Sepuluh malam terakhir di bulan Ramadan menjadi malam yang istimewa. Sebab, Allah SWT menjanjikan pahala ibadah yang berlipat ganda. Dalam sepuluh malam terakhir, terdapat satu malam yang lebih baik dari seribu bulan, yakni malam Lailatul Qadar.

Di malam Lailatul Qadar ini kita dianjurkan untuk mengisinya dengan memperbanyak ibadah. Mulai dari salat, membaca Alquran, hingga melakukan iktikaf di masjid. 

Bagaimana tata cara dan niat salat Lailatul Qadar? Simak penjelasannya berikut ini.

1. Jadwal malam ganjil di 10 malam terakhir Ramadan

Dikerjakan 10 Malam Terakhir, Niat & Tata Cara Salat Lailatul QadarCanva.com, Edited by Romi Subhan

Tidak ada yang tahu kapan malam Lailatul Qadar akan turun. Namun, salah satu tandanya yang pernah disebutkan adalah bahwa malam Lailatul Qadar turun pada malam-malam ganjil di sepuluh malam terakhir Ramadan.

Di bulan Ramadan 1442 Hijriah atau tahun 2021 ini, berikut daftar malam ganjil yang bisa kita manfaatkan untuk mengejar malam Lailatul Qadar. Daftar jadwal malam ganjil tersebut adalah sebagai berikut.

  • 21 Ramadhan 1442 = 3 Mei 2021
  • 23 Ramadhan 1442 = 5 Mei 2021
  • 25 Ramadhan 1442 = 7 Mei 2021
  • 27 Ramadhan 1442 = 9 Mei 2021
  • 29 Ramadhan 1442 = 11 Mei 2021

Bukan hanya di malam ganjil, tidak ada salahnya apabila kita memperbanyak ibadah di sepuluh malam terakhir Ramadan. Sebab, Allah SWT sudah menjanjikan banyak keberkahan dan pahala bagi mereka yang memperbanyak ibadah di bulan Ramadan.

2. Ayat Alquran tentang malam Lailatul Qadar

Dikerjakan 10 Malam Terakhir, Niat & Tata Cara Salat Lailatul QadarCanva.com, Edited by Romi Subhan

Malam Lailatul Qadar telah tercantum dalam Alquran dalam beberapa surat. Ayat yang mencantumkan tentang Lailatul Qadar adalah sebagai berikut.

Surat Al-Qadr

إِنَّآ أَنزَلْنَٰهُ فِى لَيْلَةِ ٱلْقَدْرِ. وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا لَيْلَةُ ٱلْقَدْرِ. لَيْلَةُ ٱلْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ. تَنَزَّلُ ٱلْمَلَٰٓئِكَةُ وَٱلرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمْرٍ. سَلَٰمٌ هِىَ حَتَّىٰ مَطْلَعِ ٱلْفَجْرِ

"Innā anzalnāhu fī lailatil-qadr. Wa mā adrāka mā lailatul-qadr. Lailatul-qadri khairum min alfi syahr. Tanazzalul-malā`ikatu war-rụḥu fīhā bi`iżni rabbihim, ming kulli amr. Salāmun hiya ḥattā maṭla’il-fajr."

Artinya: "Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Alquran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar." (QS. Al-Qadr: 1-5)

Surat Ad-Dukhan

إِنَّآ أَنزَلْنَٰهُ فِى لَيْلَةٍ مُّبَٰرَكَةٍ ۚ إِنَّا كُنَّا مُنذِرِينَ. فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ.

"Innā anzalnāhu fī lailatim mubārakatin innā kunnā munżirīn. Fīhā yufraqu kullu amrin ḥakīm."

Artinya: "Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan. Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah." (QS. Ad-Dukhan: 3-4)

3. Salat Lailatul Qadar

Dikerjakan 10 Malam Terakhir, Niat & Tata Cara Salat Lailatul QadarCanva.com, Edited by Romi Subhan

Salat Lailatul Qadar merupakan salat sunnah yang dianjurkan dikerjakan pada malam-malam ganjil di sepuluh malam terakhir bulan Ramadan. Jumlah rakaat pada salat Lailatul Qadar paling sedikit dua rakaat dan paling banyak 12 rakaat.

Ada pun tata cara dan niat salat Lailatul Qadar adalah sebagai berikut.

1. Niat salat Lailatul Qadar

Sama seperti salat lainnya, salat Lailatul Qadar juga diawali dengan niat. Bacaan niat salat Lailatul Qadar adalah sebagai berikut.

Niat salat Lailatul Qadar dua rakaat:

أُصَلِّى سُنَّةَ لَيْلَةِ الْقَدْرِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالٰى

“Ushalli sunnata lailatil qadri rak’ataini lillahi ta’aalaa.”

Artinya: “Saya niat shalat sunnah Lailatul Qadr dua rakaat karena Allah Ta’ala."

Niat salat Lailatul Qadar empat rakaat:

أُصَلِّى سُنَّةَ لَيْلَةِ الْقَدْرِ اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ لِلّٰهِ تَعَالٰى

“Ushalli sunnata lailatil qadri arba’arakaatin lillahi ta’aalaa.”

Artinya: “Saya niat shalat sunnah Lailatul Qadr empat rakaat karena Allah Ta’ala.”

