Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
For
You

Apakah Makeup Boleh Dibawa Salat? Ini Penjelasan Lengkapnya

Apakah Makeup Boleh Dibawa Salat? Ini Penjelasan Lengkapnya
freepik.com
Intinya Sih
  • Memakai makeup saat salat diperbolehkan selama wudhu tetap sah, air menyentuh kulit, dan tidak ada unsur najis pada wajah.
  • Produk makeup waterproof atau berlapis tebal bisa menghalangi air wudhu, sehingga perlu dibersihkan sebelum salat agar ibadah tetap sah.
  • Kunci utamanya adalah memastikan tidak ada lapisan kedap air di area wajib wudhu agar tetap bisa tampil rapi tanpa mengorbankan keabsahan ibadah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Apakah makeup boleh dibawa salat? Jawabannya boleh, selama tidak menghalangi sahnya wudhu dan tidak melanggar ketentuan syariat. Memakai makeup saat salat tidak termasuk hal yang membatalkan ibadah, asalkan air wudhu tetap menyentuh kulit dan tidak ada unsur najis pada wajah.

Banyak orang mencari jawaban atas pertanyaan apakah makeup boleh dibawa salat, terutama perempuan aktif yang menggunakan makeup harian untuk bekerja, kuliah, atau aktivitas sosial. Kekhawatiran biasanya muncul karena penggunaan foundation, lipstik, atau produk waterproof yang dianggap dapat menghalangi air saat wudhu. Ada juga yang ragu apakah lapisan kosmetik tertentu bisa membuat salat menjadi tidak sah.

Artikel ini akan membahas secara lengkap hubungan antara makeup, wudhu, dan sahnya salat. Selain itu, akan dijelaskan perbedaan jenis produk yang berpotensi menghalangi air serta cara memastikan ibadah tetap sah meski tetap tampil rapi.

Table of Content

Apakah makeup boleh dibawa salat menurut Islam?

Apakah makeup boleh dibawa salat menurut Islam?

Ilustrasi wanita sedang mengaplikasikan make up
pexels.com

Memakai makeup tidak membatalkan salat selama wudhu sah dan tidak ada najis pada wajah. Jadi, jawaban dari pertanyaan apakah makeup boleh dibawa salat adalah boleh. Hal yang perlu diperhatikan adalah jangan sampai ada lapisan tebal yang mencegah air menyentuh kulit ketika berwudhu.

Dalam kitab Tuhfah al-Muhtaj disebutkan:

وَأَنْ لَا يَكُونَ عَلَى الْعُضْوِ مَا يُغَيِّرُ الْمَاءَ تَغَيُّرًا ضَارًّا أَوْ جُرْمٌ كَثِيفٌ يَمْنَعُ وُصُولَهُ لِلْبَشَرَةِ

“Hendaklah pada anggota tubuh tidak ada sesuatu yang dapat merubah air dengan perubahan yang berpengaruh (pada sifat air) atau sesuatu yang tebal yang mencegah sampainya air pada kulit.” (I/187)

Konsep dasar sahnya salat berkaitan dengan terpenuhinya syarat-syarat, salah satunya adalah wudhu yang sah. Selama air dapat membasahi seluruh bagian wajib wudhu, maka wudhu tetap sah. Makeup pada dasarnya bukan pembatal salat, karena ia bukan termasuk najis dan bukan termasuk hal yang membatalkan wudhu.

Dengan demikian, yang perlu diperhatikan bukan sekadar ada atau tidaknya makeup, tetapi apakah produk tersebut menghalangi air saat wudhu atau tidak.

Jenis makeup dan kaitannya dengan wudhu sebelum salat

illustrasi wanita menggunakan makeup waterproof (pexels.com/Adrienn)
pexels.com

Setiap jenis makeup memiliki tekstur dan karakter berbeda. Ada yang ringan dan mudah menyerap, ada pula yang membentuk lapisan tahan air. Karena itu, penting memahami bagaimana masing-masing produk berpengaruh terhadap sahnya wudhu sebelum salat.

1. Foundation dan cushion

Foundation dan cushion umumnya berbentuk cair atau krim. Jika dipakai tipis dan tidak membentuk lapisan kedap air, air wudhu tetap bisa meresap ke kulit. Namun, foundation yang sangat tebal atau bersifat waterproof berpotensi membentuk penghalang sehingga perlu dibersihkan sebelum wudhu.

2. Bedak tabur dan bedak padat

Bedak tabur biasanya tidak membentuk lapisan tebal dan tidak menghalangi air. Bedak padat pun umumnya tidak menjadi penghalang selama tidak bercampur dengan bahan yang membuat permukaan kulit tertutup rapat. Air tetap dapat menyentuh kulit ketika wudhu dilakukan dengan benar.

3. Mascara dan eyeliner waterproof

Produk waterproof memiliki daya tahan terhadap air. Mascara dan eyeliner jenis ini cenderung membentuk lapisan yang sulit ditembus air. Jika benar-benar kedap, maka sebaiknya dibersihkan terlebih dahulu dengan micellar water sebelum wudhu agar air bisa menyentuh bulu mata dan area sekitarnya.

4. Lipstik, liptint, dan lip cream

Liptint biasanya hanya meninggalkan stain warna tanpa membentuk lapisan tebal. Lipstik atau lip cream yang creamy bisa membentuk lapisan di bibir. Jika terasa licin dan air tidak meresap, sebaiknya dihapus lebih dulu sebelum wudhu.

5. Blush on dan contour

Produk berbentuk powder umumnya tidak menghalangi air. Namun, blush on atau contour berbentuk krim yang diaplikasikan tebal berpotensi membentuk lapisan. Kuncinya tetap pada apakah air dapat menyentuh kulit atau tidak.

