Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bikin Gatal dan Bruntusan, Ini 5 Penyebab Munculnya Fungal Acne
istockphoto
  • Fungal acne merupakan infeksi jamur Malassezia pada folikel rambut yang dapat membuat bruntusan di dahi atau dada terasa gatal.
  • Kondisi hangat, lembap, berkeringat, pakaian ketat atau basah, serta kulit berminyak mendukung pertumbuhan jamur Malassezia.
  • Antibiotik jangka panjang, daya tahan tubuh menurun, dan skincare kaya minyak atau komedogenik dapat memicu pertumbuhan jamur Malassezia.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Fungal acne adalah infeksi jamur pada folikel rambut yang dapat menimbulkan bruntusan dan rasa gatal.
  • Who?
    Jamur Malassezia dapat memicu fungal acne dan berkembang pada kondisi yang mendukung.
  • Where?
    Pada folikel rambut, termasuk area dahi atau dada yang mengalami bruntusan.
  • When?
    Saat cuaca panas, tubuh berkeringat berlebih, atau pakaian ketat dan basah digunakan terlalu lama.
  • Why?
    Kelembapan, sebum, berkurangnya bakteri baik, imun menurun, serta skincare yang tidak tepat dapat mendukung pertumbuhan jamur.
  • How?
    Jamur Malassezia tumbuh lebih cepat di lingkungan hangat dan lembap atau ketika keseimbangan mikrobiota kulit terganggu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Fungal acne itu bukan jerawat biasa. Ini infeksi jamur Malassezia di tempat rambut tumbuh pada kulit. Jamur ini suka saat kulit panas, lembap, berkeringat, atau banyak minyak. Baju basah, obat antibiotik terlalu lama, tubuh yang lemah, dan skincare yang tidak cocok bisa membuat jamur tumbuh lebih banyak.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Sudah pakai berbagai produk acne spot treatment atau serum pembasmi jerawat, tapi bruntusan di dahi atau dada malah makin parah dan terasa gatal? Kalau iya, stop dulu skincare-mu! Bisa jadi itu bukan jerawat biasa, melainkan fungal acne.

Sering disebut jerawat, fungal acne sebenarnya adalah infeksi jamur pada folikel rambut. Biar nggak salah langkah lagi, yuk bedah 5 penyebab munculnya fungal acne dari sumber-sumber terpercaya berikut ini.

1. Iklim tropis dan kelembapan tinggi

pexel.com/cottonbro

Fungal acne disebabkan oleh infeksi jamur Malassezia. Menurut studi medis dari Cleveland Clinic, jamur jenis Malassezia sangat menyukai lingkungan yang hangat, lembap, dan berkeringat. Saat cuaca panas dan tubuh memproduksi keringat berlebih, jamur ini akan berkembang biak jauh lebih cepat dari biasanya.

2. Kebiasaan memakai baju ketat dan basah terlalu lama

pexels.com/ketut-subiyanto

Fungal acne bisa muncul saat kamu suka menunda ganti baju sesudah workout. Berdasarkan penjelasan dari Healthline, menggunakan pakaian ketat yang menahan keringat dan minyak di kulit bisa jadi tempat subur bagi pertumbuhan jamur. Gesekan antara bahan baju yang tidak menyerap keringat dengan kulit membuat folikel rambut mudah terinfeksi.

3. Penggunaan obat antibiotik dalam jangka panjang

pexel.com/polina-tankilevitch

Jerawat karena bakteri biasanya diatasi dengan antibiotik. Namun, jika digunakan terlalu lama atau tanpa pengawasan dokter, antibiotik justru bisa membunuh bakteri baik di kulit yang bertugas menjaga keseimbangan mikrobioma. American Academy of Dermatology (AAD) menyebutkan bahwa saat populasi bakteri baik menurun, jamur Malassezia tidak memiliki saingan lagi sehingga tumbuh tak terkendali. Hal itulah yang akhirnya membuat kulitmu rentan terkena fungal acne.

4. Sistem kekebalan tubuh yang menurun

pexel.com/olly

Kulit adalah cerminan dari kondisi dalam tubuh. Saat kamu sedang stres berat, kurang tidur, atau memiliki daya tahan tubuh yang sedang drop, pertahanan alami kulit ikut melemah. Imun yang lagi menurun ini memudahkan jamur alami kulit untuk memicu peradangan berupa bintik-bintik gatal.

5. Kulit berminyak dan skincare yang tak cocok

Gemini

Mengutip dari Ducray, jamur Malassezia sangat menyukai sebum. Ini membuatnya semakin mudah berkembang saat berada di kulit yang berminyak. Selain ity, rutinitas perawatan kulit yang tidak tepat, seperti penggunaan produk yang terlalu kaya akan minyak atau bahan-bahan komedogenik, juga dapat mengganggu keseimbangan mikrobiota kulit dan memicu pertumbuhan jamur Malassezia.

Itulah beberapa penyebab munculnya fungal acne yang perlu kamu waspadai, ya, Bela.

Curated For You

Editorial Team

Related Article