2. Takbiratul Ihram

Setelah membaca niat dalam hati, salat Lailatul Qadar dimulai dengan takbiratul ihram. Yakni mengangkat kedua tangan sembari mengucap "Allahu akbar". 

3. Membaca surat Al-Fatihah dan surat pendek

Salat Lailatul Qadar kemudian dilanjutkan dengan membaca surat Al-Fatihah dan surat-surat pendek. Dianjurkan untuk membaca surat Al-Ikhlas, At-Takatsur, dan Al-Qadr. Namun, jika ingin membaca surat selain yang sudah disebutkan, juga tidak menjadi masalah.

4. Tidak ada tahiyat awal 

Jika kamu mengerjakan salat Lailatul Qadar sebanyak empat rakaat, kamu tidak perlu melakukan tahiyat awal setelah mengerjakan dua rakaat. Sebab, dalam salat Lailatul Qadar, tidak ada tahiyat awal. Namun, langsung mengerjakan tahiyat akhir setelah mengerjakan rakaat terakhir.

5. Diakhiri dengan salam dan membaca zikir

Apabila sudah membaca tahiyat awal, maka salat Lailatul Qadar diakhiri dengan salam dan membaca zikir.

4. Zikir setelah salat Lailatul Qadar

Dikerjakan 10 Malam Terakhir, Niat & Tata Cara Salat Lailatul QadarCanva.com, Edited by Romi Subhan

Ada pun bacaan zikir yang dianjurkan untuk dibaca setelah salat Lailatul Qadar adalah sebagai berikut.

أَسْتَغْفِرُ اللهَ اْلعَظِيْمِ اَلَّذِ يْ لَا إِلَهَ إِلاَّ هُوَالْحَيُّ اْلقَيُّوْمُ وَاَتُوْبُوا اِلَيْهِ تَوْبَةًعَبْدِالظَّا­ لِمِيْنَ لَايَمْلِكُ لِنَفْسِهِ ضَرًا وَّلَانَفْعًا وَّلَامَوْتًا وَّلَاحَيَاةًوَّلَان­ُشُوْرًا

"Astaghfirullohal’azh­iim, Alladzi laa ilaaha illa huwal hayyul qoyyuum wa atuubuu ilaih taubatan ‘abdidhdholimiin laa yamliku linafsihi zhorowwanaf’aw walaa maut, walaa hayyataw walaanusyuuro." (Dibaca sebanyak 3 kali)

أَسْتَغْفِرُ اللهَ اْلعَظِيْمِ مِنْ كُلِّ ذَنْبِ اْلعَظِيْمِ لَايَغْفِرُالذُّ نُوْبَ اِلَّااَنْتَ فَاغْفِرْلَنَا مَغْفِرَتً مِنْ عِنْدِكَ وَارْحَمْنَااِنَّكَ اَنْتَ اْلغَفُوْرُالرَّحِيْ­م

"Astagfirullohal ‘azhiim mingkulli dzanbil ‘adhiim la yaghfirudzdzunuuba illaa anta faghfirlanaa maghfirotan min ‘indik warhamnaa innaka antal ghofuurur Rohiim." (Dibaca sebanyak 3 kali)

أَسْتَغْفِرُ اللهَ اْلعَظِيْمِ

"Astaghfirullohal’azh­iim." (Dibaca sebanyak 70 kali)

Zikir pertama:

اَللّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيْم تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

"Allahumma innaka ‘afuwun Kariim. tukhibbul ‘afwa fa’fu’anna ( kami ) fa’fu’anni (Saya) Yaa kariim." (Dibaca sebanyak 33 kali)

Zikir kedua:

لَا إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِ وَيُمِيْتُ، وَهُوَحَيٌّ دَائِمُ لَايَمُوْتُ بِيَدِهِ الْخَيْرُ، وَهُوَعَلَئ كُلِّ شَيْءٍقَدِيرٌ

"Laa Illaha Illa Allah, Wahdahu laa Syarikalahu, Lahul Mulku Wa lahul Khamdu wa huwa hayyun daa-imun Laa yaa muutu Biyadihil Khair, wa Huwa ‘ala Kulli syai-in Qodir." (Dibaca sebanyak 33 kali)

Zikir ketiga:

سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ ، سُبْحَانَ اللهِ اْلعَظِيْمِ ، أَسْتَغْفِرُ الله

"Subhannallahu wa bi hamdihi, subhannallohil ‘adziem, Astaghfirullah." (Dibaca sebanyak 101 kali)

5. Waktu salat Lailatul Qadar

Dikerjakan 10 Malam Terakhir, Niat & Tata Cara Salat Lailatul QadarCanva.com, Edited by Romi Subhan

Untuk melaksanakan salat Lailatul Qadar, biasanya dikerjakan setelah melakukan salat Isya atau Tarawih. Namun, akan lebih baik apabila salat Lailatul Qadar dikerjakan di sepertiga malam atau seperti waktu salat tahajud.

Itulah tadi bacaan niat, doa dan tata cara salat Lailatul Qadar. Semoga dengan mengerjakan salat Lailatul Qadar, kita dapat menyempurnakan ibadah di bulan Ramadan ini.

Baca Juga: Sambut Nuzulul Quran, Ini 5 Peristiwa Penting di tanggal 17 Ramadan

Baca Juga: Arti dan Tanda Malam Lailatul Qadr

Baca Juga: 5 Hadis tentang Ramadan dan Keutamaannya yang Patut Kamu Pahami