Nabi Isa AS, adalah putra dari Maryam binti Imran, satu-satunya nama perempuan yang dijadikan nama surat di dalam Alquran. Maryam adalah seorang perempuan yang terjaga kehormatannya, tidak pernah berzina dan selalu menjaga tutur katanya, serta mendapat kepercayaan dari Allah SWT untuk mengandung Nabi Isa AS.  

Kelahiran Nabi Isa AS, adalah bukti dari kebesaran Allah SWT, ruhnya ditiupkan langsung oleh Allah SWT, sehingga Nabi Isa AS lahir tanpa seorang ayah. Nabi Isa AS, adalah nabi sekaligus rasul yang masuk ke dalam golongan Ulul Azmi, yaitu orang-orang yang memiliki keteguhan luar biasa dalam menyampaikan wahyu Allah SWT. 

Sebagai seorang nabi dan rasul, Nabi Isa AS mendapat mukjizat dari Allah SWT, untuk menyakinkan umatnya akan kebesaran Allah SWT. Inilah mukjizat yang dimiliki Nabi Isa AS menurut Alquran, yang telah Popbela rangkum dari berbagai sumber.

1. Dapat berbicara saat baru lahir

Menunjukkan Kebesaran Tuhan, Inilah 7 Mukjizat Nabi Isa AShallomoms.com

Nabi Isa AS lahir tanpa seorang ayah, semasa dirinya masih di dalam kandungan ibunya, Maryam harus mendapat fitnah keji dari masyarakat Bani Israil. Dengan kebesaran dari Allah SWT, Nabi Isa mampu berbicara saat baru beberapa jam dilahirkan, hal ini dilakukan Nabi Isa AS untuk menjaga kesucian dan kehormatan ibunya. Peristiwa ini tertuang dalam surat Maryam ayat 30. 

قَالَ اِنِّىۡ عَبۡدُ اللّٰهِ ؕ اٰتٰٮنِىَ الۡكِتٰبَ وَجَعَلَنِىۡ نَبِيًّا

Qoola innii 'abdullaahi aataaniyal kitaaba wa ja'alanii nabiyyaa

Artinya: "Dia (Isa) berkata, "Sesungguhnya aku hamba Allah, Dia memberiku kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang Nabi."

2. Menciptakan burung dari tanah

Menunjukkan Kebesaran Tuhan, Inilah 7 Mukjizat Nabi Isa ASinstagram.com/birdmark95_

Nabi Isa AS hidup di tengah masyarakat Bani Israil, yang terlena akan kenikmatan dari kemaksiatan yang mereka lakukan. Raja Herodes yang saat itu memimpin, mendengar ajaran dari Nabi Isa AS, kemudian menyuruhnya untuk menunjukkan kebesaran dari Allah SWT. 

Maka dengan itu, Nabi Isa AS membentuk sebuah burung dari tanah liat. Atas izin dari Allah SWT, ditiuplah patung tersebut dan kemudian menjadi burung yang hidup. Kisah ini tertuang dalam surat Ali Imran ayat 49. 

أَنِّي قَدْ جِئْتُكُمْ بِآيَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ أَنِّي أَخْلُقُ لَكُمْ مِنَ الطِّينِ كَهَيْئَةِ الطَّيْرِ فَأَنْفُخُ فِيهِ فَيَكُونُ طَيْراً بِإِذْنِ اللَّهِ

Wa rasulan ila bani isra`ila anni qad ji`tukum bi`ayatim mir rabbikum anni akhluqu lakum minat-tini kahai`atit-tairi fa anfukhu fihi fa yakunu tairam bi`iznillah, wa ubri`ul-akmaha wal-abrasa wa uhyil-mauta bi`iznillah, wa unabbi`ukum bima ta`kuluna wa ma taddakhiruna fi buyutikum, inna fi zalika la`ayatal lakum ing kuntum mu`minin

Artinya: "Sesungguhnya aku telah datang kepada kalian dengan membawa sesuatu tanda (mukjizat) dari Tuhan kalian, yaitu aku membuat untuk kalian dari tanah sebagai bentuk burung, kemudian aku meniupnya, maka ia menjadi seekor burung dengan seizin Allah."

3. Menghidupkan orang yang sudah meninggal

Menunjukkan Kebesaran Tuhan, Inilah 7 Mukjizat Nabi Isa ASwww.ussfeed.com

Mukjizat yang dimiliki oleh Nabi Isa AS selanjutnya adalah, mampu menghidupkan orang yang sudah meninggal. Hal ini berawal dari masyarakat Bani Israil, yang mengingkari akan adanya ruh dan hari kebangkitan. Oleh karena itu, mereka meminta Nabi Isa AS untuk menghidupkan orang yang sudah mati agar kembali hidup. Kemudian, atas seizin Allah SWT, orang yang sudah meninggal tersebut kembali hidup seperti sedia kala.

"Dan aku menghidupkan orang mati dengan seizin Allah." (Al Imran:49). Selain Al-Imran, surat Al Maidah juga menyampaikan hal serupa. "Dan (ingatlah) di waktu kamu mengeluarkan orang mati dari kubur (menjadi hidup) dengan seizin-Ku." (Al Maidah:110).

