MR.D.I.Y Gelar Art Competition, Hadirkan Workshop Eksklusif Bersama Seniman Berbakat

- MR.D.I.Y kembali menggelar Art Competition 2026 bersama IndoArtNow, menghadirkan ajang kreatif berskala regional yang mempertemukan seniman dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand.
- Rangkaian acara mencakup workshop eksklusif di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Kudus, serta online dengan mentor seniman berbakat seperti Harishazka Fauzan yang berbagi pengalaman dan teknik berkarya.
- Kompetisi bertema 'Strength and Resilience' ini membuka dua kategori peserta tanpa biaya pendaftaran dan memperebutkan total hadiah Rp370 juta hingga 30 Juni 2026.
Melanjutkan kesuksesan MR.D.I.Y Art Competition 2025, MR.D.I.Y kembali menyelenggarakan Art Competition 2026 yang bekerja sama dengan IndoArtNow. Pada edisi sebelumnya, ajang ini berhasil menarik partisipasi ribuan seniman dari seluruh Indonesia dan mengantarkan karya seniman muda Tanah Air meraih prestasi di tingkat Asia Tenggara. Tahun ini, MR.D.I.Y kembali hadir dengan kompetisi yang lebih inspiratif, sekaligus menghadirkan workshop eksklusif bersama seniman berbakat untuk mendorong kreativitas generasi baru.
Seperti apa rangkaian program MR.D.I.Y Art Competition tahun ini? Selami artikel ini sampai habis, Bela!
Indonesia jadi tuan rumah

MR.D.I.Y Art Competition tahun ini menjadi sangat spesial, pasalnya Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah kompetisi tingkat regional yang akan mempertemukan para pemenang dari Indonesia, Malaysia dan Thailand. Para pemenang akan menampilkan karya mereka di panggung Asia Tenggara. Penunjukan ini menunjukkan kepercayaan terhadap ekosistem kreatif Tanah Air sekaligus membuka peluang lebih besar bagi seniman lokal untuk tampil di panggung Asia Tenggara dan memperluas jejaring lintas negara.
Hadirkan sesi workshop eksklusif bersama mentor seniman

Sebagai bagian dari rangkaian program MR.D.I.Y. Art Competition 2026, MR.D.I.Y. menghadirkan workshop yang diselenggarakan di kota-kota yang telah melahirkan banyak talenta seni, yaitu Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Kudus, serta secara online. Kegiatan yang digelar pada periode april hingga Juni ini juga menghadirkan para mentor yang merupakan seniman berbakat di Indonesia untuk berbagi pengalaman, inspirasi, serta cerita di balik proses kreatif mereka dalam berkarya.
Universitas Multimedia Nusantara (UMN), yang dikenal dengan program studi Desain Komunikasi Visual (DKV) dan konsisten melahirkan talenta kreatif, dipilih sebagai salah satu lokasi workshop. Perhelatan workshop pertama pada Rabu (29/04/2026) lalu ini menghadirkan seniman muda terkemuka, Harishazka Fauzan yang banyak berkarya terutama melalui medium gambar dan mixed media.
Sebagai mentor, pria yang akrab disapa Azka ini membagikan pengetahuan fundamental dalam seni, mulai dari penyusunan komposisi ruang, warna, bentuk dan detail lain dalam karya seni. Pada saat sesi workshop, Azka memuji kreativitas dan kecepatan menggambar mahasiswa dan mahasiswi UMN, yang membuatnya berpikir adanya potensi bagi anak muda untuk mengembangkan bakatnya di bidang seni.
"Potensinya ada banget, dan bisa lebih (baik) lagi. Jadi memang harus ada yang nampung (karya), salah satunya ya melalui kompetisi seperti MR.D.I.Y ini, dan juga ruang pameran," ujar Azka.
Berhadiah ratusan juta

Tahun ini, MR.D.I.Y Art Competition mengusung tema “Strength and Resilience”, yang mengajak para seniman untuk mengeksplorasi kekuatan, ketangguhan dan kemampuan untuk bangkit melalui karya visual. Terdapat 2 kategori yang bisa diikuti, yakni kategori pelajar (untuk pelajar dan mahasiswa) serta kategori umum (terbuka untuk masyarakat umum). Proses pendaftaran dan submission (penyerahan) karya telah dibuka mulai 1 April hingga 30 Juni 2026.
Seluruh peserta tidak dikenakan biaya apapun, serta akan memperebutkan hadiah total Rp370 juta. Untuk informasi selengkapnya, bisa kamu cek di akun instagram @mrdiy.indonesia. Mau ikut meramaikan kompetisi ini dengan karyamu, Bela?


















