Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
For
You

Niat Bayar Fidyah untuk Diri Sendiri Lengkap dengan Artinya

Niat Bayar Fidyah untuk Diri Sendiri Lengkap dengan Artinya
pexels.com/Anastasia Shuraeva
Intinya Sih
  • Niat bayar fidyah untuk diri sendiri menjadi bagian penting ketika seseorang tidak mampu menjalankan puasa Ramadan.

  • Fidyah biasanya ditunaikan dengan memberi makanan atau uang kepada fakir miskin sesuai jumlah hari puasa yang ditinggalkan.

  • Dengan niat yang jelas dan cara pembayaran yang tepat, kewajiban puasa yang tidak mampu dijalankan tetap bisa diganti sesuai syariat.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Niat bayar fidyah untuk diri sendiri sering dicari saat bulan puasa, terutama ketika seseorang tidak mampu menjalankan puasa karena alasan tertentu. Dalam Islam, fidyah menjadi bentuk pengganti puasa dengan memberi makan fakir miskin sesuai jumlah hari yang ditinggalkan.

Selain memahami jumlah dan cara membayarnya, niat juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan fidyah. Oleh karena itu, berikut penjelasan tentang niat bayar fidyah untuk diri sendiri beserta bacaan dan artinya.

Table of Content

1. Bacaan niat bayar fidyah untuk diri sendiri

1. Bacaan niat bayar fidyah untuk diri sendiri

ilustrasi perempuan berdoa
pexels.com/Pavel Danilyuk

Niat bayar fidyah untuk diri sendiri yang pertama perlu dipahami sebagai bentuk kesungguhan saat menunaikan kewajiban ini. Niat pada dasarnya cukup dilakukan di dalam hati, tetapi melafalkannya juga dianjurkan agar lebih mantap.

Berikut bacaan niat fidyah untuk diri sendiri.


نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ هٰذِهِ الْفِدْيَةَ عَنْ إِفْطَارِ صَوْمِ رَمَضَانَ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى


Nawaitu an ukhrija hadzihil fidyata ‘an ifthari shaumi ramadhana fardhan lillahi ta‘ala.

Artinya: “Aku niat mengeluarkan fidyah ini karena berbuka puasa di bulan Ramadan, fardhu karena Allah Ta‘ala.”

2. Kapan niat fidyah dibaca?

Berbagi Makanan
freepik.com/freepik

Setelah mengetahui bacaannya, hal berikutnya yang perlu dipahami adalah waktu melafalkannya. Niat fidyah umumnya dibaca saat hendak menyerahkan makanan pokok, makanan siap saji, atau uang fidyah kepada fakir miskin.

Dengan begitu, niat dan pelaksanaannya berjalan beriringan dalam satu ibadah. Cara ini juga membantu seseorang lebih sadar bahwa fidyah yang ditunaikan benar-benar diniatkan sebagai pengganti puasa yang ditinggalkan.

3. Siapa yang perlu membaca niat fidyah?

ilustrasi lansia sedang minum
pexels.com/vlada-karpovich

Niat bayar fidyah untuk diri sendiri yang terakhir dibaca oleh orang yang memang wajib menunaikan fidyah atas puasanya sendiri. Misalnya, lansia yang sudah tidak mampu berpuasa, orang dengan penyakit kronis, atau kondisi tertentu lain yang dibenarkan menurut syariat.

Jika fidyah dibayarkan untuk diri sendiri, maka niatnya pun tetap diarahkan untuk kewajiban pribadi tersebut. Oleh karena itu, penting memastikan bahwa fidyah ditunaikan dengan niat yang jelas, jumlah yang sesuai, dan diberikan kepada pihak yang berhak menerimanya.

Demikianlah niat bayar fidyah untuk diri sendiri yang perlu kamu ketahui. Semoga fidyah yang diberikan bernilai pahala.

FAQ seputar fidyah

Apa itu fidyah dalam puasa Ramadan?

Fidyah adalah pengganti puasa bagi orang yang tidak mampu berpuasa dengan memberi makan fakir miskin sesuai jumlah hari puasa yang ditinggalkan.

Apakah niat fidyah harus dilafalkan?

Niat fidyah sebenarnya cukup di dalam hati, tetapi boleh dilafalkan agar lebih mantap saat menunaikan ibadah.

Kapan waktu membaca niat fidyah?

Niat fidyah biasanya dibaca saat hendak menyerahkan makanan atau uang fidyah kepada fakir miskin.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nafi Khoiriyah
EditorNafi Khoiriyah
Follow Us

Latest in Career

See More