Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ada BTS, Ini 7 Musisi yang Pernah Kritik dan Boikot Grammy Awards
instagram.com/btsbrasil_on
  • BTS memilih tidak mengajukan karya musik untuk Grammy Awards 2027 setelah hadirnya kategori Best Asian Pop Music Performance.
  • Sejumlah musisi pernah menolak, memboikot, atau menarik nominasi Grammy Awards, termasuk Sinéad O'Connor, Jay-Z, Frank Ocean, Drake, The Weeknd, dan Eminem.
  • Kritik terhadap Grammy mencakup transparansi, bias rasial, penyempitan genre, komersialisasi, serta proses pemungutan suara dan penentuan nominasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
1989

Kategori Best Rap Performance pertama kali diperkenalkan. Recording Academy memutuskan penyerahan pialanya tidak ditayangkan di siaran televisi utama, yang memicu boikot para pionir hip-hop.

1991

Sinéad O'Connor menolak piala dan memboikot kehadiran di Grammy Awards setelah memenangkan Best Alternative Music Performance.

1999

Jay-Z melanjutkan aksi boikot sebagai bentuk solidaritas terhadap musisi hip-hop seperti DMX yang karyanya diabaikan.

tahun 2021 lalu

The Weeknd memboikot penyerahan karyanya untuk Grammy secara permanen setelah mendapatkan nol nominasi pada Grammy 2021.

Grammy 2022

Drake secara resmi menarik dua nominasinya dari pertimbangan akademi.

Grammy Awards 2027

BTS memilih tidak mengajukan karya musik mereka setelah Recording Academy memperkenalkan Best Asian Pop Music Performance.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Sejumlah musisi mengkritik dan memboikot Grammy Awards, termasuk dengan menolak penghargaan, tidak mengajukan karya, atau menarik nominasi.
  • Who?
    BTS, Sinéad O'Connor, Public Enemy, DJ Jazzy Jeff & The Fresh Prince, Jay-Z, Frank Ocean, Drake, The Weeknd, dan Eminem.
  • Where?
    Dalam ajang Grammy Awards dan proses pertimbangan nominasi oleh Recording Academy.
  • When?
    Kritik dan boikot tercatat pada 1989, 1991, 1999, 2021, 2022, serta terkait Grammy Awards 2027.
  • Why?
    Musisi menyoroti komersialisasi, bias rasial, pengkotak-kotakan genre, transparansi, proses pemungutan suara, dan kategori khusus musisi Asia.
  • How?
    Aksi dilakukan melalui boikot kehadiran, penolakan piala, penarikan nominasi, tidak mengajukan karya, serta kritik terbuka kepada Grammy.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

BTS dan beberapa penyanyi pernah tidak ikut Grammy Awards. BTS tidak mau mengajukan lagu mereka untuk Grammy Awards 2027 karena ada kategori Best Asian Pop Music Performance. Sinéad O'Connor, Public Enemy, Frank Ocean, Drake, The Weeknd, dan Eminem juga pernah protes. Mereka mengkritik cara Grammy memberi nominasi dan penghargaan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Keberanian para musisi menyampaikan keberatan menunjukkan bahwa penghargaan musik tetap dapat dipertanyakan ketika prosesnya dinilai tidak transparan atau membatasi genre dan identitas. Penolakan pengajuan karya, boikot kehadiran, penarikan nominasi, serta kritik terbuka menjadi cara mereka menyuarakan penilaian terhadap Grammy Awards.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Ajang bergengsi Grammy Awards selalu menjadi sorotan, baik dalam sisi negatif maupun positif. Akhir-akhir ini masih ramai tentang keputusan BTS yang memilih untuk tidak mengajukan karya musik mereka ke Grammy Awards 2027.

Keputusan tersebut muncul setelah Recording Academy memperkenalkan kategori Best Asian Pop Music Performance, yang memicu kritik karena dinilai berpotensi memisahkan musisi Asia dari persaingan kategori utama.

Bukan cuma BTS, sederet musisi lainnya juga pernah mengkritik dan memboikot Grammy karena isu transparansi, bias rasial, penyempitan genre, hingga tuduhan komersialisasi. Berikut beberapa musisi dunia yang pernah mengkritik dan memboikot Grammy Awards.

