Pada hari Senin malam (15/06) lalu, pemandangan unik terabadikan di beberapa bagian Australia. Sebuah bola api berwarna hijau, tampak melintasi langit malam yang berlangsung sekitar 30 detik. Berbagai spekulasi pun bermunculan, Bela. Apakah meteor yang merupakan kejadian kosmik alami, atau malah alien yang ingin mendarat?

Video yang menjadi viral adalah milik pekerja tambang di Pilbara, Australia. Tentu saja mereka tertegun seperti tidak percaya bahwa ada bola api berwarna hijau melaju dengan kecepatan cukup tinggi di langit malam itu, tepat sebelum pukul 01:00 dini hari. Bagi para pekerja yang melakukan shift malam yang cukup panjang, kejadian ini menjadi tontonan yang menarik.

Bagi para penggemar astronomi yang masih hangat membicarakan peristiwa tersebut, berspekulasi bahwa bisa saja benda itu merupakan sisa-sisa roket yang diluncurkan baru-baru ini.

Namun, menurut Renae Sayers dari Curtin’s University Space, Science and Technology Centre, ini bisa saja benda alami. Mengutip dari kantor berita abc.net.au, “Ketika benda-benda seperti puing-puing luar angkasa, atau jika itu adalah satelit yang terbakar, maka apa yang cenderung kita lihat adalah semacam keretakan dan percikan,” katanya. "Ini karena fakta bahwa ada hal-hal yang terbakar, sehingga ada semacam panel surya di sekitarnya, jadi kamu melihat ada bongkahan logam yang bergerak yang terbakar di atmosfer kita. [Tapi] ini pergerakan yang cukup bersih, garisnya cukup kuat, kami tidak melihat terlalu banyak fragmentasi,” tambahnya.

https://www.youtube.com/embed/HDlsdVuv6qQ

Ia pun menjelaskan, Bela, biasanya batu-batu yang memasuki ruang atmosfer bergerak dengan sangat cepat, dangkal dan menghilang dengan cepat pula. Namun yag membuat peristiwa ini menarik, adalah benda tersebut melintasi Australia dengan begitu dekat, jelas dan lama, sehingga membuat orang-orang bereaksi terhadap fenomena yang tak sering terjadi ini.

Menurut kamu, kira-kira apa, ya, Bela?

Baca Juga: Hujan Meteor dan Melihat Mars, Ini Fakta Lain Gerhana Bulan Total

Baca Juga: Fenomena Midnight Sun, Saat Matahari Bersinar 24 Jam di Norwegia Utara

Baca Juga: Langka dan Aneh, Fenomena Musim Dingin di Finlandia Ramai di Internet