Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
16 Film Indonesia yang Tayang di Bulan April 2026 dari Berbagai Genre
Dok. Internet
  • Bulan April 2026 menghadirkan 16 film Indonesia lintas genre, mulai dari horor, drama keluarga, aksi, hingga kisah nyata yang menggugah emosi dan relevan dengan kehidupan modern.
  • Beberapa film menonjolkan isu sosial seperti pinjaman online, pekerja anak, hingga ketimpangan hukum; sementara lainnya mengangkat nilai keluarga, budaya lokal, dan perjuangan spiritual.
  • Deretan sutradara dan aktor ternama turut meramaikan layar lebar serta platform streaming seperti Netflix, menjadikan April 2026 bulan penuh warna bagi perfilman Indonesia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Enam belas film Indonesia dari berbagai genre dijadwalkan tayang sepanjang bulan April 2026, mencakup drama, horor, aksi, hingga kisah nyata yang diadaptasi ke layar lebar dan platform digital.
  • Who?
    Para sineas dan aktor Indonesia seperti Hana Saraswati, Angga Yunanda, Laura Basuki, Chicco Jerikho, serta sejumlah sutradara termasuk Hestu Saputra, Wregas Bhanuteja, dan Robby Ertanto terlibat dalam produksi film-film ini.
  • Where?
    Penayangan berlangsung di bioskop-bioskop seluruh Indonesia dan beberapa film juga tersedia di platform streaming seperti Netflix untuk penonton dalam negeri maupun luar negeri.
  • When?
    Film-film tersebut mulai dirilis bertahap pada tanggal 2, 9, 16, dan 23 April 2026 sesuai jadwal rilis masing-masing judul yang telah diumumkan oleh pihak produksi.
  • Why?
    Pemutaran dilakukan sebagai bagian dari upaya industri perfilman nasional menghadirkan variasi tontonan baru bagi masyarakat sekaligus memperkuat eksistensi film lokal di pasar hiburan domestik.
  • How?
    Masing-masing rumah produksi merilis film melalui jaringan bioskop nasional serta layanan streaming daring dengan promosi resmi untuk menarik minat penonton selama periode penayangan bulan April 2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Memasuki bulan April 2026, industri perfilman Indonesia kembali diramaikan dengan deretan film dari berbagai genre yang siap menemani waktu luang kamu. 

Mulai dari horor penuh teror, drama keluarga yang menghangatkan hati, hingga aksi menegangkan dan kisah nyata yang menguras emosi—semuanya hadir dengan cerita yang beragam dan terasa relate dengan kehidupan. Berikut 16 film Indonesia yang tayang di bulan April 2026 lengkap dengan sinopsisnya!

1. Aku Harus Mati (2 April)

Film horor karya Hestu Saputra ini mengangkat isu yang relateable dengan kehidupan modern yaitu pinjaman online dan obsesi validasi sosial. Kisah Mala (Hana Saraswati) dan Tiwi (Amara Sophie) jadi potret bagaimana tekanan ekonomi dan gaya hidup bisa menjerumuskan seseorang ke keputusan ekstrem, termasuk melakukan pesugihan. Teror mistis yang muncul bukan hanya soal hantu, tapi juga konsekuensi dari pilihan hidup mereka.

2. The Hostage’s Hero (2 April)

Diangkat dari kisah nyata, film The Hostage's Hero menyajikan drama aksi penuh ketegangan tentang misi penyelamatan sandera di laut. Dengan latar samudra yang luas, alur cerita film ini menyoroti keberanian pelaut Indonesia yang harus menghadapi situasi berbahaya demi menyelamatkan nyawa. Deretan aktor seperti Yama Carlos, Donny Alamsyah, dan Rifky Balweel semakin menguatkan intensitas film ini.

3. Dopamin (2 April)

Film Indonesia berjudul Dopamin adalah drama survival romantis yang sebelumnya dirilis pada 13 November 2025 dan akan tayang di Netflix pada 2 April 2026. Film ini menceritakan kehidupan pasangan muda, Malik (Angga Yunanda) dan Alya (Shenina Cinnamon), yang rumah tangganya mulai retak akibat krisis ekonomi. 

Malik yang baru saja terkena PHK membuat kondisi keuangan mereka semakin memburuk hingga terjerat hutang pinjaman online. Situasi semakin rumit ketika seorang asing misterius yang mereka bantu justru meninggal di rumah mereka, meninggalkan sekoper uang miliaran rupiah.

4. Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya? (9 April)

Film drama keluarga ini diadaptasi dari buku mega best seller karya Khoirul Trian dan disutradarai oleh Kuntz Agus. Film ini mengangkat isu fatherless dan luka emosional dalam keluarga. Dira (Mawar de Jongh) dan Darin (Rey Bong) merasa kehilangan sosok ayah mereka, Yudi (Dwi Sasono), meskipun ia secara fisik masih ada. 

Alur cerita film ini menggambarkan jarak emosional yang perlahan muncul, serta perjalanan masing-masing anggota keluarga dalam mencari arah pulang untuk kembali memahami satu sama lain.

5. Warung Pocong (9 April)

Film Warung Pocong merupakan debut penyutradaraan BendoLt dan memiliki fokus cerita pada perjalanan Fajar (Fajar Nugra) dan dua temannya yang tergiur tawaran pekerjaan dengan gaji fantastis di sebuah desa terpencil. Namun, warung tempat mereka bekerja ternyata menyimpan misteri dan praktik mistis.

Alih-alih mendapat uang, mereka justru diteror oleh pocong. Dengan sentuhan komedi dari para komika, film ini menghadirkan kombinasi seram dan menyenangkan serta menghibur.

6. Yohanna (9 April)

Film drama hasil kolaborasi Indonesia, Inggris, dan Italia ini merupakan hasil garapan Robby Ertanto sebagai sutradara. Mengangkat isu pekerja anak di Sumba, film ini mengikuti perjalanan Yohanna (Laura Basuki), seorang biarawati muda yang menghadapi kenyataan pahit tentang eksploitasi anak. Dalam dilema moral, Yohanna berjuang menyelamatkan anak-anak tersebut meski harus berhadapan dengan sistem yang korup.

7. Nia (9 April)

Film ini diangkat dari kisah nyata yang sempat viral tentang Nia Kurnia Sari dan disutradarai oleh Aditya Gumay. Nia (Syakira Humaira) adalah seorang gadis 18 tahun yang menjadi tulang punggung keluarga.

Ia berjualan gorengan demi membiayai pengobatan ibunya, Eli (Helsi Herlinda) dan sekolah adik-adiknya. Namun, hidupnya berakhir tragis ketika ia menjadi korban kejahatan brutal di tengah perjalanan pulang. Kisah ini menggambarkan perjuangan hidup sekaligus realita pahit yang menyayat hati.

8. Wasiat Warisan (9 April)

Film Wasiat Warisan adalah drama keluarga dengan sentuhan komedi yang mengangkat latar budaya Batak di sekitar Danau Toba. Film ini sebelumnya telah tayang di bioskop pada 4 Desember 2025 dan kini hadir di Netflix mulai 9 April 2026.

Cerita berfokus pada konflik tiga bersaudara—Tarida (Sarah Sechan), Ramona (Astrid Tiar), dan Togar (Derby Romero)—yang harus menghadapi kenyataan pahit setelah kedua orang tua mereka meninggal dunia. Mereka mewarisi sebuah hotel keluarga di kawasan Toba yang kondisinya sudah tidak terawat.

Namun, masalah semakin rumit hingga ancaman penyitaan hotel pun menjadi pemicu konflik antar saudara. Di tengah ketegangan tersebut, Togar menemukan rahasia lama yang tersimpan dalam wasiat terakhir sang ibu.

9. Ozora Penganiaya Brutal Penguasa Jaksel (9 April)

Film ini merupakan drama kriminal yang diangkat dari kasus nyata yang viral dan menyita perhatian publik Indonesia. Dirilis sebelumnya di bioskop, kini film ini bisa disaksikan di Netflix mulai 9 April 2026.

Cerita berpusat pada David Ozora (Muzakki Ramdhan), seorang remaja yang menjadi korban penganiayaan brutal oleh anak pejabat yang merasa memiliki kekuasaan. Insiden tersebut membuat David koma dan memicu kemarahan publik.

Fokus utama film ini ada pada perjuangan sang ayah, Jonathan (Chicco Jerikho), yang berusaha mencari keadilan di tengah sistem hukum yang timpang dan penuh tekanan dari pihak berkuasa.

10. Dalam Sujudku (16 April)

Film Dalam Sujudku adalah drama keluarga yang diangkat dari kisah nyata tentang perjuangan mempertahankan rumah tangga di tengah ujian yang tidak mudah.

Film ini mengikuti kisah pasangan Aisyah (Vinessa Inez) dan Farid (Marcell Darwin) yang harus menjalani pernikahan jarak jauh demi pekerjaan. Kondisi ini menjadi awal dari berbagai ujian, termasuk hadirnya godaan orang ketiga yang mengancam hubungan mereka. Di tengah situasi tersebut, Aisyah memilih untuk bertahan dengan kekuatan doa dan kesabaran.

