bahwa keindahan sejati lahir dari proses panjang.
Untuk koleksi Musim Semi/Panas 2027, BIYAN memperkenalkan "PATINA", sebuah koleksi yang terinspirasi dari keindahan yang berkembang seiring perjalanan waktu. Diperkenalkan di InterContinental Jakarta Pondok Indah pada 1 Juni 2026, koleksi ini mengangkat keindahan yang lahir melalui transformasi yang panjang.
Seperti lapisan patina yang muncul alami pada benda bersejarah, koleksi ini mengingatkan keindahan tidak selalu lahir dari sesuatu yang baru. Terkadang, justru waktu, pengalaman, dan transformasi yang membuat sesuatu menjadi semakin bernilai.
1. Pohon raksasa sebagai simbol utama

Begitu show dimulai, perhatian tamu langsung tertuju pada sebuah pohon raksasa yang berdiri di tengah runway. Elemen ini menjadi simbol utama koleksi PATINA.
Pohon tersebut menggambarkan akar yang kuat, proses pertumbuhan, dan transformasi yang terus berlangsung. Melambangkan pesan BIYAN yaitu keindahan sejati tak muncul secara instan.
2. Terinspirasi alam dan warisan masa lalu

PATINA mengambil inspirasi dari berbagai elemen yang menyimpan jejak usia dan cerita. Mulai dari lanskap berlumut, permadani vintage, motif botani, hingga interpretasi pola harimau Tibet. Semuanya diterjemahkan ke dalam koleksi yang kaya akan detail dan nuansa artistik.
3. Palet warna yang terinspirasi bumi

Koleksi ini hadir dalam spektrum warna yang terinspirasi langsung dari alam. Nuansa hijau lumut, hijau hutan, hijau pucat, biru Prusia, krem, moka, hingga cokelat tanah mendominasi tampilan. Kombinasi warna ini menciptakan kesan hangat, tenang, dan penuh kedalaman.
4. Dialog antara tekstur dan cahaya

Salah satu kekuatan utama PATINA terletak pada eksplorasi teksturnya. BIYAN menata ulang kerumitan tekstil antik melalui perpaduan transparansi, cetakan, kilauan, dan permukaan yang kaya karakter.
Menariknya, koleksi ini tidak hanya berbicara tentang tekstur, tetapi juga tentang bagaimana cahaya berinteraksi dengan material. Transparansi, kilau lembut, dan permukaan kain yang kaya karakter menciptakan kesan yang hidup sekaligus elegan.
5. Material yang ringan sekaligus penuh dimensi

Seperti yang menjadi ciri khas BIYAN, permainan tekstur menjadi salah satu daya tarik utama dalam koleksi ini. Sutra twill, katun, dan linen menjadi fondasi utama.
Material-material tersebut kemudian diperkaya dengan lapisan tulle tipis, organza, sentuhan lamé, serta berbagai embellishment yang menciptakan keseimbangan antara keberanian dan kelembutan.
6. Siluet modern yang fleksibel

Dari sisi siluet, BIYAN menghadirkan pendekatan yang lebih modern dan effortless. Garis-garis ramping, potongan pinggang rendah, detail peplum, serta tailoring yang ringan menghadirkan tampilan yang terasa muda tapi tetap elegan. Permainan antara potongan pendek dan lapisan memanjang juga menciptakan kesan fluid dan dinamis saat dikenakan.
Permainan proporsi juga menjadi elemen penting. Panjang pendek dipadukan dengan lapisan untuk menciptakan kesan bergerak dan fluid. Sementara itu, struktur yang santai dan elemen transparan membuat setiap look terasa ringan.
7. Koleksi yang merayakan individualitas

Salah satu yang membuat koleksi ini makin menarik adalah fleksibilitasnya. Banyak tampilan dirancang untuk dilapiskan, dipadu-padankan, dan dikenakan sesuai karakter masing-masing pemakainya. Koleksi ini justru memberi ruang bagi pemakainya untuk mengekspresikan gaya personal.


