6. Skincare berlapis tebal

Krim malam, sunscreen, atau produk oklusif tertentu bisa membentuk lapisan pelindung di permukaan kulit. Jika lapisan tersebut menghalangi air, maka harus dibersihkan terlebih dahulu sebelum wudhu.

7. Makeup setting spray

Setting spray biasanya membantu makeup lebih tahan lama. Sebagian produk menciptakan efek tahan air. Jika benar-benar membuat lapisan kedap, maka perlu dipastikan air tetap bisa menembusnya saat wudhu.

Cara memastikan makeup tidak menghalangi sahnya salat

Ilustrasi memakai make up berbasis air
freepik.com

Memastikan sahnya wudhu sebelum salat sebenarnya tidak sulit. Yang dibutuhkan adalah perhatian terhadap detail dan pemahaman sederhana tentang syarat wudhu. Berikut beberapa langkah praktis agar makeup tidak menjadi penghalang ibadah.

1. Pastikan air menyentuh seluruh bagian wajib wudhu

Bagian wajah yang wajib terkena air adalah seluruh area dari batas tumbuh rambut hingga dagu, serta dari telinga ke telinga. Air harus benar-benar membasahi kulit, bukan hanya mengalir di atas lapisan kosmetik.

2. Bersihkan produk waterproof sebelum wudhu

Dilansir NU Online, jika menggunakan maskara atau foundation waterproof, sebaiknya hapus terlebih dahulu. Produk tahan air dirancang untuk tidak mudah luntur, sehingga berpotensi menghalangi air wudhu.

3. Gunakan produk berbasis air

Makeup berbasis air cenderung lebih mudah menyerap dan tidak membentuk lapisan tebal. Ini bisa menjadi pilihan aman bagi yang sering beraktivitas di luar dan harus salat tepat waktu.

4. Lakukan uji sederhana dengan air

Coba teteskan air pada kulit yang sudah memakai makeup. Jika air meresap dan tidak membentuk butiran yang menggelinding, kemungkinan besar tidak ada lapisan penghalang.

5. Hindari makeup terlalu tebal saat akan salat

Menggunakan makeup secara berlebihan dapat menyulitkan diri sendiri saat wudhu. Memakai secara tipis dan wajar lebih praktis serta memudahkan ibadah.

6. Perhatikan kebersihan dan unsur najis

Selain memastikan air menyentuh kulit, pastikan produk yang digunakan tidak mengandung najis. Kebersihan tetap menjadi syarat utama sahnya salat.

Perbedaan antara sahnya salat dan adab berhias dalam Islam

Pembahasan tentang sah atau tidaknya salat berbeda dengan pembahasan etika berhias di luar rumah. Sahnya salat berkaitan dengan terpenuhinya syarat dan rukun, sedangkan adab berhias menyangkut aspek moral dan sosial.

Mengutip NU Online, untuk makeup waterproof sebaiknya dibersihkan terlebih dahulu sebelum berwudhu karena sifatnya yang tahan air dapat menghalangi air menyentuh kulit. Pastikan makeup benar-benar terhapus agar wudhu sah dan air dapat mengenai seluruh anggota tubuh dengan sempurna.

Selama syarat sah terpenuhi, makeup tidak membatalkan salat. Namun, penggunaan makeup di ruang publik tetap memiliki pembahasan tersendiri dalam kajian fikih terkait tabarruj dan batasan berhias.

Dengan memahami perbedaan ini, pertanyaan apakah makeup boleh dibawa salat bisa dijawab secara proporsional. Fokus utama tetap pada sahnya wudhu dan terpenuhinya syarat ibadah.

Kesimpulan

Jawaban dari apakah makeup boleh dibawa salat adalah boleh, selama wudhu sah dan tidak ada lapisan yang menghalangi air menyentuh kulit. Makeup bukan pembatal salat selama syarat dan rukun terpenuhi.

Kunci utamanya adalah memastikan tidak ada produk yang membentuk lapisan tebal atau kedap air pada area wajib wudhu. Jika ada, maka perlu dibersihkan terlebih dahulu.

Dengan memahami hal ini, seseorang tetap bisa tampil rapi dan percaya diri tanpa mengorbankan keabsahan ibadahnya.

FAQ seputar hukum makeup dibawa salat

Apakah salat tetap sah jika lupa menghapus mascara waterproof?

Jika mascara tersebut benar-benar menghalangi air saat wudhu, maka wudhunya tidak sah dan salat perlu diulang. Namun, jika air tetap menyentuh area yang wajib, salat tetap sah.

Apakah makeup tipis lebih aman untuk wudhu?

Secara umum, makeup tipis lebih kecil kemungkinannya membentuk lapisan penghalang sehingga lebih aman untuk wudhu.

Apakah boleh langsung salat tanpa menghapus makeup setelah wudhu?

Boleh, selama wudhu dilakukan dalam kondisi kulit tidak terhalang lapisan kedap air.

Apakah pria yang memakai produk wajah juga harus memperhatikan hal yang sama?

Ya, prinsipnya sama. Setiap lapisan yang menghalangi air ke kulit dapat memengaruhi sahnya wudhu.

Bagaimana hukum memakai makeup saat salat di masjid?

Dari sisi sahnya salat tetap boleh selama syarat terpenuhi. Namun, tetap perhatikan adab dan kesederhanaan dalam berhias.

Disclaimer: Artikel ini dihasilkan dengan bantuan AI dan telah diedit untuk menjamin kualitas serta ketepatan informasi.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nadia Agatha Pramesthi
EditorNadia Agatha Pramesthi
Follow Us

Latest in Beauty

See More