Siapa nggak kenal Susi Susanti, pebulu tangkis perempuan Indonesia yang pertama kali mempersembahkan emas untuk Indonesia? Kesuksesannya ini membuat para film maker akhirnya membuat film biopik berjudul "Susi Susanti: Love All" yang diperankan oleh Laura Basuki sebagai pemeran utamanya. Ketika ditanyai mengenai kesamaannya dengan sosok Susi Susanti, Laura mengatakan bahwa mereka berdua sama-sama suka memendam perasaan.

"Sama-sama suka nutupin perasaan. Jadi, misalkan Susi Susanti, kalau aku tanya setiap dia di lapangan apa nggak pernah capek, kalau lihat lawan selalu tajam, sebenarnya apa sih yang ada di pikiran dia, ternyata dia itu mau buat lawan mikir kenapa ya dia nggak capek-capek," terang Laura ketika di temui di acara pers conference film "Susi Susanti: Love All" di Telkom Landmark Tower, Gatot Subroto, Jakarta pada Selasa, (20/8/19) kemarin. 

Laura Basuki Ungkap Kesamaannya dengan Susi SusantiYoutube.com/filmsusisusanti

Selain itu, untuk dapat mempersiapkan hasil yang maksimal, Laura mengaku harus berlatih bulu tangkis secara ketat selama lima hari seminggu dalam lima bulan. 

"Saya punya waktu lima bulan, latihan badminton latihan fisik. Sehari 6 jam dari Senin sampai Jumat kalau masih merasa kuat lagi Sabtu ekstra," terang istri dari pengusaha sukses, Leo Sanjaya.

Lalu, scene apa ya yang kira-kira paling berkesan? Menurut Laura, scene itu adalah ketika Susi Susanti berhasil meraih mendali emas di Olimpiade Barcelona 1992 bersama suaminya, Alan Budikusuma.

"Adegan olimpiade. Karena saat olimpiade menang emas pertama, mereka berdua Susi Susanti dan Alan berdua menang, itu berkesan banget, sih," ungkap Laura

Tentang film Susi Susanti: Love All

Laura Basuki Ungkap Kesamaannya dengan Susi SusantiYoutube.com/filmsusisusanti

Film ini menampilkan perjuangan Susi dari kecil di Tasikmalaya, lalu berlatih keras di Pelatihan Nasional (Pelatnas) PBSI. Disana, ia digembleng dan bersaing bersama banyak atlet lain seperti Ardy B. Wiranata, Hermawan Susanto, Sarwendah di bawah asuhan pelatih legendaris Tong Sin Fu dan Liang Chu Sia. Sampai pertemuan dengan Alan Budikusuma. 

Dalam film ini, keseruannya juga bertambah ketika mucul pertandingan-pertandingan badminton yang legendaris dalam karier Susi Susanti. Terutama, saat ia memenangkan medali emas untuk Olimpiade Barcelona 1992. Kamu pun akan disuguhkan tentang romansa cinta antara Susi dan Alan hingga akhirnya mereka menikah. Film ini dijadwalkan tayang pada 24 Oktober 2019 nanti. Jadi, jangan sampai melewatkannya, ya!

Baca Juga: Hanya Kenakan Celana Jeans, Begini Cara Tampil Keren a la Laura Basuki