Di bulan Ramadan ini, masyarakat muslim dianjurkan untuk melakukan berbagai ibadah dan amalan sunah. Hal ini dilakukan agar kita bisa mendekatkan diri dengan Tuhan dan meningkatkan kualitas puasa. Salah satu ibadah yang dianjurkan adalah itikaf di 10 hari terakhir Ramadan.  

Baik laki-laki dan perempuan, keduanya umumnya sama-sama dapat melakukan itikaf di masjid. Hal ini didasarkan pada hadis riwayat Imam Bukhari dan muslim melalui Sayyidatina yang mengatakan: 

“Dari Aisyah RA, Nabi Muhammad SAW beritikaf pada sepuluh terakhir bulan Ramadan. Aktivitas itu dilakukan hingga beliau wafat. Kemudian para istrinya mengikuti itikaf pada waktu tersebut sepeninggal Rasulullah SAW."

Perempuan yang ingin beritikaf di masjid dianjurkan menutup diri dengan tirai

Sedang Pandemi, Ini Doa Itikaf di Rumah dengan Syarat dan Tata CaranyaDok. Internet

Ada pula anjuran khusus dari Syekh Wahbah Az-Zuhayli untuk perempuan yang ingin melakukan itikaf di masjid agar menggunakan tirai penutup untuk menutupi dirinya saat beribadah.  

"Jika seorang perempuan beritikaf di masjid, ia dianjurkan untuk menutup diri dengan tirai, karena para istri Nabi Muhammad SAW ketika ingin beritikaf diperintah untuk di bangunan mereka. Mereka membangunnya di dalam masjid. Pasalnya, masjid juga dihadiri oleh pria bukan mahram. Alangkah baiknya bagi mereka dan para pria bukan mahram untuk tidak saling memandang."

Perempuan dapat beritikaf di musala dalam rumahnya

Sedang Pandemi, Ini Doa Itikaf di Rumah dengan Syarat dan Tata CaranyaDok. Internet

Namun, apakah perempuan dapat melakukan itikaf di rumah karena jarak masjid yang jauh ataupun untuk menjaga kesehatan diri di tengah pandemi COVID-19 saat ini? 

Meskipun ada mazhab dari para ulama yang menekankan bahwa itikaf dianjurkan untuk dilakukan di masjid, ada pula pernyataan dari Imam Abu Hanifah yang menyatakan bahwa perempuan dapat menggunakan musala rumah yang biasa dipakai untuk salat di rumahnya. 

“Menurut Abu Hanifah, itikaf perempuan sah di masjid di dalam rumahnya, yaitu sebuah lokasi di dalam rumahnya yang disediakan untuk aktivitas salatnya,” .

Di tengah pandemi, itikaf dianjurkan dilakukan dari rumah saja

Sedang Pandemi, Ini Doa Itikaf di Rumah dengan Syarat dan Tata CaranyaIslamicfinder.org

Ahli tafsir terkemuka, Quraish Shihab juga menyarankan agar masyarakat muslim melakukan itikaf dari rumah saja mengingat kondisi pandemi yang bisa membahayakan kesehata diri jika dipaksakan berkumpul di masjid. 

"Itikaf harus di masjid. Tapi, dampak buruk kehadiran di masjid (saat ini) bisa berbahaya. Karena itu kita bisa ambil substansinya," ujar Quraish dalam konferensi pers pada Jumat (24/4/2020). 

"Orang itikaf itu merenung, introspeksi. Itu bisa dilakukan di masjid dan rumah,"  lanjutnya. 

Syarat itikaf

Sedang Pandemi, Ini Doa Itikaf di Rumah dengan Syarat dan Tata CaranyaGreenprophet.com

Saat ingin beritikaf, kita diminta untuk memenuhi syarat berikut: 

  1. Islam 
  2. Berakal (tidak ada gangguan kejiwaan) 
  3. Bersih dari haid, nifas, jinabah.  
  4. Baju dan badan dalam keadaan bersih agar tidak membawa najis yang dapat mengotori masjid. 
  5. Tidak melakukan hubungan seksual 

Doa Itikaf

Sedang Pandemi, Ini Doa Itikaf di Rumah dengan Syarat dan Tata Caranyaaboutislam.net

Saat ingin beritikaf, ini lafalan niat yang bisa kamu baca:


نَوَيْتُ أَنْ أَعْتَكِفَ فِي هَذَا الْمَسْجِدِ مَا دُمْتُ فِيهِ  

Nawaitu an a‘takifa fī hādzal masjidi mā dumtu fīh. 

Artinya: “Saya berniat itikaf di masjid ini selama saya berada di dalamnya.”  

Ada pula lafalan niat itikaf lain yang bisa kamu baca seperti di bawah ini: 

نَوَيْتُ الاِعْتِكَافَ فِي هذَا المَسْجِدِ لِلّهِ تَعَالى  

Nawaitul i’tikāfa fī hādzal masjidi lillāhi ta‘ālā. 

Artinya: “Saya berniat i’tikaf di masjid ini karena Allah SWT" 

Tata cara itikaf

Sedang Pandemi, Ini Doa Itikaf di Rumah dengan Syarat dan Tata CaranyaDok. Internet

Saat beritikaf, tujuan kita adalah untuk mendekatkan diri kepada Tuhan dengan melakukan berbagai rangkaian ibadah ini, simak tata cara itikaf berikut: 

1. Salat 
Saat beritikaf, kamu diwajibkan untuk salat wajib dan disunahkan untuk melakukan salat sunah seperti salat tarawih, salat malam, salat witir, salat dhuha, hingga salat sunah rawatib.  

2. Zikir 
Selanjutnya, kamu dianjurkan untuk berzikir kepada Allah SWT. Tidak ada batasan mengenai jumlah hitungan pasti saat berzikir, yang terpenting adalah niat untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. 

3. Membaca ayat Alquran dan memahaminya 
Membaca Alquran (tilawah) sangat dianjurkan saat sedang beri'tikaf. Terutama dengan memperhatikan tajwid dan tartil yang tepat.  Selain itu, kita juga dianjurkan untuk membaca terjemahannya agar lebih memahami arti dari ayat-ayat Alquran sehingga bisa mengamalkannya. 

4. Berdoa 
Saat beritikaf, tak lupa kita dianjurkan untuk berdoa untuk kebaikan dunia maupun kebaikan akhirat dan meminta ampunan atas dosa-dosa yang pernah dilakukan. 

Itulah syarat, doa dan tata cara itikaf yang bisa kamu jadikan panduan untuk menjalankan ibadah ini. Semoga bermanfaat ya.

Baca Juga: 6 Amalan untuk Raih Malam Lailatul Qadr

Baca Juga: Salat Sunah yang Bisa Dilakukan untuk Mengisi Malam Lailatul Qadr

Baca Juga: Arti dan Tanda Malam Lailatul Qadr