Live Jungkook 'BTS' Jadi Sorotan, dari Pengakuan Merokok hingga Tekanan sebagai Idol

Jungkook BTS jadi sorotan usai live tengah malam di Weverse, membahas kebiasaan merokok, tekanan sebagai idol, dan hubungannya dengan agensi secara jujur dan terbuka.
Pengakuannya soal berhenti merokok serta sikap santainya memicu reaksi beragam; sebagian netizen mengkritik perilakunya, sementara banyak penggemar justru memberikan dukungan atas kejujurannya.
Kontroversi ini muncul di tengah persiapan comeback BTS dengan album kelima bertajuk ARIRANG, namun hingga kini belum ada tanggapan resmi dari pihak agensi.
Nama Jungkook 'BTS' kembali jadi perbincangan hangat setelah siaran langsungnya di platform Weverse pada 26 Februari dini hari KST, viral di sejumlah media sosial. Dalam live berdurasi sekitar satu hingga satu setengah jam tersebut, Jungkook tampak santai sambil karaoke bersama kakak dan seorang temannya. Ia juga mengaku sedang dalam kondisi sedikit mabuk dan memilih berbicara apa adanya kepada para penggemar yang dijuluki ARMY.
Siaran itu pun memicu reaksi beragam karena Jungkook sempat menyinggung topik sensitif, mulai dari kebiasaan merokok di masa lalu, tekanan sebagai idol, hingga komentarnya terhadap agensi.
Table of Content
Pengakuan soal merokok dan usahanya untuk berhenti

Dalam live tersebut, Jungkook secara terbuka membahas kebiasaan merokoknya. Ia mengatakan bahwa dirinya memang pernah merokok cukup banyak, tetapi ia sudah berusaha keras untuk berhenti melakukannya.
“Aku ingin membicarakan soal (kebiasaan) merokok. Aku sudah hampir 30 tahun. Aku dulu banyak merokok. Aku benar-benar berusaha keras untuk berhenti,” ujarnya, dikutip dari allkpop.
Ia juga mempertanyakan mengapa topik tersebut seolah tidak boleh dibahas. “Kenapa aku tidak boleh membicarakan hal ini? Aku sudah (berumur) tiga puluh,” tegasnya.
Jungkook menyadari ucapannya tersebut dapat memicu reaksi dari pihak agensi. “Begitu aku mengatakan ini, perusahaan mungkin akan (bertindak) heboh. Ini bukanlah sesuatu yang sudah dibicarakan dengan perusahaan, aku hanya mengatakannya karena merasa tertekan.”
Banyak penggemar justru memberikan dukungan, terutama karena upaya untuk berhenti merokok bukanlah hal yang mudah. Sebagian menyebut kejujuran tersebut membuat mereka semakin menghargai sang idol kelahiran 1997 itu.
Kejujuran, tekanan, dan batasan sebagai idol

Selain soal merokok, Jungkook juga menyinggung tekanan dalam bermusik dan citra sebagai idol. Ia mengaku tidak selalu mendengarkan musik untuk kesenangan pribadi.
“Aku sebenarnya tidak sering mendengarkan musik. Aku mendengarkannya karena tidak ingin tertinggal (tren),” ungkapnya.
Ia pun melanjutkan dengan nada reflektif, “Aku juga manusia. Aku hanya ingin bersenang-senang. Berapa banyak orang di dunia ini yang benar-benar bisa (berkata) jujur? Aku ingin jujur kepada ARMY.”
Pernyataannya yang paling banyak disorot adalah ketika ia berkata, “Kalau bukan karena perusahaan, aku akan mengatakan semuanya kepada kalian.”
Sepanjang live, Jungkook beberapa kali menunjukkan kekhawatiran akan respons agensi. Ia sempat bertanya, “Menurutmu, apakah perusahaan akan lebih sering memarahiku?” Namun ketika sejumlah penggemar di kolom komentar memintanya menghentikan siaran tersebut, ia justru menjawab, “Kenapa kalian menyuruhku mematikannya? Jangan mengaturku.”
Sikapnya yang santai, termasuk penggunaan kata-kata kasar dan gestur bercanda kepada teman di dekatnya, memicu perdebatan soal batas antara kebebasan pribadi dan ekspektasi publik terhadap idol.
Reaksi terbelah dari penggemar dan netizen

Tak lama setelah live berakhir, potongan videonya menyebar luas. Sebagian netizen mengkritik perilakunya yang dinilai kurang dewasa, terlebih karena ia menyebut memiliki jadwal pada hari yang sama, dan grupnya sedang bersiap untuk comeback. Ada juga yang mempertanyakan profesionalisme dan dampaknya terhadap anggota lain serta staf.
Namun di sisi lain, masih banyak penggemar global lainnya yang menyuarakan dukungan. Mereka menilai Jungkook sudah cukup dewasa untuk menentukan pilihan hidupnya sendiri, terlebih ia menegaskan bahwa ia sudah berhenti merokok. Ada pula yang merasa ia terlihat tertekan dan hanya ingin mengutarakan kegundahannya.
Setelah live berakhir, Jungkook juga menulis pesan di Weverse. Ia mengatakan bahwa waktu menuju album baru sudah semakin dekat dan meminta penggemar untuk menunggu sedikit lagi. Ia pun menulis, “Aku akan menjalani hidup dengan caraku sekarang, jadi tolong dukung aku,” serta meyakinkan bahwa ia tidak menyesali siaran tersebut.
Jelang comeback album 'ARIRANG'

Di tengah kontroversi ini, BTS memang tengah bersiap untuk comeback dengan album studio kelima bertajuk ARIRANG. Rencana perilisan dan serangkaian promosi turut dinantikan oleh ARMY, sehingga setiap pergerakan anggota grup otomatis menjadi sorotan.
Sementara itu, hingga artikel ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pihak agensi terkait isi siaran Jungkook di tengah malam.

















