25 Contoh Surat Lamaran Kerja yang Baik dan Benar, Dilirik HRD!

Jangan hanya mengirimkan CV tanpa surat lamaran, ya!

25 Contoh Surat Lamaran Kerja yang Baik dan Benar, Dilirik HRD!

Ketika melamar pekerjaan, ada dua berkas surat lamaran kerja yang tak boleh luput dari perhatian para job seeker, yaitu CV atau riwayat hidup dan juga surat lamaran atau application letter.

Di antara dua berkas tersebut, surat lamaran kerja sering kali diabaikan oleh para job seeker dengan tidak menyertakannya bersamaan dengan CV.

Padahal, kehadiran surat lamaran sangat penting dan berpotensi memberikan peluang yang lebih besar bagi para pelamar untuk dipanggil melakukan wawancara kerja.

Surat lamaran yang dilampirkan oleh para job seeker juga mampu memberikan kesan pertama yang baik dan bertahan lama di benak recruiter atau HRD, lho. Nah, berbicara mengenai isi surat lamaran, kamu bisa menuliskan keahlian, keterampilan dan kekuatan yang kamu punyai.

Lalu, bagaimana membuat surat lamaran kerja yang baik dan benar? Berikut Popbela.com berikan contoh surat lamaran kerja yang baik dan benar beserta cara membuat struktur CV agar menarik HRD atau recruiter.

Siapkan dulu berkas yang harus dilampirkan di surat lamaran kerja

Sebelum mulai menulis surat lamaran kerja, ada baiknya kamu menyiapkan terlebih dulu berkas-berkas yang dibutuhkan. Berkas-berkas ini adalah sebagai bukti pendukung apa yang kamu tulis di surat lamaran kerja. 

Misalnya, kamu ingin melamar pekerjaan sebagai seorang jurnalis. Maka siapkan berkas berupa ijazah terakhir serta berkas pendukung lainnya, seperti sertifikat pelatihan menulis dan portofolio tulisan.

Pada umumnya, berkas yang dibutuhkan untuk dilampirkan bersama surat lamaran kerja adalah sebagai berikut.

  • Daftar riwayat hidup (CV)
  • Salinan ijazah S1
  • Salinan transkrip nilai
  • Salinan sertifikat kursus dan pelatihan
  • Pas foto terbaru

Format penulisan surat lamaran kerja

Sebagai salah satu surat resmi, surat lamaran kerja memiliki format penulisan yang baku. Format ini dimaksudkan supaya surat lamaran kerja mudah dipahami oleh penerima dan tidak menimbulkan interpretasi ganda.

Berikut ini akan dijelaskan format penulisan surat lamaran kerja berdasarkan urutannya.

1. Tanggal dan tempat penulisan surat

Pada bagian atas surat lamaran kerja kamu perlu menuliskan tanggal dan tempat penulisan surat tersebut dibuat. Tujuannya agar rekruiter tahu domisili tempat tinggalmu, sehingga bisa mempertimbangkannya.

2. Tujuan surat, serta nama dan alamat perusahaan yang kamu lamar

Kemudian surat lamaran kerja dilanjutkan dengan menuliskan tujuan dibuatnya surat tersebut, serta nama dan alamat perusahaan yang kamu lamar.

Kamu hanya perlu menuliskan perihal tujuan surat, lalu tuliskan 'Yth', kemudian diikuti dengan nama dan alamat perusahaan.

3. Salam pembuka dan kata pengantar

Selanjutnya, kamu menuliskan salam pembuka dan jelaskan secara singkat dari mana kamu mendapatkan informasi lowongan pekerjaan itu. 

4. Data diri

Pada bagian data diri, kamu tidak perlu menuliskannya terlalu lengkap. Cukup sebutkan nama, tempat tanggal lahir, alamat, email, nomor telepon, dan pendidikan terakhir di bagian ini. 

5. Pengalaman kerja dan keahlian

Setelah itu, tulis secara singkat namun padat mengenai pengalaman kerja dan keahlian yang kamu miliki. Hal ini akan menjadi perhatian khusus bagi rekruiter. Maka dari itu, jangan sampai salah menuliskannya, ya.

6. Penutup

Sebagai penutup tuliskan harapanmu agar surat lamaran kerja yang kamu kirimkan ini mendapat respon positif. Jangan lupa tuliskan salam, serta tanda tanganmu di bagian bawah.

  • Share Artikel

TOPIC

trending

Trending

This week's horoscope

See more horoscopes here

























Latest from Inspiration