Sejarah Paskibraka di Indonesia, Tugas, dan Awal Mulanya

Paskibra dan Paskibraka ternyata berbeda, lho!

Sejarah Paskibraka di Indonesia, Tugas, dan Awal Mulanya

Follow Popbela untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Whatsapp Channel & Google News

Salah satu momen yang paling ditunggu-tunggu saat peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia adalah pengibaran Sang Merah Putih di Istana Negara. 

Biasanya, pengibaran bendera tersebut akan ditayangkan di banyak stasiun televisi sehingga bisa disaksikan dari mana saja. 

Salah satu yang membuat pengibaran bendera sangat menarik adalah karena para pasukan pengibar bendera (Paskibra) dan pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) yang sangat kompak menjalankan tugasnya. 

Itulah yang membuat orang kemudian bertanya-tanya apa itu Paskibra dan Paskibraka? Untuk mengetahui lebih lengkap tentang arti, tugas serta sejarah Paskibra dan Paskibraka, simak ulasan berikut ini.

1. Perbedaan Paskibra dan Paskibraka

Dalam setiap peringatan HUT RI, selalu ada momen pengibaran dan penurunan bendera merah putih. Orang-orang yang bertugas untuk menaikkan dan menurunkan bendera itu adalah Paskibra dan Paskibraka. 

Lalu, apa itu Paskibraka dan apa itu Paskibra? Keduanya memang sama-sama bertugas menaik turunkan bendera. Namun ternyata, ada perbedaan di antara Paskibra dan Paskibraka. 

Dilihat dari namanya, Paskibra merupakan singkatan dari Pasukan Pengibar Bendera. Sementara Paskibraka adalah Pasukan Pengibar Bendera Pusaka. 

Artinya, Paskibra bisa bertugas di lingkungan sekolah. Sementara itu, Paskibraka bertugas di tingkat kabupaten, provinsi, dan nasional. 

Selain itu, seorang Paskibra tidak memiliki atribut khusus. Hal itu berbeda dengan Paskibraka yang memiliki seragam dengan lambang dan tanda tertentu. 

Usia orang orang yang bertugas menjadi Paskibra biasanya tergantung dengan tingkat sekolahnya, mulai dari SD sampai SMA. Namun, usia seorang Paskibraka biasanya berada di tingkat SMA saja. 

2. Sejarah Paskibraka

Hadirnya Paskibraka di Indonesia memiliki sejarah yang panjang. Tidak lama setelah kemerdekaan Indonesia pada 1945, sejarah Paskibraka dimulai pada tahun 1946. 

Hal itu bermula saat Soekarno memanggil ajudannya yang bernama Mayor M. Husein Mutahar untuk mempersiapkan upacara peringatan Proklamasi Kemerdekaan RI 17 Agustus 1946. Upacara itu akan diselenggarakan di halaman Istana Presiden Gedung Agung, Yogyakarta. 

Mendapat perintah tersebut, Mayor Husein kemudian mecari cara untuk memperingati detik-detik proklamasi. Ia kemudian terpikir untuk melibatkan pemuda-pemudi dari berbagai penjuru Nusantara. 

Namun, karena keterbatasan yang dihadapi pada masa itu, gagasan dari Mayor Husein tidak terealisasikan. Ia hanya bisa menghadirkan lima orang pemuda pemudi. Pasukan tersebut kemudian dinamakan Pasukan Penggerek Bendera. 

Pada tahun 1967, Husein Mutahar kemudian dipanggil untuk menangani kembali masalah pengibaran bendera dengan ide yang sebelumnya. 

Akan tetapi, nama Paskibraka baru muncul pada tahun 1973 dari pembina Paskibraka, Idik Sulaeman.

Terkait dengan makna nama Paskibraka,  suku kata "pas" berasal dari kata pasukan, "kibra" berasal dari kata pengibar bendera, dan "ka" berasal dari kata pusaka. 

Mulai saat itulah pasukan pengibaran terdiri dari 3 kelompok, yakni kelompok 17 sebagai pengiring depan, kelompok 8 sebagai pembawa bendera, dan kelompok 45 sebagai pengawal. 

  • Share Artikel

TOPIC

trending

Trending

This week's horoscope

horoscopes

... read more

See more horoscopes here