Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install
For
You

15 Tahun Berkarya, Ayu Dyah Andari Hadirkan Koleksi Puspa yang Anggun & Penuh Makna

15 Tahun Berkarya, Ayu Dyah Andari Hadirkan Koleksi Puspa yang Anggun & Penuh Makna
Dok. Tim Muara Bagja
Intinya Sih
5W1H
  • Ayu Dyah Andari merayakan 15 tahun kiprahnya di industri modest fashion dengan meluncurkan koleksi Puspa yang terinspirasi dari keindahan bunga-bunga Indonesia dan karakter perempuan modern.
  • Koleksi Puspa menampilkan perpaduan siluet Nusantara, detail couture, serta permainan warna elegan yang mencerminkan kekuatan dan kelembutan perempuan Indonesia melalui teknik bordir dan payet rumit.
  • Selain busana, ADA juga memperkenalkan seri tas premium berbahan kulit sapi lokal dengan desain terinspirasi Rafflesia, Melati, dan Anggrek sebagai pelengkap tampilan elegan koleksi Puspa.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Dua tahun setelah memulai perjalanan kreatif di dunia mode, Ayu Dyah Andari, desainer busana dari jenama ADA, memutuskan berhijrah ke dunia modest fashion dan tetap setia menapaki jalur tersebut hingga 15 tahun kemudian. Selama perjalanannya, ADA dikenal konsisten menghadirkan rancangan yang elegan, feminin, dan kaya detail dengan sentuhan craftsmanship yang begitu kuat.

Desain boleh berevolusi, namun citra khasnya tetap terasa—mewah, grande, dan ultra premium. Tak heran jika karya-karyanya berhasil memikat banyak perempuan yang ingin tampil anggun sekaligus berkarakter. Kini, merayakan 15 tahun perjalanan di industri mode Tanah Air, ADA mempersembahkan koleksi terbaru bertajuk Puspa yang terinspirasi dari keindahan bunga-bunga Indonesia dan identitas perempuan modern yang kuat namun tetap lembut.

Table of Content

Konsistensi ADA dalam Dunia Modest Fashion

Konsistensi ADA dalam Dunia Modest Fashion

Dok. Tim Muara Bagja
Dok. Tim Muara Bagja

Kemampuan ADA dalam menawarkan kebaruan di setiap koleksinya menjadi salah satu alasan mengapa karya-karyanya selalu dinantikan para pecinta modest fashion. Meski membawa nuansa klasik dan timeless, setiap rancangan tetap terasa segar dengan detail-detail baru yang terus berevolusi mengikuti zaman.

Kepekaan Ayu Dyah Andari dalam mengolah detail menjadi nilai utama yang membedakan karyanya. Permainan bordir, payet, hingga siluet yang presisi membuat setiap busana terasa eksklusif dan memiliki karakter tersendiri. Hal ini juga menunjukkan bagaimana ADA nggak hanya menciptakan pakaian, tetapi juga pengalaman visual yang penuh rasa.

Selain itu, konsistensinya dalam menghadirkan karya lewat berbagai fashion show tunggal maupun kolaboratif turut membawa ADA sejajar dengan para desainer modest papan atas Indonesia. Karya-karya ADA sendiri kini dapat ditemukan di butik resminya yang berada di Pondok Indah Mall 2 dan Kota Kasablanka, Jakarta.

Koleksi Puspa, Refleksi 15 Tahun Perjalanan Berkarya

POPBELA.com/Mila Fitri Chairunisa
POPBELA.com/Mila Fitri Chairunisa

Berkiprah di dunia fashion yang penuh dinamika tentu bukan hal mudah. Namun, ADA berhasil melewati setiap tantangan dan tumbuh menjadi salah satu nama penting dalam industri modest fashion Indonesia.

Merayakan 15 tahun perjalanan kreatifnya, ADA menghadirkan Art Installation and Private Collection bertajuk Puspa yang digelar selama dua hari pada 7–8 Mei 2026 di Le Nusa. Koleksi ini menjadi refleksi perjalanan panjang ADA dalam menerjemahkan keindahan perempuan Indonesia ke dalam karya busana.

POPBELA.com/Mila Fitri Chairunisa
POPBELA.com/Mila Fitri Chairunisa

Puspa terinspirasi dari tiga bunga khas Indonesia yang memiliki makna berbeda. Rafflesia merepresentasikan kewibawaan lewat garis desain yang tegas dan kokoh. Melati menghadirkan kelembutan melalui siluet flowy dan ringan. Sementara Anggrek menggambarkan keanggunan perempuan dengan sentuhan aristokrat yang elegan.