1. Sinéad O'Connor

cnn.com/getty

Pada tahun 1991, Sinéad O'Connor sempat menolak piala dan memboikot kehadiran di Grammy Awards. Penyanyi asal Irlandia ini menjadi artis pertama yang secara terbuka menolak penghargaan Grammy setelah memenangkan kategori Best Alternative Music Performance. O'Connor memboikot acara tersebut sebagai bentuk protes terhadap nilai-nilai komersialisme dan materialisme industri musik yang dinilainya merusak esensi seni.

2. Public Enemy, DJ Jazzy Jeff & The Fresh Prince, Jay-Z

andscape.com

Di kurun waktu 1989 dan 1999, Public Enemy, DJ Jazzy Jeff & The Fresh Prince, Jay-Z sempat memboikot malam penganugerahan tersebut. Pada tahun 1989, kategori Best Rap Performance pertama kali diperkenalkan. Namun, Recording Academy memutuskan untuk tidak menayangkan penyerahan piala kategori tersebut di siaran televisi utama.

Aksi marginalisasi ini memicu boikot dari para pionir hip-hop. Jay-Z kemudian melanjutkan aksi boikot serupa pada tahun 1999 sebagai bentuk solidaritas terhadap musisi hip-hop seperti DMX yang karyanya diabaikan.

3. Frank Ocean

nytimes.com

Penyanyi 38 tahun tersebut sempat menolak mengajukan album monumental Blonde untuk dipertimbangkan masuk nominasi Grammy. Frank Ocean mengkritik sistem infrastruktur penominasian Grammy yang dinilainya sudah usang dan tidak mewakili keberagaman musisi muda berkulit hitam. Ia menyebut keputusan menahan albumnya adalah bentuk protes simbolis "Colin Kaepernick moment" bagi industri musik.

4. Drake

billboard.com

Drake bahkan pernah dua kali mengajukan kritik secara terbuka dan menarik kembali nominasi yang sudah didapatkan. Ia mengkritik keras pengkotak-kotakan musik. Setelah lagu pop hit-nya "Hotline Bling" dimasukkan ke dalam kategori Best Rap Song, ia menyatakan bahwa akademi hanya menempatkannya di sana karena latar belakang rasnya. Pada Grammy 2022, Drake secara resmi menarik dua nominasinya dari pertimbangan akademi.

5. The Weeknd

billboard.com

Keputusan besar diambil The Weeknd pada tahun 2021 lalu. Ia memboikot penyerahan karyanya untuk Grammy secara permanen. Meskipun albumnya After Hours dan lagu "Blinding Lights" mendominasi tangga lagu global, The Weeknd secara mengejutkan mendapatkan nol nominasi pada Grammy 2021. Ia mengecam kekeruhan proses pemungutan suara dan keberadaan "komite rahasia" (secret committees) dalam menentukan nominasi.

6. Eminem

billboard.com

Legenda rap satu ini juga ikut mengkritik keras dan memboikot Grammy Awards. Ia mengkritik proses pemungutan suara yang menurutnya hanya berpihak pada favorit internal industri ketimbang popularitas dan kualitas musik yang sebenarnya. Eminem tercatat sudah tak pernah tampil atau hadir di panggung Grammy sejak lebih dari satu dekade silam.

7. BTS

rollingstone.com

Terbaru ada boy group asal Korea Selatan, BTS. Ketujuh anggota sepakat menolak mengajukan karya mereka untuk pertimbangan nominasi di Grammy Awards. Keputusan grup K-pop global tersebut terjadi setelah diluncurkannya kategori baru Best Asian Pop Music Performance. BTS menilai pembuatan kategori khusus ini justru mempersempit ruang gerak dan mengkotak-kotakkan musisi Asia berdasarkan wilayah/bahasa alih-alih menilai musik mereka secara universal di kategori utama.

Itulah beberapa musisi yang pernah mengkritik dan memboikot Grammy Awards.

Curated For You

Editorial Team

Related Article