Bela, kamu masuk tim benci pekerjaanmu atau tim cinta pekerjaanmu? Kalau kamu adalah anggota tetap tim benci pekerjaanmu, kamu tidak sendirian. Di awal tahun ini, Forbes telah meluncurkan daftar sepuluh pekerjaan yang paling tidak membahagiakan. Data ini diperoleh dari sepuluh indikator yaitu hubungan karyawan dengan atasan, lingkungan dan suasana kerja, besar gaji, peluang berkembang, reputasi perusahaan, tugas harian, dan otonomi dalam bekerja setiap harinya. Nah, jangan-jangan pekerjaanmu masuk dalam daftar ini? 

 

1. Ugh, Ini Nih 10 Pekerjaan yang Paling Tidak Membahagiakan Tahun 2016

Terbayang kan seharian duduk di bilik kecil menghadap layar dan harus mendengarkan komplain dan keluhan dari ratusan orang? Mereka juga dituntut untuk tetap ramah meskipun pelanggan yang menelepon sudah setengah memaki-maki. Pahalanya pasti besar ya, Bela. 

 

2. Ugh, Ini Nih 10 Pekerjaan yang Paling Tidak Membahagiakan Tahun 2016

Biasanya mereka bekerja di pabrik-pabrik raksasa atau di situs-situs konstruksi. Mereka bertanggung jawab untuk memastikan seluruh mesin dan alat-alat berat bekerja dengan baik karena kalau ada apa-apa, pasti mereka yang berada langsung di lapangan lah yang akan disalahkan oleh atasan. 

 

3. Ugh, Ini Nih 10 Pekerjaan yang Paling Tidak Membahagiakan Tahun 2016

Kamu yang orang sales pasti paham betul mengapa profesi yang satu ini masuk ke dalam daftar pekerjaan paling tidak membahagiakan. Walaupun setiap hari kamu bertemu orang baru, kamu juga harus lancar berbicara dan tersenyum sepanjang hari saat bertemu customer atau klien. Belum lagi dikejar oleh target yang selalu naik secara berkala. Kapan kamu bisa bernafas kalau begitu? 

 

4. Ugh, Ini Nih 10 Pekerjaan yang Paling Tidak Membahagiakan Tahun 2016

Setiap hari bertemu dengan angka-angka dan tak boleh melakukan kesalahan sedikit pun bisa membuatmu gila perlahan-lahan. Apalagi kalau sudah mau tutup buku, bisa-bisa kamu tak tidur semalaman untuk memeriksa kembali apakah pembukuanmu sudah tepat. 

 

5. Ugh, Ini Nih 10 Pekerjaan yang Paling Tidak Membahagiakan Tahun 2016

Bayangkan, kamu yang tinggal duduk manis saja bisa mengeluh panjang kali lebar kali tinggi kalau terjebak macet. Bagaimana kalau jadi pengemudi? Sudah menghadapi lalu lintas yang menguji iman, masih harus mendengarkan si penumpang yang marah-marah karena sudah terlambat pula. 

 

6. Ugh, Ini Nih 10 Pekerjaan yang Paling Tidak Membahagiakan Tahun 2016

Jadi kasir itu harus penuh dengan ketabahan. Kalau saat dihitung ada barang yang hilang atau tak tercatat di mesin kasir, kamu harus mengganti kerugian toko. Ditambah lagi kamulah orang yang ada di baris depan ketika ibu-ibu atau orang-orang yang pelit mulai komplain soal harga yang naik atau kebijakan baru kantong plastik berbayar. Duh, memangnya kamu presidennya? 

 

7. Ugh, Ini Nih 10 Pekerjaan yang Paling Tidak Membahagiakan Tahun 2016

Kamu bertanggung jawab untuk menyusun barang dagangan di toko supaya tampak rapi bagi pengunjung. Kamu juga harus tahu di mana letak setiap barang supaya kalau ada yang bertanya, kamu bisa dengan sigap menujukkannya. Kebosanan bisa membunuhmu lama-lama. 

 

8. Ugh, Ini Nih 10 Pekerjaan yang Paling Tidak Membahagiakan Tahun 2016

Walau tampak selalu tegap dan bersemangat, pekerjaan ini sebenarnya bikin lesu. Pekerjaan ini biasanya tak terlalu diperhatikan atau diprioritaskan oleh pemberi kerja. Dengan gaji kecil tapi harus menjaga keamanan hingga nyawa orang lain. Nanti giliran ada kejadian yang tidak diinginkan, mereka dikambing hitamkan. 

 

9. Ugh, Ini Nih 10 Pekerjaan yang Paling Tidak Membahagiakan Tahun 2016

Setiap hari kamu berkutat dengan tekanan, tenggat waktu, setumpuk dokumen-dokumen penting, dan tuntutan tinggi dari atasanmu. Padahal pada posisi ini kamu belum tentu mendapat bayaran yang setimpal. Layaknya membaca mantra, matamu sudah terbiasa dan lelah memindai ribuan kata yang harus kamu buat jadi laporan nanti. 

 

10. Ugh, Ini Nih 10 Pekerjaan yang Paling Tidak Membahagiakan Tahun 2016

Ternyata menjadi perawat itu tidak membahagiakan, Bela! Walau mereka bekerja untuk menolong orang lain dan cenderung menikmati hubungan dengan rekan-rekan kerjanya, banyak perawat belum mendapat dukungan dan fasilitas yang memadai dari atasan atau rumah sakit tempat mereka bekerja. Selain itu, mereka sering terpaksa bekerja lembur padahal belum tentu mendapat kompensasi yang setimpal. 

 

Nah, sebagian darimu mungkin tak menikmati pekerjaanmu dan setiap hari berharap supaya jam kerjamu segera berakhir. Tapi tanpa pejuang-pejuang sepertimu, banyak orang yang akan kesusahan karena pekerjaan kalian begitu berarti bagi orang lain.