4. Menyembuhkan orang sakit dan buta

Menunjukkan Kebesaran Tuhan, Inilah 7 Mukjizat Nabi Isa ASShutterstock

Selanjutnya, mukjizat yang dimiliki oleh Nabi Isa AS dapat menyembuhkan penyakit kusta, sopak dan kebutaan. Tentunya mukjizat yang diterimanya berdasar izin Allah SWT.  "Dan (ingatlah) di waktu kamu menyembuhkan orang yang buta sejak dalam kandungan ibu dan orang yang berpenyakit sopak dengan seizin-Ku." (Al Maidah:110). Hal serupa juga ditemukan dalam Alquran surat Al Imran. "Dan aku menyembuhkan orang yang buta sejak dari lahirnya dan orang yang berpenyakit sopak." (Al Imran:49).

5. Mengetahui rahasia orang lain

Menunjukkan Kebesaran Tuhan, Inilah 7 Mukjizat Nabi Isa ASwww.grid.id

Atas izin dari Allah SWT, Nabi Isa AS mampu mengetahui rahasia yang disimpan orang lain. Nabi Isa AS, mampu mengetahui apa yang dimakan dan disimpan di dalam rumah tanpa melihatnya. Kisah ini tercatat dalam firman Allah SAW, surat Al Imran ayat 49 dan surat Al Jin ayat 26-27. 

"Dan aku kabarkan kepadamu apa yang kamu makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu adalah suatu tanda (kebenaran kerasulan) bagimu, jika kamu sungguh-sungguh beriman." (Al Imran: 49)

"(Dia adalah Tuhan) Yang Mengetahui yang gaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang gaib itu. Kecuali kepada rasul yang diridai-Nya, maka sesungguhnya Dia mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di muka dan di belakangnya." ( Al Jin: 26-27).

6. Menurunkan makanan dari langit

Menunjukkan Kebesaran Tuhan, Inilah 7 Mukjizat Nabi Isa ASmakanansehat.biz

Mukjizat yang dimiliki oleh Nabi Isa As, salah satunya adalah mampu menurunkan makanan dari langit. Pengikut Nabi Isa mendapat julukan "Al-Hawariyyun", harus kehabisan makanan di akhir bulan puasa. Maka, para pengikutnya memohon kepada Nabi Isa AS untuk meminta kepada Allah SWT, agar diturunkan makanan. Awalnya, Nabi Isa AS sempat ragu untuk meminta hal tersebut, namun pengikutnya mengatakan bahwa hal ini dapat memperkuat keyakinan mereka. 

Akhirnya, Nabi Isa AS memohon kepada Allah SWT dan atas izin-Nya tersedia makanan yang tersaji di atas meja dengan sebutan “Al Maidah”. Kisah ini tertulis dalam surat Al Maidah ayat 112. 

إِذْ قَالَ ٱلْحَوَارِيُّونَ يَٰعِيسَى ٱبْنَ مَرْيَمَ هَلْ يَسْتَطِيعُ رَبُّكَ أَن يُنَزِّلَ عَلَيْنَا مَآئِدَةً مِّنَ ٱلسَّمَآءِ ۖ قَالَ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ

Iz qalal-hawariyyuna ya 'isabna maryama hal yastati'u rabbuka ay yunazzila 'alaina ma`idatam minas-sama`, qalattaqullaha ing kuntum mu`minin

Artinya : "(Ingatlah), ketika pengikut-pengikut Isa berkata: "Hai Isa putra Maryam, sanggupkah Tuhanmu menurunkan hidangan dari langit kepada kami?". Isa menjawab: "Bertakwalah kepada Allah jika kamu betul-betul orang yang beriman."

7. Kitab Injil sebagai pedoman hidup

Menunjukkan Kebesaran Tuhan, Inilah 7 Mukjizat Nabi Isa ASnationalgeographic.grid.id

Kitab Injil diturunkan kepada Nabi Isa AS di Yerusalem pada awal abad 1 Masehi, sebagai penyempurnaan kitab yang sebelumnya, yaitu Taurat. Turunnya kitab Injil sebagai pedoman hidup umat Nabi Isa AS, tercatat dalam surat Al Maidah ayat 46, yang berbunyi. 

وَقَفَّيْنَا عَلَىٰ آثَارِهِمْ بِعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ التَّوْرَاةِ ۖ وَآتَيْنَاهُ الْإِنْجِيلَ فِيهِ هُدًى وَنُورٌ وَمُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ التَّوْرَاةِ وَهُدًى وَمَوْعِظَةً لِلْمُتَّقِينَ

Wa qaffaina 'ala asarihim bi'isabni maryama musaddiqal lima baina yadaihi minat-taurati wa atainahul-injila fihi hudaw wa nuruw wa musaddiqal lima baina yadaihi minat-taurati wa hudaw wa mau'izatal lil-muttaqin

Artinya: "Dan kami teruskan jejak mereka dengan mengutus Isa putra Maryam, membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Taurat. Dan kami menurunkan Injil kepadanya, di dalamnya terdapat petunjuk dan cahaya, dan membenarkan kitab yang sebelumnya yaitu Taurat, dan sebagai petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa."

Itulah mukjizat yang dimiliki Nabi Isa AS, semasa kenabiannya. Mukjizat yang diberikan kepadanya adalah bentuk kebesaran dari Allah SWT dan sudah mendapat izin-Nya. Mukjizat seperti hal yang mustahil dilakukan, namun jika Allah SWT sudah berkehendak tidak ada yang tidak mungkin, bukan?

Baca Juga: 15 Kata Mutiara Menyambut Bulan Maulid Nabi Muhammad SAW

Baca Juga: Kisah Empat Sahabat Rasul yang Mendapat Anugerah Menuliskan Wahyu

Baca Juga: Silsilah Nabi Muhammad SAW sampai Nabi Adam A.S, Umat Islam Perlu Tahu