Ungkapan live in the moment atau yang sering kita sebut menikmati apa yang ada saat ini memang kedengaran sangat deserhana namun sulit untuk dipraktikkan. Sebagai manusia biasa, pola pikir kita memang dominan mengingat kenangan masa lalu atau berencana tentang masa depan di mana kadang kita meninggalkan momen indah yang seharusnya bisa kita nikmati saat ini. 

Seringkali, kita kadang lupa istirahat dan relaks menikmati hidup sehingga kadang ungkapan tersebut tidak benar-benar bisa kita praktikkan. Menentukan tujuan hidup memang penting, namun menetapkan langkah signifikan untuk mencapainya di luar kapasitas diri kita karena semuanya tidak akan bisa berjalan mulus seperti apa yang kita pikirkan. Terlalu fokus pada masa depan kadang membuat kamu stres sendiri dan berujung pada pemikiran negatif. Berikut alasan mengapa kamu harus lebih fokus pada momen saat ini dibanding memikirkan lebih banyak tentang masa depan kamu. 

Momen saat ini adalah satu-satunya bisa kamu kendalikan

Alasan Kamu Harus Berhenti Membuat Rencana Terlalu Banyak di Usia 20-anunsplash.com
 

Seberapa banyak kamu menetapkan rencana, kamu tidak akan pernah tahu bagaimana kehidupan kamu di masa depan. Momen yang kamu alami saat ini adalah satu-satunya momen yang bisa kamu kontrol. Kamu bisa menikmatinya atau malah membencinya semua itu kembali lagi ke diri kamu sendiri. 

Merencanakan sesuatu tudak akan membuat kamu keluar dari momen yang kamu alami saat ini. Hal ini mungkin bisa mendekatkan diri kamu ke tujuan kamu namun hal ini tidak akan membuat kualitas hidup kamu menjadi lebih baik. 

Setiap momen adalah hadiah dari Tuhan

Alasan Kamu Harus Berhenti Membuat Rencana Terlalu Banyak di Usia 20-anunsplash.com
 

Entah itu pengalaman yang menyenangkan ataupun menyakitkan, setiap hal yang terjadi dalam hidup kamu adalah hadiah dari Tuhan. Kamu tidak akan bisa menjamin momen-momen seperti apa yang akan kamu punya nantinya maka dari itu berencana terlalu banyak pun sama seperti mendahulukan Tuhan. 

Dengan menikmati momen yang terjadi saat ini kamu bisa mensyukuri hadiah Tuhan yang ada dalam hidup kamu. Maka dari itu, berencana lah untuk hal yang baik maupun terburuk, namun perubahaan adalah sesuatu yang mutlak terjadi. 

Pencegah stres dan anti galau

Alasan Kamu Harus Berhenti Membuat Rencana Terlalu Banyak di Usia 20-anunsplash.com
 

Berpikir terlalu banyak tentang masa depan ataupun masa lalu sama-sama memiliki risiko yakni stres. Jangan lupa, stres bisa membawa penyakit lho seperti kesehatan mental kamu yang terganggu di tahap awal. Terlalu banyak berencana bisa membuat stres kala rencana kamu tersebut menjadi kabur atau bahkan tidak terkabul sehingga kamu kehilangan kesempatan untuk mendapatkan peluang di momen saat ini. 

Cobalah melakukan perubahan kecil dalam diri kamu sendiri yang bisa menjadi obat anti galau. Kesadaran kecil bisa jadi mengubah keseluruhan perspektif kamu lho. 

Membuat rencana lebih sering membuat kita kecewa

Alasan Kamu Harus Berhenti Membuat Rencana Terlalu Banyak di Usia 20-anunsplash.com
 

Coba ingat-ingat lagi berapa kali kamu mencoba melakukan sesuatu namun akhirnya tidak berjalan sesuai dengan keinginan kamu? Bagaimana reaksi kamu? Awalnya kamu pasti kecewa karena hal tersebut di luar ekspektasi kamu. Rencana dalam hidup yang sering kali kita lakukan secara mendetail memang lebih sering gagal dan hal ini lumrah terjadi. Semakin banyak kamu membuat rencana, semakin sering kamu merasa kecewa dan hal ini tidak baik untuk diri kamu sendiri. 

Bukan berarti kamu harus hidup tanpa rencana, namun ada kalanya kamu harus membiarkan saja hal-hal tersebut terjadi pada kamu dan sehingga pada akhirnya kamu bisa belajar untuk menerima kenyataan. 

Menikmati momen saat ini membuat kamu jauh lebih bahagia

Alasan Kamu Harus Berhenti Membuat Rencana Terlalu Banyak di Usia 20-anunsplash.com
 

Coba pikirkan lagi apa yang membuat kamu bahagia? Mungkin seringkali jawaban kamu adalah masa lalu atau memikirkan tentang masa depan. Padahal, bahagia saat ini adalah kunci untuk menjadi orang yang benar-benar bahagia. 

Pelan-pelan, nikmati lah hari ini tanpa memikirkan terlalu banyak tentang bulan depan atau tahun depan dan observasi apa yang kamu rasakan pada hari itu. Temukanlah keseimbangan antara saat ini dan masa depan karena menerima kondisi kamu saat ini adalah satu-satunya hal yang bisa membuat kamu bahagia. 

Buatlah rencan jika hal tersebut memungkinkan seperti menabung untuk menikah atau membeli rumah namun jika hal tersebut belum kamu sanggup kamu lakukan saat ini, maka terima saja kenyataannya. Tidak seperti uang, kamu tidak bisa menabung momen dan waktu. Jadi, berbahagialah mulai dari sekarang!

 

BACA JUGA: 11 Indikator yang Menandakan Kalau Kamu Sudah Jauh Lebih Dewasa Daripada yang Kamu Pikirkan