Pengertian Urban Farming, Dampak dan 5 Tips Melakukannya di Rumah!

Bisa hemat uang belanja, nih!

Pengertian Urban Farming, Dampak dan 5 Tips Melakukannya di Rumah!

Bela, apakah kamu pernah mendengar istilah urban farming? Nah, Urban farming adalah salah satu bentuk kegiatan bercocok tanam di rumah yang dilakukan masyarakat perkotaan, demi menunjang gaya hidup sehat. Menariknya, tidak seperti pertanian biasa di pedesaan yang menggunakan pestisida ataupun pupuk kimia, urban farming dilakukan dengan sistem organik. 

Urban farming saat ini menjadi trend di tengah masyarakat, khususnya pecinta lingkungan, di perkotaan karena memiliki banyak manfaat. Mulai dari terjaminnya bahan makanan yang lebih sehat, mengurangi krisis ruang terbuka hijau di perkotaan, menjaga ketahanan pangan, menjadi peluang usaha, sampai menghemat uang belanja untuk makanan sehari-hari. Meski begitu, urban farming juga memiliki dampak negatif. Jika dilakukan dengan sistem yang kurang maksimal dan efektif, urban farming dapat menyebabkan meningkatnya polusi suara, udara, banjir, pemborosan air, bahkan hingga potensi terkena malaria. 

Tertarik mencoba melakukan urban farming di rumah? Ikuti 5 tipsnya dulu di bawah ini, ya!

1. Menanam dengan medium air

Pengertian Urban Farming, Dampak dan 5 Tips Melakukannya di Rumah!

Jika kamu tidak memiliki lahan tanah yang luas di rumah, maka kamu bisa melakukan urban farming dengan medium air. Ternyata ada beberapa jenis sayuran yang bisa tumbuh hanya dengan diletakan di rendaman air. Seperti kubis, seledri, adas, bawang putih, daun bawang, serai dan selada. 

2. Gunakan kulit pisang, cangkang telur, dan bubuk kopi untuk menyuburkan tanah

  • Share Artikel

TOPIC

trending

Trending

This week's horoscope

horoscopes

... read more

See more horoscopes here

‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌

© 2024 Popbela.com by IDN | All Rights Reserved

Follow Us :

© 2024 Popbela.com by IDN | All Rights Reserved