Ketiga bunga tersebut diterjemahkan melalui teknik bordir dan payet yang rumit, lalu dipadukan dengan detail mawar—elemen khas yang selama ini menjadi identitas desain ADA. Hasilnya, koleksi ini terasa romantis, artistik, sekaligus sophisticated dalam waktu bersamaan.

Perpaduan Siluet Nusantara & Detail Couture yang Artistik

Dok. Tim Muara Bagja
Dok. Tim Muara Bagja

Jika pada lini couture bunga-bunga tersebut diwujudkan di atas material lembut dengan warna-warna delicate, maka pada lini prêt-à-porter, elemen floral hadir dalam bentuk aplikasi di atas denim hitam dan biru yang lebih modern dan wearable.

Menurut Ayu Dyah Andari, koleksi Puspa didedikasikan untuk perempuan Indonesia yang tangguh, penuh aspirasi, namun tetap memiliki sisi lembut dalam dirinya.

"Saya mendedikasikan Puspa sebagai karya dengan embusan retrospektif yang dihadirkan kembali dari perjalanan berkarya selama 15 tahun ini bagi seluruh wanita Indonesia. Khusus kepada mereka yang berpeluh penuh pada profesinya. Untuk semua para wanita tangguh, namun lembut serta berani mengambil langkah penuh aspirasi. Masing-masing busana dengan garis siluet yang sesuai dengan representasinya," ujarnya.

Dok. Tim Muara Bagja
Dok. Tim Muara Bagja

Keindahan koleksi ini semakin terasa lewat sentuhan elemen budaya Indonesia yang begitu kuat. ADA menghadirkan siluet kebaya, kain panjang, beskap, hingga motif ukiran Jepara ke dalam detail-detail halus yang rumit namun tetap modern.

Permainan warna juga menjadi salah satu daya tarik koleksi ini. Mulai dari butter cream, dusty pink, teal blue, hingga deep brown dan maroon hadir memberikan nuansa yang kaya dan elegan. Semua elemen tersebut dikerjakan oleh tangan-tangan ahli di balik rumah produksi ADA yang dikenal memiliki craftsmanship tinggi.

Hadirkan Seri Tas Premium Karya Anak Bangsa

Dok. Tim Muara Bagja
Dok. Tim Muara Bagja

Tak hanya menghadirkan koleksi busana, perhelatan Puspa juga menjadi momen peluncuran seri tas terbaru dari ADA. Koleksi tas ini dirancang sebagai pelengkap keseluruhan tampilan Puspa dengan mengusung craftsmanship lokal berkualitas premium.

Tas-tas tersebut dibuat menggunakan kulit sapi asli oleh pengrajin Indonesia yang terampil. Meski berbahan dasar produk lokal, hasil akhirnya tampil mewah dan mampu bersaing dengan produk internasional, baik dari segi bentuk maupun kualitas pengerjaan.

Mengambil inspirasi dari citra Rafflesia, Melati, dan Anggrek, koleksi tas hadir dalam lima warna utama seperti maroon, putih, hijau, cokelat, dan hitam. Setiap warna dipilih untuk merepresentasikan elemen alam dan filosofi yang berkaitan dengan perempuan Indonesia.

Dok. Tim Muara Bagja
Dok. Tim Muara Bagja

Menariknya lagi, Cynthia Ganesha, istri Wakil Menteri Kebudayaan, dipercaya menjadi muse dalam proses penciptaan desain tas tersebut. Kehadirannya semakin memperkuat citra elegan dan modern yang ingin ditampilkan ADA melalui koleksi ini.

Sebanyak 27 koleksi lengkap dipamerkan dalam perhelatan Puspa, terdiri dari 13 koleksi adibusana dan 14 koleksi siap pakai. Para model turut memperagakan keseluruhan koleksi agar para pecinta mode dapat melihat langsung bagaimana busana tersebut dikenakan dalam kehidupan nyata.

Dengan detail yang artistik, siluet elegan, serta craftsmanship lokal yang kuat, ADA kembali membuktikan bahwa modest fashion Indonesia mampu tampil mewah, modern, dan berkelas di saat bersamaan.

Share
Topics
Editorial Team
Michael Richards
EditorMichael Richards
Follow Us

Related Articles

See More