Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Profil dan Biodata Oliver Tree, Musisi yang Meninggal Kecelakaan
instagram.com/olivertree
  • Oliver Tree adalah musisi dan kreator konten asal Amerika Serikat yang dikenal lewat lagu Life Goes On dan Miss You.

  • Musisi kelahiran Santa Cruz, California, ini memiliki ciri khas visual berupa rambut bowl cut, kacamata besar, dan pakaian oversized.

  • Oliver Tree dilaporkan meninggal dunia pada 14 Juni 2026 dalam kecelakaan helikopter saat menjalani tur dunia di Rio de Janeiro, Brasil.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Dunia musik internasional sedang berduka karena kepergian Oliver Tree. Musisi dan kreator konten asal Amerika Serikat ini dilaporkan meninggal dunia pada 14 Juni 2026 dalam kecelakaan helikopter di Rio de Janeiro, Brasil.

Kepergian Oliver Tree membuat banyak penggemar mengenang karya dan persona uniknya. Tak heran jika profil dan biodata Oliver Tree kembali banyak dicari. Berikut informasi lengkap mengenai sosok musisi yang dikenal lewat lagu Life Goes On dan Miss You tersebut.

1. Biodata Oliver Tree

instagram.com/olivertree

  • Nama lengkap: Oliver Tree Nickell

  • Nama panggung: Oliver Tree

  • Tanggal lahir: 29 Juni 1993

  • Tempat lahir: Santa Cruz, California, Amerika Serikat

  • Tanggal meninggal: 14 Juni 2026

  • Umur: 32 tahun

  • Kebangsaan: Amerika Serikat

  • Pekerjaan: Penyanyi, rapper penulis lagu, produser, kreator konten

  • Genre musik: Alternatif pop, elektronik, hip hop

  • Tahun aktif: 2010–2026

  • Instagram: @olivertree

  • TikTok: @olivertree

2. Latar belakang Oliver Tree

instagram.com/olivertree

Pemilik nama asli Oliver Tree Nickell ini lahir dan besar di Santa Cruz, California. Sejak usia muda, ia telah menunjukkan minat besar pada dunia seni dan musik.

Oliver mulai menciptakan musik secara mandiri sebelum akhirnya dikenal luas berkat gaya visualnya yang eksentrik. Rambut bowl cut, kacamata khas, dan pakaian oversized menjadi identitas yang membuatnya mudah dikenali oleh penggemar di seluruh dunia.

3. Perjalanan karier Oliver Tree

instagram.com/olivertree

Membahas profil dan biodata Oliver Tree tidak lengkap rasanya bila melewatkan perjalanan kariernya. Karier Oliver Tree dimulai dari perilisan lagu indie sebelum bergabung dengan Atlantic Records pada 2017. Ia kemudian secara resmi meninggalkan label ini pada 2026 lalu.

Namanya mulai menarik perhatian publik setelah lagu When I'm Down viral di berbagai platform digital. Selain merilis berbagai album, Oliver juga dikenal karena sering menyutradarai video musiknya dengan konsep yang absurd. Pada 2024, Oliver Tree sempat menyapa penggemar Indonesia melalui penampilannya di festival musik We The Fest.

4. Oliver Tree meninggal dunia

Instagram.com/malcriada.music

Oliver Tree meninggal dunia saat dirinya menjalani tur dunia bertajuk The World's First World Tour. Musisi berusia 32 tahun itu dilaporkan meninggal dunia dalam kecelakaan dua helikopter yang bertabrakan di udara di kawasan Recreio dos Bandeirantes, Rio de Janeiro, Brasil, pada 14 Juni 2026.

Insiden tersebut menewaskan enam orang, termasuk pilot dan beberapa anggota tim Oliver Tree. Hingga kini, otoritas Brasil masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut. Kepergian Oliver Tree pun meninggalkan duka mendalam bagi penggemar di seluruh dunia.

5. Diskografi Oliver Tree

Instagram.com/malcriada.music

Sepanjang hidupnya, Oliver Tree telah merilis sejumlah album dan lagu populer. Berikut daftar karya Oliver Tree yang paling dikenal:

Album

  • Ugly Is Beautiful (2020)

  • Cowboy Tears (2022)

  • Alone in a Crowd (2023)

  • Love You Madly Hate You Badly (2026)

Lagu Populer

  • When I'm Down (2018)

  • Hurt (2018)

  • Alien Boy (2018)

  • Let Me Down (2020)

  • Life Goes On (2021)

  • Miss You (2022)

  • Bounce (2023)

  • Fairweather Friends (2023)

Demikian profil dan biodata Oliver Tree, musisi eksentrik yang dikenal lewat karya-karyanya yang unik dan penuh warna. Meski telah berpulang, karya dan kreativitasnya akan terus dikenang oleh para penggemar di berbagai belahan dunia.

Editorial Team

Related Article