Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
6 Cara Membedakan Tipe Kulit Wajah Kering atau Oily, Wajib Tahu!
pexels.com/Andrea Piacquadio
  • Cara membedakan tipe kulit wajah kering atau oily bisa dimulai dengan mengamati wajah setelah cuci muka dan saat beraktivitas.

  • Area T-zone menjadi salah satu petunjuk paling mudah untuk melihat produksi minyak alami pada kulit.

  • Gunakan kertas minyak (blotting paper) sebagai langkah terakhir agar hasil pengecekan tipe kulit lebih meyakinkan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pernah merasa wajah kadang berminyak, tetapi di waktu lain justru terasa kering? Kondisi seperti ini sering membuat banyak orang bingung saat memilih skincare yang sesuai.

Padahal, cara membedakan tipe kulit wajah kering atau oily bisa dilakukan sendiri di rumah tanpa alat khusus. Apa saja cara tersebut? Yuk, ikut panduan ini dan temukan tipe kulit kamu!

1. Perhatikan kondisi kulit setelah cuci muka

pexels.com/Karola G

Langkah paling dasar untuk cara membedakan tipe kulit wajah kering atau oily adalah melihat kondisi kulit setelah wajah dibersihkan. Saat wajah bebas dari skincare dan minyak, karakter alami kulit akan lebih mudah diamati.

Diamkan wajah sekitar 30–60 menit setelah mencuci muka tanpa menggunakan produk apa pun. Kulit yang terasa kencang, kusam, atau mulai mengelupas biasanya menunjukkan kadar sebum yang rendah. Sementara itu, wajah yang mulai mengilap menandakan kelenjar minyak sudah kembali aktif memproduksi sebum.

2. Lihat area T-zone dan produksi minyak

pexels.com/Andrea Piacquadio

Setelah itu, fokuskan perhatian ke area T-zone yang meliputi dahi, hidung, dan dagu. Secara medis, bagian ini memiliki konsentrasi kelenjar sebasea paling tinggi. Oleh karena itu, T-zone menjadi area pertama yang memperlihatkan produksi minyak alami kulit.

Apabila T-zone cepat mengilap sementara area pipi tetap normal, kulit bisa termasuk kombinasi atau cenderung berminyak. Sebaliknya, jika seluruh wajah tetap terasa kering tanpa kilap berlebih, kemungkinan besar kulit termasuk tipe kering.

3. Cek ukuran pori-pori wajah

Freepik.com/ artfully79

Ukuran pori-pori juga bisa menjadi petunjuk penting. Produksi sebum yang tinggi membuat pori-pori tampak lebih besar, terutama di sekitar hidung dan pipi bagian dalam.

Kulit berminyak umumnya memiliki pori-pori yang lebih terlihat dan mudah muncul komedo. Sebaliknya, kulit kering biasanya memiliki tampilan pori yang lebih samar karena produksi minyaknya lebih sedikit.

4. Amati jerawat atau komedo yang sering muncul

pexels.com/Polina Tankilevitch

Cara berikutnya adalah memperhatikan pola munculnya jerawat. Sebab, jenis kulit memengaruhi masalah kulit yang paling sering dialami.

Kulit berminyak lebih rentan mengalami komedo dan jerawat akibat penumpukan sebum, sel kulit mati, serta kotoran yang menyumbat pori-pori. Meski begitu, kulit kering juga tetap bisa berjerawat apabila skin barrier terganggu sehingga kulit memproduksi minyak berlebih.

5. Amati kondisi kulit setelah beraktivitas

pexels.com/Studio ArtHouse

Kalau masih belum yakin, coba lihat perubahan kulit setelah beraktivitas seharian. Paparan panas, sinar matahari, dan kelembapan udara biasanya membuat karakter kulit semakin mudah dikenali.

Kulit berminyak cenderung membuat wajah cepat mengilap dan makeup lebih mudah bergeser. Di sisi lain, kulit kering lebih sering terasa tertarik, tampak kusam, atau mulai muncul area yang bersisik setelah beberapa jam beraktivitas.

6. Pastikan lagi dengan kertas minyak (blotting paper)

pexels.com/Polina Tankilevitch

Sebagai langkah terakhir, gunakan kertas minyak (blotting paper) untuk memastikan hasil pengamatan sebelumnya. Cara ini membantu melihat seberapa banyak minyak yang diproduksi kulit dalam kondisi normal.

Tempelkan kertas minyak pada dahi, hidung, pipi, dan dagu selama beberapa detik. Bila hampir seluruh lembar kertas dipenuhi minyak, kulit cenderung termasuk oily. Sebaliknya, jika minyak yang menempel sangat sedikit atau hampir tidak ada, kemungkinan kulit termasuk tipe kering.

Setelah memahami cara membedakan tipe kulit wajah kering atau oily, kamu bisa lebih mudah memilih produk yang sesuai.

Curated For You

Editorial Team

Related Article