11. Ghost in the Cell (16 April)

Film Ghost in the Cell menjadi salah satu proyek sci-fi action paling dinantikan yang diperankan oleh Abimana Aryasatya, Morgan Oey, dan Sheila Dara, dengan eksplorasi tema teknologi masa depan yang semakin kompleks.

Berlatar dunia yang sangat terhubung secara digital, film ini mengisahkan ancaman dari entitas misterius yang mampu meretas sistem keamanan tingkat tinggi dan mengganggu stabilitas negara. Untuk menghadapinya, dibentuk sebuah tim elit yang bertugas melacak dan menghentikan ancaman tersebut, baik di dunia nyata maupun dunia siber.

12. Tiba-Tiba Setan (16 April)

Film Tiba-Tiba Setan menawarkan cerita ringan dengan premis yang unik dan mengikuti kisah kakak beradik yang diperankan oleh Oki Rengga dan Lolox mendatangi sebuah hotel tua dengan tujuan mencari harta karun peninggalan ayah mereka. 

Namun, tanpa sepengetahuan anggota lainnya, salah satu dari mereka merancang skenario “hantu palsu” untuk menakut-nakuti agar rencana pribadi bisa berjalan lancar. Sayangnya, rencana tersebut justru berujung petaka ketika roh asli dari seorang wanita yang pernah dibunuh di tempat itu bangkit.

13. Mertua Ngeri Kali (16 April)

Film Mertua Ngeri Kali mengangkat konflik klasik yang sering terjadi dalam keluarga yaitu hubungan antara menantu dan mertua. Mengikuti cerita Andara (Naysila Mirdad) harus menghadapi tekanan dari ibu mertuanya, Donda (Bunda Corla), seorang sosialita yang sangat protektif terhadap anak laki-lakinya, Raja (Dimas Anggara).

Konflik semakin memanas karena mereka memiliki latar belakang dan cara pandang yang berbeda. Tinggal dalam satu atap membuat ego masing-masing sulit dihindari. Namun, kehadiran sang cucu menjadi jembatan yang perlahan memaksa mereka untuk belajar memahami dan menurunkan ego demi keluarga.

14. Kupilih Jalur Langit (23 April)

Film drama religi ini diangkat dari kisah nyata dan menyentuh tema kesabaran serta kekuatan doa dalam menghadapi ujian rumah tangga. Cerita mengikuti Amira (Azizi Asadel), seorang perempuan lulusan pesantren yang berusaha menjalani perannya sebagai istri yang salehah.

Namun, pernikahannya tidak berjalan mudah. Ujian demi ujian datang, termasuk konflik masa lalu yang kembali menghantui. Di tengah situasi tersebut, Amira memilih untuk tetap bertahan dengan keyakinan bahwa doa dan keikhlasan adalah jalan terbaik untuk menghadapi setiap cobaan.

15. Para Perasuk (23 April)

Film terbaru karya Wregas Bhanuteja ini hadir dengan konsep unik yang menggabungkan unsur budaya dan supranatural. Berlatar di Desa Latas, kerasukan roh justru menjadi bagian dari hiburan masyarakat. Dalam tradisi tersebut, seorang “perasuk” menjadi pusat perhatian dalam sebuah pesta.

Bayu (Angga Yunanda), seorang pemuda, memiliki ambisi besar untuk menjadi perasuk utama. Tujuannya bukan sekadar popularitas, tetapi untuk menyelamatkan mata air keramat di desanya yang terancam hilang. Namun dalam perjalanannya, ia menyadari bahwa ambisi saja tidak cukup—ia harus menghadapi dilema moral dan tanggung jawab yang lebih besar.

16. Songko (23 April)

Film Songko mengangkat mitologi lokal dari Sulawesi dengan nuansa yang kental dan atmosfer yang mencekam. Dengan latar belakang di Minahasa di akhir era 1980-an, cerita berfokus pada sosok makhluk gaib bernama Songko yang dikenal sebagai penghisap darah dan meneror gadis-gadis di desa.

Mikha (Annette Edoarda) dan keluarganya harus menghadapi kenyataan pahit ketika mereka diusir dari desa akibat tuduhan bahwa ibu tirinya, Helsye (Imelda Therinne) adalah jelmaan Songko. Di tengah stigma dan ketakutan, mereka harus bertahan hidup sekaligus menghadapi teror yang sebenarnya—yang mungkin jauh lebih dekat dari yang mereka kira.

Mulai dari berbagai genre, semuanya hadir dengan karakter dan pesan yang kuat. Jadi, sudah siap menentukan film mana yang akan kamu tonton duluan, Bela?

Editorial Team

EditorAyu Utami